Sains
Hilmi An Naufal

1.623 Siswa Tembus Final Kompetisi Sains Nasional di Bogor, Tersaring dari 65.252 Peserta

1.623 Siswa Tembus Final Kompetisi Sains Nasional di Bogor, Tersaring dari 65.252 Peserta

18 Oktober 2026 | 10:16

KebonCinta.com — Sebanyak 1.623 siswa dari berbagai daerah berhasil menembus babak final Kompetisi Sains Nalaria Realistik atau KSNR ke-8.

Mereka berhasil lolos setelah melewati persaingan yang diikuti puluhan ribu siswa dari berbagai jenjang pendidikan.

Babak penyisihan sebelumnya diikuti 65.252 siswa.

Sebanyak 29.123 peserta kemudian berhasil melanjutkan perjalanan ke tahap semifinal.

Setelah proses seleksi berikutnya, jumlah peserta kembali mengerucut menjadi 1.623 siswa.

Final dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 18 Oktober 2026 di Gymnasium Sekolah Vokasi IPB, Bogor.

Peserta berasal dari kelas 1 sekolah dasar hingga kelas 12 sekolah menengah atas.

Artinya, kompetisi memberikan ruang pengembangan kemampuan bernalar sejak anak berada pada pendidikan dasar.

Presiden Direktur Klinik Pendidikan MIPA Raden Ridwan Hasan Saputra mengatakan kompetisi tidak semata-mata diarahkan untuk mencari pemenang.

“Melalui KSNR dan Olimpiade Guru Sains, kami berharap siswa semakin terasah kemampuan nalarnya,” ujarnya.

Menurutnya, kemampuan berpikir logis, kritis, kreatif dan sistematis menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran sains.

Soal sains tidak seharusnya hanya membuat siswa menghafalkan fakta.

Siswa perlu terbiasa memahami persoalan, melihat hubungan sebab-akibat kemudian mencari strategi penyelesaian.

Kompetisi juga melibatkan guru.

Baca Juga: Rukun Qauli dan Rukun Fi'li dalam Shalat: Pengertian, Contoh, dan Perbedaannya 

Olimpiade Guru Sains ke-6 sebelumnya diikuti 658 peserta pada babak penyisihan.

Sebanyak 200 guru berhasil lolos menuju babak final.

Dengan demikian, total peserta final kompetisi siswa dan guru mencapai 1.823 orang.

Keterlibatan guru menjadi penting karena peningkatan kemampuan sains siswa tidak dapat dipisahkan dari kualitas pembelajaran di kelas.

Guru yang terus meningkatkan kemampuan akan memiliki lebih banyak pilihan untuk membuat pembelajaran sains menarik dan menantang.

Kompetisi seperti KSNR juga dapat menjadi sarana bagi siswa untuk mengetahui kemampuan mereka dibandingkan peserta dari sekolah dan daerah lain.

Kemenangan tentu menjadi prestasi.

Namun pengalaman menghadapi soal sulit, belajar dari kesalahan dan bertemu siswa lain yang memiliki minat serupa juga menjadi bagian berharga dari kompetisi.

KPM berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat budaya bernalar dan membantu meningkatkan kualitas pembelajaran sains.

Dari lebih dari 65 ribu peserta awal, perjalanan 1.623 finalis menunjukkan bahwa ketekunan belajar dan keberanian menghadapi tantangan dapat membawa siswa menuju tingkat kompetisi yang lebih tinggi.

Tags:
Kompetisi Sains KSNR 2026 Siswa Berprestasi Bogor IPB Olimpiade Sains pendidikan Guru

Komentar Pengguna