Pendidikan
Rahman Abdullah

Bagaimana Otak Menyimpan Informasi Saat Belajar? Ini 5 Rahasia yang Perlu Diketahui Siswa

Bagaimana Otak Menyimpan Informasi Saat Belajar? Ini 5 Rahasia yang Perlu Diketahui Siswa

24 Oktober 2026 | 13:13

KebonCinta.com-- Pernah bertanya-tanya mengapa ada materi pelajaran yang mudah diingat, tetapi ada pula yang cepat terlupakan meskipun sudah dibaca berulang kali? Ternyata, proses belajar tidak hanya bergantung pada berapa lama kita membaca buku atau menghafal catatan. Otak memiliki mekanisme tersendiri dalam menerima, mengolah, dan menyimpan informasi.

Memahami cara kerja otak ketika belajar bisa membantu siswa memilih strategi yang lebih efektif. Mulai dari mengulang materi, mendapatkan tidur yang cukup, hingga mengelola emosi, semuanya dapat berperan dalam proses pembentukan ingatan.

Lantas, bagaimana sebenarnya otak menyimpan informasi yang kita pelajari? Berikut lima hal penting yang perlu diketahui.

Baca Juga: Tak Perlu Memaksakan 10.000 Langkah, Jalan Kaki Rutin Bisa Bantu Jaga Kesehatan 

1. Hipokampus Berperan Penting dalam Pembentukan Ingatan

Otak merupakan pusat kendali berbagai aktivitas tubuh, termasuk kemampuan berpikir, memahami, dan mengingat. Salah satu bagian yang berperan penting dalam pembentukan ingatan adalah hipokampus.

Bagian otak ini membantu membentuk ingatan baru dan berperan dalam proses pemindahan informasi menuju penyimpanan jangka panjang. Ketika siswa mempelajari konsep baru di kelas, otak akan memproses informasi tersebut agar dapat digunakan kembali ketika diperlukan.

Namun, ingatan tidak disimpan hanya oleh satu bagian otak. Berbagai wilayah otak bekerja sama dalam membentuk dan mempertahankan memori.

Itulah sebabnya, memahami pelajaran membutuhkan lebih dari sekadar membaca. Memperhatikan penjelasan, menghubungkan materi dengan pengetahuan sebelumnya, dan mencoba menerapkannya dapat membantu proses belajar menjadi lebih bermakna.

2. Koneksi Antarsel Saraf Membantu Otak Mengingat Informasi

Ketika mempelajari sesuatu, otak memanfaatkan jaringan sel saraf atau neuron yang saling berkomunikasi. Komunikasi ini berlangsung melalui hubungan antarsel saraf yang disebut sinapsis.

Pengalaman belajar dapat mengubah kekuatan hubungan tersebut. Ketika informasi dipelajari kembali atau digunakan dalam berbagai situasi, jaringan saraf yang berkaitan dengan informasi itu dapat mengalami penguatan.

Proses inilah yang menjadi salah satu dasar kemampuan otak untuk belajar dan mengingat. Semakin baik seseorang memahami hubungan antarkonsep, semakin mudah pula ia mengaitkan informasi baru dengan pengetahuan yang telah dimiliki.

Karena itu, siswa sebaiknya tidak hanya menghafalkan kalimat dalam buku. Cobalah menjelaskan materi menggunakan bahasa sendiri, membuat peta konsep, atau mencari contoh penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga: RPP Seni Budaya Kelas 9 Semester 1 Lengkap dengan Tujuan, Kegiatan, dan Penilaian 

3. Mengulang Materi Membantu Memperkuat Ingatan

Mengapa materi yang dipelajari berulang kali cenderung lebih mudah diingat? Salah satu alasannya adalah pengulangan memberi kesempatan kepada otak untuk kembali memproses informasi dan memperkuat ingatan.

Meski demikian, belajar berjam-jam dengan membaca materi yang sama secara terus-menerus bukan satu-satunya cara untuk mengingat pelajaran. Ada strategi yang bisa dicoba agar proses belajar lebih efektif.

Salah satunya adalah active recall, yaitu berusaha mengingat kembali materi tanpa langsung melihat buku atau catatan. Setelah membaca satu bagian pelajaran, tutup buku dan cobalah menjawab pertanyaan tentang isi materi tersebut.

Siswa juga dapat menerapkan pengulangan bersela atau spaced repetition. Caranya, pelajari kembali materi dalam beberapa sesi yang diberi jeda, misalnya pada hari yang sama, sehari kemudian, lalu beberapa hari setelahnya.

Dengan cara ini, kegiatan belajar tidak hanya berfokus pada mengenali informasi yang sudah dibaca, tetapi juga melatih kemampuan mengambil kembali informasi dari ingatan.

4.

LANJUT MEMBACA
Jelajahi Artikel
1 / 2
LANJUTKAN MEMBACA Selanjutnya
Tags:
Otak memori Cara Belajar

Komentar Pengguna