ASN & Karier
Hilmi An Naufal

1.600 Calon Peserta Disiapkan Ikuti Pelatihan Vokasi di Sukabumi, Ada Content Creator hingga Menjahit

1.600 Calon Peserta Disiapkan Ikuti Pelatihan Vokasi di Sukabumi, Ada Content Creator hingga Menjahit

13 Oktober 2026 | 18:22

KebonCinta.com — Kementerian Ketenagakerjaan menyiapkan program pelatihan vokasi bagi 1.600 calon peserta di Sukabumi, Jawa Barat.

Program tersebut dikemas melalui Tailor Made Training atau TMT Batch 2 yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja dan potensi usaha di daerah.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli sebelumnya membuka program tersebut di Sukabumi pada Minggu, 11 Oktober 2026.

Program menyediakan 100 paket pelatihan yang terbagi dalam empat klaster ekonomi.

Sebanyak 400 peserta menghadiri kegiatan pembukaan.

“Program ini dirancang khusus berbasis kebutuhan pasar kerja lokal,” ujar Yassierli.

Menurutnya, pelatihan tidak boleh berhenti pada pemberian sertifikat.

Peserta perlu mempunyai kemampuan nyata yang dapat digunakan untuk masuk ke dunia kerja maupun membangun usaha secara mandiri.

Pelatihan dijadwalkan mulai berlangsung pada 19 Oktober 2026 selama sekitar dua pekan.

Terdapat 11 jenis keterampilan yang disiapkan.

Pada klaster ekonomi digital, perkantoran dan komunikasi, peserta dapat mengikuti Practical Office Advance, Content Creator dan Public Speaking.

Klaster pangan dan kuliner mencakup pelatihan pangan kuliner, roti dan kue, peracikan minuman kopi serta pengelolaan kelembagaan Brigade Pangan.

Sementara klaster garmen dan fesyen menyediakan pelatihan menjahit pakaian, pembuatan pakaian menggunakan mesin jahit serta operasi mesin jahit.

Baca Juga: Jadwal UCL Terbaru, Calvin Verdonk Berpeluang Tampil Saat Lille Hadapi Arsenal 

Pelatihan rias wajah juga tersedia melalui klaster kecantikan.

Kemnaker menilai jenis pelatihan perlu menyesuaikan peluang kerja di wilayah masing-masing.

Langkah tersebut penting agar keterampilan yang diperoleh peserta tidak berhenti setelah program selesai.

Yassierli juga mendorong pemerintah daerah membantu lulusan pelatihan mendapatkan informasi lowongan pekerjaan.

Bagi peserta yang ingin membangun usaha, dukungan dapat diperluas melalui akses permodalan, pasar hingga pendampingan.

Program melibatkan UPT Balai Latihan Kerja Disnaker Kabupaten Sukabumi serta berbagai instansi pemerintah daerah.

Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Pertanian serta Disnaker Kota Sukabumi turut menjadi bagian dari kolaborasi.

Sejumlah yayasan dan lembaga pelatihan masyarakat juga dilibatkan.

Peningkatan kuota menjadi 1.600 peserta memperlihatkan besarnya kebutuhan masyarakat terhadap pelatihan kerja.

Namun tantangan sebenarnya muncul setelah pelatihan selesai.

Peserta harus mampu mengubah keterampilan menjadi kesempatan bekerja maupun sumber penghasilan.

Karena itu, pemerintah berharap pelatihan vokasi semakin terhubung dengan perusahaan, dunia usaha dan kebutuhan ekonomi lokal.

Bagi anak muda, program seperti ini juga menunjukkan bahwa kesiapan kerja tidak hanya bergantung pada ijazah.

Kemampuan praktis, komunikasi dan penguasaan teknologi semakin menjadi bekal penting untuk menghadapi persaingan dunia kerja.

Tags:
Lowongan kerja Pelatihan Kerja kemnaker Sukabumi Content Creator Menjahit vokasi Karier

Komentar Pengguna