Kampus
Hilmi An Naufal

100 Mahasiswa UI, ITB dan ITS Ikut Hyundai Jump School 2026, Bakal Dampingi 400 Pelajar dan Belajar Langsung dari Industri

100 Mahasiswa UI, ITB dan ITS Ikut Hyundai Jump School 2026, Bakal Dampingi 400 Pelajar dan Belajar Langsung dari Industri

08 Oktober 2026 | 10:30

KebonCinta.com — Sebanyak 100 mahasiswa dari tiga perguruan tinggi mengikuti Hyundai Jump School 2026 untuk mendapatkan pengalaman kepemimpinan, mentoring dan pengenalan dunia industri.

Tiga kampus yang terlibat tahun ini adalah Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya.

Peserta dipilih melalui proses seleksi yang tidak hanya mempertimbangkan kemampuan akademik.

Keterampilan sosial, komunikasi dan kemampuan membangun jaringan juga menjadi bagian yang dinilai.

Mahasiswa yang lolos memiliki dua peran sekaligus.

Mereka menjadi mentor bagi siswa sekolah, tetapi pada saat yang sama juga menjadi mentee yang mendapatkan pendampingan dari profesional dunia industri.

“Mahasiswa yang menjadi mentor, mereka sendiri sebagai mentee juga karena mereka punya mentor profesional,” ujar Chief Operating Officer Hyundai Motors Indonesia Fransiscus Soerjopranoto.

Melalui skema tersebut, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengalaman dari ruang perkuliahan.

Mereka berkesempatan melihat langsung bagaimana lingkungan profesional bekerja.

Sebanyak sedikitnya 400 siswa ditargetkan mendapatkan pendampingan dari mahasiswa peserta melalui learning center.

Interaksi dengan pelajar diharapkan membantu mahasiswa melatih komunikasi, kepemimpinan dan kemampuan menyelesaikan persoalan.

Peserta juga memperoleh kesempatan mengunjungi fasilitas Hyundai Motor Manufacturing Indonesia.

Mahasiswa dapat mengenal proses manufaktur sekaligus aktivitas yang berkaitan dengan riset dan pengembangan.

Pembahasan teknologi tidak hanya terbatas pada kendaraan konvensional.

Elektrifikasi kendaraan, fuel cell hingga hidrogen menjadi bagian dari wawasan industri yang diperkenalkan kepada peserta.

Baca Juga: Pesantren Kebon Cinta Cirebon Tawarkan Pendidikan Tanpa Uang Gedung, Fokus pada Proses dan Pengasuhan 

Menariknya, mahasiswa yang mengikuti program berasal dari berbagai disiplin ilmu.

Tidak hanya mahasiswa teknik, tetapi juga mahasiswa psikologi, manajemen hingga administrasi.

Pendekatan lintas bidang tersebut menunjukkan dunia industri tidak hanya membutuhkan kemampuan teknis.

Kemampuan bekerja sama, berkomunikasi dan memahami persoalan dari berbagai sudut pandang semakin dibutuhkan.

Bagi mahasiswa, pengalaman semacam ini dapat menjadi bekal sebelum masuk ke dunia kerja setelah lulus.

Mereka mendapatkan kesempatan menghubungkan ilmu dari kampus dengan persoalan nyata di masyarakat dan industri.

Tags:
Hyundai Jump School UI ITB ITS Mahasiswa magang Karier Mahasiswa Industri

Komentar Pengguna