Pendidikan
Dewi Safitri

77 Soal TKA Bahasa Indonesia SMA/SMK 2026 dan Kunci Jawaban untuk Latihan

77 Soal TKA Bahasa Indonesia SMA/SMK 2026 dan Kunci Jawaban untuk Latihan

06 Oktober 2026 | 12:41

KebonCinta.com - Kumpulan soal Tes Kemampuan Akademik (TKA) Bahasa Indonesia untuk jenjang SMA/SMK tahun 2026 dapat digunakan sebagai bahan latihan untuk mengasah kemampuan literasi peserta didik.

Materi latihan ini mencakup berbagai jenis teks, mulai dari teks informatif, cerpen, puisi, drama, laporan hasil survei, hingga teks yang membandingkan dua sudut pandang.

Sebanyak 77 soal tersedia dengan bentuk yang beragam. Selain pilihan ganda, terdapat soal yang meminta peserta memilih lebih dari satu jawaban serta menentukan pernyataan benar atau salah berdasarkan teks.

Soal-soal tersebut menitikberatkan pada kemampuan memahami isi bacaan, menemukan informasi, menafsirkan makna, menganalisis hubungan antargagasan, mengevaluasi argumen, serta menarik kesimpulan berdasarkan informasi yang tersedia.

�9�3 Baca Juga: 2 Prediksi Soal TKA Ekonomi 2026 yang Wajib Dikuasai Siswa SMA/SMK, Lengkap Kunci Jawaban 

Materi TKA Bahasa Indonesia

Salah satu materi membahas penerapan pembayaran nontunai di pasar tradisional. Melalui teks tentang Pasar Kranggan, peserta diuji untuk memahami informasi tersurat, pesan tersirat, serta menilai data tambahan yang diperlukan untuk memperkuat sebuah klaim.

Pada bagian sastra, peserta menghadapi cerita berjudul “Sepatu Bapak” yang mengangkat konflik batin Laras ketika harus memilih antara membelikan sepatu untuk ayahnya atau menggunakan uang hadiah lomba untuk membantu biaya praktikum adiknya.

Soal pada teks tersebut menguji kemampuan peserta dalam mengidentifikasi konflik, watak tokoh, makna ungkapan, dan sudut pandang cerita.

Materi berikutnya membandingkan dua teks mengenai penggunaan asisten belajar berbasis kecerdasan buatan. Teks pertama menyoroti manfaat AI dalam membantu siswa belajar secara mandiri, sedangkan teks kedua mengingatkan risiko ketergantungan terhadap teknologi.

Melalui materi tersebut, peserta diminta menemukan persamaan pandangan, menilai kekuatan argumen, serta memahami batasan sebuah penelitian.

Puisi dan teks sastra

Kemampuan memahami bahasa figuratif juga menjadi bagian dari latihan. Salah satunya melalui puisi “Di Stasiun Kecil” yang menggambarkan suasana perpisahan antara seseorang yang meninggalkan kampung halaman dan keluarganya.

Peserta diminta memahami makna kiasan, suasana puisi, citraan, serta penggunaan majas seperti personifikasi dan metafora.

Selain puisi, terdapat cerita bergaya absurd berjudul “Kota yang Kehilangan Hari Selasa”. Cerita tersebut mengisahkan sebuah kota yang tiba-tiba kehilangan hari Selasa dan hanya Pak Darmo, penjaga perpustakaan, yang menyadari kejanggalan tersebut.

Materi ini menguji kemampuan peserta memahami pesan cerita, fungsi simbol, serta ciri karya sastra bergaya absurd.

�9�3 Baca Juga: TKA Ekonomi 2026 Makin Dekat, Coba Kerjakan Soal Permintaan dan Inflasi yang Satu Ini! 

Teks informatif dan kemampuan memahami data

Topik lingkungan juga muncul melalui teks mengenai sisa makanan rumah tangga. Teks tersebut menyajikan data mengenai jumlah makanan yang terbuang, jenis makanan yang paling banyak dibuang, penyebab pemborosan makanan, serta kaitannya dengan perubahan iklim.

Peserta kemudian diminta menghitung selisih persentase, memahami hubungan sebab-akibat, mengidentifikasi informasi, serta menentukan benar atau salah berdasarkan isi teks.

Materi lainnya membahas prosedur menghadapi gempa di sekolah. Peserta harus memahami tahapan merunduk, berlindung, dan bertahan, serta prosedur evakuasi setelah guncangan berhenti.

Teks tersebut juga menguji kemampuan peserta untuk menilai apakah suatu informasi sudah cukup inklusif, termasuk kebutuhan pendampingan bagi siswa yang memiliki keterbatasan dalam bergerak cepat.

Analisis dua sudut pandang

Kemampuan membandingkan informasi diuji melalui teks mengenai pembatasan kuota pendaki di kawasan gunung.

Teks pertama menekankan pentingnya pembatasan jumlah pendaki untuk menjaga kelestarian lingkungan. Sementara itu, teks kedua mengangkat dampak kebijakan tersebut terhadap pendapatan warga di sekitar kawasan wisata.

Peserta perlu menemukan titik temu kedua teks, mengidentifikasi kelemahan argumen, serta membedakan informasi yang benar-benar didukung oleh teks dengan kesimpulan yang terlalu jauh.

Topik lain membahas keberadaan subak di Bali sebagai sistem pengelolaan irigasi tradisional. Teks tersebut mengangkat pembagian air berdasarkan kesepakatan anggota, nilai Tri Hita Karana, tantangan akibat alih fungsi lahan, serta upaya mempertahankan tradisi melalui wisata edukasi.

Literasi kritis dan teknologi

Materi TKA juga mengajak peserta menilai argumen mengenai penggunaan kecerdasan buatan di sekolah.

Satu teks berpandangan bahwa AI dapat membantu siswa dan mendukung guru dalam proses pembelajaran. Sementara teks lainnya menyoroti risiko siswa menyerahkan proses berpikir kepada mesin dan potensi kesenjangan fasilitas antarsekolah.

Dari dua teks tersebut, peserta dilatih memahami bahwa penggunaan teknologi dalam pendidikan tidak hanya berkaitan dengan kemudahan memperoleh jawaban, tetapi juga kemampuan menalar, memeriksa informasi, dan memahami batas teknologi.

�9�3 Baca Juga: 100 Soal AKGTK 2026 Guru Kelas MI dan Kunci Jawaban, Lengkap Literasi, Numerasi, Sains, dan Moderasi Beragama 

Contoh kunci jawaban

Beberapa kunci jawaban yang terdapat dalam materi latihan antara lain:

1. B

2. D

3. A

4. A, C, E

5. E

6. C

7. A

8. Benar, Salah, Benar, Salah

9. D

10.

Tags:
soal tka bahasa indonesia dan kunci jawaban kunci jawaban tka bahasa indonesia PPG

Komentar Pengguna