Pendidikan
Al Fina

8 Soal Prediksi TKA Geografi 2026/2027 dan Kunci Jawaban, Lengkap dengan Pembahasan!

8 Soal Prediksi TKA Geografi 2026/2027 dan Kunci Jawaban, Lengkap dengan Pembahasan!

17 Oktober 2026 | 15:54

Wilayah daratannya berkembang melalui perluasan permukiman ke area perairan sekitar. Kepadatan tersebut juga menghadirkan tantangan berupa keterbatasan air bersih, sanitasi, dan pengelolaan sampah.

Berdasarkan studi kasus tersebut, tentukan apakah setiap pernyataan berikut Logis atau Tidak Logis!

Pernyataan

1. Perluasan daratan untuk permukiman merupakan bentuk adaptasi penduduk terhadap keterbatasan lahan (Logis/Tidak Logis)

2. Krisis air bersih dan masalah sanitasi dapat mengindikasikan bahwa daya dukung lingkungan menghadapi tekanan yang besar (Logis/Tidak Logis)

3. Penggunaan pecahan terumbu karang untuk menimbun laut merupakan contoh praktik pembangunan yang berkelanjutan (Logis/Tidak Logis)

Kunci jawaban:

1. Logis

2. Logis

3. Tidak Logis

Pembahasan:

Studi kasus Pulau Bungin menggambarkan hubungan antara pertumbuhan penduduk, ketersediaan lahan, dan daya dukung lingkungan.

Pernyataan 1 – Logis. Ketika lahan terbatas, masyarakat dapat melakukan penyesuaian ruang untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal. Namun, bentuk adaptasi tersebut tetap harus mempertimbangkan risiko lingkungan.

Pernyataan 2 – Logis. Keterbatasan air bersih dan sanitasi menunjukkan adanya tekanan terhadap sumber daya dan infrastruktur dasar. Kondisi tersebut dapat menjadi tanda bahwa daya dukung lingkungan perlu dikelola lebih baik.

Pernyataan 3 – Tidak Logis. Terumbu karang merupakan ekosistem penting bagi keanekaragaman hayati dan perlindungan pesisir. Pengambilan atau penghancurannya untuk penimbunan dapat merusak ekosistem laut, sehingga tidak dapat langsung dikategorikan sebagai pembangunan berkelanjutan.

Pembangunan di pulau kecil perlu memperhatikan kapasitas lingkungan, ketersediaan air, pengolahan limbah, perlindungan ekosistem pesisir, dan kebutuhan masyarakat dalam jangka panjang.

Soal 8. Mitigasi Bencana Banjir di Kawasan Perkotaan

Sebuah kota di dataran rendah kerap mengalami banjir akibat luapan sungai. Permasalahan diperparah oleh curah hujan tinggi, pendangkalan sungai karena sedimentasi, serta perubahan penggunaan lahan di wilayah hulu menjadi kawasan permukiman.

Pemerintah kota ingin mengurangi risiko banjir melalui mitigasi struktural dan nonstruktural.

Manakah upaya berikut yang relevan untuk diterapkan? Pilih lebih dari satu jawaban yang benar.

A. Melakukan pengerukan sedimen dan pelebaran badan sungai sesuai kajian teknis.

B. Membangun sistem peringatan dini banjir berbasis aplikasi dan sirene.

C. Menetapkan pembatasan atau moratorium izin pembangunan di kawasan hulu yang rentan banjir sesuai kajian tata ruang.

D.

LANJUT MEMBACA
Jelajahi Artikel
5 / 6
HALAMAN SEBELUMNYA Sebelumnya LANJUTKAN MEMBACA Selanjutnya
Tags:
Latihan Soal kemendikdasmen TKA 2026 Tes Kemampuan Akademik

Komentar Pengguna