Beasiswa
Hilmi An Naufal

Beasiswa SDM Perkebunan 2026 Tembus 5.000 Mahasiswa, Penerima Dibekali Disiplin hingga Kepemimpinan

Beasiswa SDM Perkebunan 2026 Tembus 5.000 Mahasiswa, Penerima Dibekali Disiplin hingga Kepemimpinan

12 Oktober 2026 | 21:23

KebonCinta.com — Program Beasiswa Sumber Daya Manusia Perkebunan 2026 menjangkau sebanyak 5.000 mahasiswa di berbagai wilayah Indonesia.

Jumlah penerima meningkat sangat besar dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di kisaran 400 mahasiswa.

Badan Pengelola Dana Perkebunan atau BPDP tidak hanya memberikan dukungan pendidikan.

Penerima juga menjalani pembinaan agar lebih siap menghadapi kondisi kerja di sektor perkebunan setelah menyelesaikan kuliah.

“Penguasaan ilmu kebun dan teknologi pertanian saja tidak cukup,” ujar Direktur Utama BPDP Eddy Abdurrachman.

Ia menjelaskan mahasiswa nantinya akan menghadapi berbagai kondisi di lapangan yang membutuhkan kedisiplinan, kemampuan bekerja sama dan kepemimpinan.

Industri perkebunan memiliki karakter pekerjaan yang berbeda dari suasana perkuliahan.

Pekerja dapat menghadapi perubahan cuaca, kondisi geografis dan berbagai persoalan teknis secara langsung.

Karena itu, BPDP menjalankan kegiatan Pembinaan Mental, Fisik, dan Disiplin Kebun atau Bintalfisdisbun.

Program tersebut diarahkan untuk melatih karakter pantang menyerah, etos kerja, jiwa korsa dan kemampuan memimpin.

Untuk wilayah Jawa Barat dan DKI Jakarta, pembinaan diikuti 570 mahasiswa dari lima perguruan tinggi mitra.

Perguruan tinggi tersebut mencakup Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi, Institut Teknologi Sains Bandung, Universitas Koperasi Indonesia, Universitas Borobudur dan Universitas Nusa Bangsa.

Pembinaan serupa juga telah berlangsung di berbagai wilayah.

Di antaranya Aceh, Riau, Padang, Jambi, Yogyakarta, Samarinda, Banjarmasin dan Makassar.

Artinya, penerima beasiswa tidak hanya terkonsentrasi di Pulau Jawa.

Baca Juga: BMKG Keluarkan Peringatan Kekeringan Oktober 2026, Sejumlah Wilayah Berstatus Awas hingga Waspada! 

Program menjangkau mahasiswa dari sejumlah wilayah yang memiliki keterkaitan erat dengan sektor perkebunan.

Pendidikan yang diterima mahasiswa diharapkan dapat menjawab tantangan perkebunan pada masa depan.

Industri kini tidak hanya membutuhkan pekerja yang memahami proses budidaya.

Teknologi, pengelolaan data, mekanisasi hingga manajemen juga semakin dibutuhkan.

Perubahan iklim menjadi tantangan lain yang harus dipahami generasi muda.

Perubahan pola cuaca dapat memengaruhi produktivitas tanaman dan proses pengelolaan kebun.

Penerima beasiswa diharapkan mampu membawa pengetahuan dari kampus kembali ke daerah masing-masing.

BPDP mendorong lulusan ikut memperkuat kebun rakyat dan kelompok tani.

Mereka juga diharapkan berkontribusi terhadap peningkatan produktivitas serta kesejahteraan pekebun.

Beasiswa karena itu tidak hanya dilihat sebagai dukungan kepada individu.

Program pendidikan diharapkan memberikan dampak lebih luas kepada masyarakat dan sektor perkebunan.

Peningkatan jumlah penerima menjadi 5.000 mahasiswa menunjukkan adanya perluasan kesempatan pendidikan yang cukup besar pada 2026.

Namun mahasiswa tetap dituntut memanfaatkan kesempatan tersebut dengan serius.

Kemampuan akademik, karakter dan pengalaman lapangan perlu berjalan bersama.

Dengan kombinasi tersebut, lulusan diharapkan tidak hanya memperoleh ijazah, tetapi benar-benar siap menghadapi kondisi kerja dan memberikan manfaat setelah kembali ke daerah.

Tags:
Beasiswa 2026 Beasiswa SDM Perkebunan BPDP Mahasiswa Pertanian Perkebunan Kampus

Komentar Pengguna