Akan tetapi, konsumen perlu memperhatikan kandungan gula tambahan, terutama pada susu dengan berbagai varian rasa. Memilih produk dengan komposisi yang sesuai dapat membantu menjaga pola makan tetap seimbang.
Saat ini, masyarakat dapat memilih beragam produk, mulai dari susu sapi dan susu kambing hingga minuman berbahan kedelai, almond, serta oat.
Setiap jenis memiliki komposisi nutrisi yang berbeda. Susu sapi umumnya mengandung protein dan kalsium, sedangkan minuman nabati memiliki kandungan yang bergantung pada bahan dasar serta fortifikasi yang ditambahkan.
Bagi orang yang tidak dapat mencerna laktosa, susu bebas laktosa dapat menjadi alternatif. Sementara itu, minuman nabati yang diperkaya kalsium, vitamin D, dan vitamin B12 bisa dipertimbangkan sesuai kebutuhan gizi.
Susu dapat menjadi bagian dari pola makan sehat, tetapi bukan satu-satunya cara untuk memenuhi kebutuhan nutrisi. Kalsium, protein, dan vitamin juga bisa diperoleh dari makanan lain, seperti ikan, telur, kacang-kacangan, sayuran, serta pangan yang telah diperkaya zat gizi.
Orang yang memiliki alergi protein susu atau kondisi kesehatan tertentu perlu memilih produk dengan hati-hati. Jika mengalami keluhan setelah mengonsumsi susu, berkonsultasi dengan tenaga kesehatan dapat membantu menentukan pilihan yang tepat.
Pada akhirnya, menjaga kesehatan tidak hanya bergantung pada satu jenis minuman. Pola makan beragam, aktivitas fisik yang cukup, tidur berkualitas, dan kebiasaan sehat yang dilakukan secara konsisten sama-sama berperan penting.
Baca Juga: Mengapa Hari Santri Diperingati Setiap 22 Oktober? Ini Sejarah dan Makna Pentingnya
Dengan memilih susu sesuai kebutuhan dan mengonsumsinya sebagai bagian dari menu bergizi seimbang, kita dapat menjadikan kebiasaan sederhana ini sebagai salah satu upaya untuk mendukung kesehatan dalam jangka panjang.***
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir