KebonCinta.com — Kementerian Kesehatan Republik Indonesia membuka pendaftaran Program Bantuan Pendanaan Pendidikan Afirmasi Tenaga Kesehatan Prioritas Nasional Tahun 2026 bagi mahasiswa yang menempuh pendidikan pada sejumlah bidang kesehatan.
Program ini memberikan dukungan pembiayaan pendidikan, biaya hidup, hingga bantuan penyelesaian tugas akhir bagi peserta yang dinyatakan lolos seleksi.
Berdasarkan informasi pada Sistem Informasi Beasiswa Kementerian Kesehatan (SIBK), pendaftaran berlangsung mulai 14 hingga 30 Oktober 2026.
Dengan demikian, calon peserta yang memenuhi persyaratan masih dapat menyelesaikan pengajuan sebelum batas akhir pendaftaran.
Program tersebut diarahkan untuk membantu pemerataan tenaga kesehatan, terutama di wilayah yang masih membutuhkan pelayanan kesehatan prioritas.
LIMA BIDANG TENAGA KESEHATAN PRIORITAS
Baca Juga: Hari Osteoporosis Nasional 2026, Perwatusi Ingatkan Keropos Tulang Bisa Terjadi Tanpa Gejala
Kementerian Kesehatan menetapkan lima bidang utama dalam program bantuan pendidikan ini.
Pertama, Radiografer, dengan pilihan pendidikan D3 Radiologi atau D4 Teknologi Radiologi Pencitraan.
Kedua, Ahli Teknologi Laboratorium Medik (ATLM), melalui pendidikan D3 atau D4 Teknologi Laboratorium Medis.
Ketiga, Terapis Gigi dan Mulut, melalui pendidikan D3 Kesehatan Gigi atau D4 Terapi Gigi dan Mulut.
Keempat, tenaga kefarmasian, melalui pendidikan D3 Farmasi atau S1 Farmasi yang dilanjutkan dengan Profesi Apoteker sesuai ketentuan program.
Kelima, Fisikawan Medik, melalui pendidikan S1 Fisika peminatan Fisika Medis dan pendidikan profesi terkait.
Program studi tersebut harus mengikuti ketentuan institusi pendidikan yang menjadi mitra penyelenggara.
BANTUAN BIAYA PENDIDIKAN DAN HIDUP
Beasiswa menyediakan sejumlah komponen pembiayaan.
Biaya yang dibayarkan kepada institusi pendidikan meliputi UKT atau SPP setiap semester sesuai ketentuan.
Bagi peserta yang memulai pendidikan sejak semester pertama, terdapat komponen biaya awal pendidikan yang diberikan satu kali sesuai persyaratan.
Sementara bantuan kepada peserta meliputi biaya hidup, kebutuhan operasional, buku, referensi, serta bantuan penunjang tugas akhir.
Nilai bantuan setiap komponen mengikuti ketentuan Kemenkes dan tidak boleh dianggap sebagai pembayaran dengan nominal sama bagi seluruh penerima.
SIAPA YANG DAPAT MENDAFTAR?
Calon peserta harus memenuhi persyaratan utama berikut:
1. Warga Negara Indonesia.
2. Lulusan SMA, MA, SMK, atau sederajat.
3. Belum bekerja.
4. Mahasiswa baru kelas reguler semester gasal 2026/2027 atau mahasiswa aktif dengan sisa studi sesuai ketentuan program.
5. Tidak berstatus ASN, TNI, Polri, maupun pekerja tetap atau kontrak.
6. Bersedia mengikuti kewajiban pengabdian setelah menyelesaikan pendidikan.
Program ini memberikan prioritas bagi putra-putri dari daerah tertinggal, perbatasan, dan kepulauan sesuai ketentuan afirmasi.
DOKUMEN PENDAFTARAN
Dokumen yang perlu disiapkan meliputi:
1. Pasfoto terbaru berlatar merah.
2. KTP dan Kartu Keluarga.
3. Surat keterangan mahasiswa aktif.
4. Surat keterangan sehat dan bebas narkoba beserta hasil pemeriksaan laboratorium.
5. Bukti kepesertaan BPJS Kesehatan aktif.
6. Surat pernyataan komitmen calon peserta.
7. Surat izin orang tua, wali, suami, atau istri sesuai kondisi pendaftar.
8. Dokumen akademik berupa ijazah dan rapor bagi mahasiswa baru, atau KHS dan transkrip bagi mahasiswa aktif.
CARA DAFTAR BEASISWA KEMENKES
1. Kunjungi website sibk.kemkes.go.id.
2. Pilih program Beasiswa Afirmasi Tenaga Kesehatan Prioritas Nasional.
3. Baca petunjuk teknis dan persyaratan.
4. Buat akun melalui menu Daftar Akun.
5. Lengkapi identitas, pendidikan, serta data pendukung.
6.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir