Dalam produk skincare, daun shiso dapat ditemukan pada masker wajah, sabun, dan formulasi perawatan lainnya. Bahan ini kerap dipilih untuk produk yang ditujukan bagi kulit yang membutuhkan perawatan lembut.
Namun, kulit sensitif tetap dapat bereaksi terhadap bahan alami tertentu. Oleh karena itu, lakukan uji tempel sebelum menggunakan produk baru secara menyeluruh.
Popularitas skincare Jepang tidak hanya berasal dari bahan-bahan alaminya, tetapi juga dari beragam formulasi yang dirancang untuk kebutuhan kulit berbeda.
Green tea dapat dipertimbangkan untuk perawatan kulit yang membutuhkan dukungan antioksidan, air beras untuk menjaga kelembapan, tsubaki oil untuk kulit kering, sedangkan kacang azuki digunakan dalam produk eksfoliasi. Sementara itu, daun shiso menjadi salah satu pilihan bahan botani dalam produk yang menonjolkan efek menenangkan.
Meski demikian, bahan alami bukan berarti selalu bebas risiko. Perhatikan komposisi produk, sesuaikan dengan kondisi kulit, dan hentikan pemakaian jika muncul reaksi yang mengganggu.
Dengan memahami karakteristik setiap bahan, kamu bisa memilih skincare secara lebih bijak tanpa harus mengikuti semua tren kecantikan yang sedang populer.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir