Keboncinta.com – Kementerian Agama (Kemenag) kembali membuka pendaftaran Program Non-Degree Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Tahun 2026.
Program yang dikelola Sekretariat Jenderal Kemenag melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) ini ditujukan bagi berbagai kalangan, mulai dari dosen perguruan tinggi keagamaan, guru, ustaz, kiai pesantren, pemuka agama, hingga pegawai Kemenag.
Kepala Puspenma Kemenag, Ruchman Basori, mengatakan program non-degree menjadi salah satu upaya strategis pemerintah dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) keagamaan yang unggul untuk menghadapi tantangan masa depan.
"Kementerian Agama sangat serius menyiapkan SDM unggul dan kompetitif, baik dari kalangan dosen Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK), dosen Ma'had Aly, dan PAI pada PTU. Para guru, ustadz, kyai pesantren, pemuka agama, dan pegawai Kemenag juga tak luput menjadi penerima manfaat dari layanan Program Non-Degree," ujar Ruchman dalam keterangan pers yang diterima detikcom, Selasa (6/10/2026).
Program ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas tenaga pendidik dan pelaku layanan keagamaan sebagai bagian dari persiapan menuju Indonesia Emas 2045.
Pada 2026, Kemenag menyediakan lima pilihan program non-degree yang dapat diikuti calon peserta sesuai dengan persyaratan masing-masing.
Berikut daftar program beserta kuota yang disediakan:
Berdasarkan rincian tersebut, total kuota yang tersedia mencapai 1.540 peserta untuk lima kategori program.
Ruchman berharap pelaksanaan program ini mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kemampuan dan profesionalitas para penerima manfaat.
"Penguatan kapasitas SDM akan mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan dan keagamaan, serta layanan agama dan keagamaan Kementerian Agama," lanjut Ruchman, alumni UIN Walisongo.
Melalui program tersebut, Kemenag mendorong peningkatan kualitas tenaga pendidik, pengelola lembaga keagamaan, serta sumber daya manusia yang berperan dalam pelayanan keagamaan kepada masyarakat.
Calon peserta perlu memperhatikan jadwal pendaftaran dan tahapan seleksi agar tidak kehilangan kesempatan mengikuti program yang diminati.
Berikut jadwal Program Non-Degree BIB Kemenag 2026:
| Tahapan Seleksi | Jadwal |
|---|---|
| Sosialisasi program | 1–5 Oktober 2026 |
| Pendaftaran online | 5–12 Oktober 2026 |
| Seleksi peserta | 13–15 Oktober 2026 |
| Pengumuman hasil seleksi | 21 Oktober 2026 |
| Pelaksanaan pelatihan | Minggu keempat Oktober hingga November 2026 |
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi masing-masing program. Peserta dianjurkan membaca panduan pendaftaran secara menyeluruh dan mempersiapkan dokumen sesuai ketentuan yang berlaku.
Kemenag juga menerapkan pembatasan pilihan program untuk menjaga pemerataan kesempatan bagi calon penerima manfaat.
"Peserta hanya dapat memilih dan mendaftar pada satu program, untuk pemerataan akses dan juga kepentingan program peningkatan SDM," tegas Ruchman, yang juga merupakan Doktor Manajemen Perubahan dari Universitas Negeri Semarang.
Dengan ketentuan tersebut, calon peserta perlu mempertimbangkan kesesuaian program dengan kebutuhan pengembangan kompetensi sebelum mengajukan pendaftaran.
Selain menyediakan pelatihan dan dukungan pendidikan, Program Non-Degree Beasiswa Indonesia Bangkit 2026 juga menawarkan fasilitas bagi peserta yang dinyatakan lolos seleksi.
Seluruh tahapan kegiatan program ini tidak dipungut biaya. Pendanaannya bersumber dari Dana Abadi Pendidikan melalui kolaborasi Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dan Kementerian Agama RI.
Adapun fasilitas yang diberikan kepada peserta terpilih meliputi:
Fasilitas tersebut diharapkan membantu peserta mengikuti kegiatan secara optimal tanpa terbebani biaya penyelenggaraan program.
Meski demikian, calon peserta tetap perlu memeriksa petunjuk teknis setiap kategori untuk mengetahui ketentuan pelaksanaan dan rincian fasilitas yang diberikan.
Bagi calon peserta yang ingin mengikuti program ini, pendaftaran dan informasi lebih lanjut dapat diakses melalui tautan resmi Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag berikut:
Calon peserta disarankan segera mengakses tautan sesuai program yang dipilih, memeriksa persyaratan, serta memastikan dokumen pendaftaran telah lengkap sebelum mengirimkan formulir.
Dengan lima kategori yang tersedia, Beasiswa Indonesia Bangkit 2026 menjadi peluang bagi tenaga pendidik, pengelola pesantren, pemuka agama, dan profesional di bidang keagamaan untuk meningkatkan kompetensi melalui program yang didukung pemerintah.
Perhatian: Sesuai jadwal dalam pengumuman, pendaftaran berlangsung hingga 12 Oktober 2026. Calon peserta sebaiknya segera memeriksa laman resmi Kemenag untuk memastikan informasi persyaratan dan status pendaftaran terbaru.**
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir