Anggapan bahwa semua buah yang dimakan sebelum nasi dapat meningkatkan asam lambung tidak sepenuhnya tepat. Pada orang sehat, makan buah sebelum hidangan utama umumnya tidak menjadi masalah.
Namun, bagi orang yang mengalami penyakit refluks gastroesofageal atau GERD, jenis buah tertentu dapat memicu gejala, terutama jika memiliki tingkat keasaman tinggi dan memang menjadi pemicu pribadi.
Jika sering mengalami sensasi terbakar di dada, rasa asam di mulut, atau ketidaknyamanan setelah makan, cobalah mencatat jenis makanan yang memicu keluhan. Hindari makanan pemicu yang terbukti mengganggu dan konsultasikan dengan tenaga kesehatan apabila gejala sering berulang.
Dengan cara ini, pemilihan buah tidak hanya berfokus pada kandungan gizinya, tetapi juga pada kenyamanan tubuh setelah mengonsumsinya.
Baca Juga: Minum Air Putih Sehari Berapa Liter? Simak Takaran dan Tips agar Tubuh Tetap Sehat
Makan buah sebelum makan nasi pada dasarnya aman bagi kebanyakan orang sehat. Tidak ada aturan mutlak yang mewajibkan buah dikonsumsi sebelum atau sesudah hidangan utama.
Hal yang lebih penting adalah memilih buah yang sesuai dengan kondisi tubuh, memperhatikan porsinya, menjaga kebersihan, dan memenuhi kebutuhan buah serta sayuran setiap hari.
Jika dilakukan sebagai bagian dari pola makan bergizi seimbang, kebiasaan mengonsumsi buah dapat membantu memenuhi kebutuhan serat, vitamin, dan mineral. Jadi, tidak perlu khawatir berlebihan soal waktunya. Pilih waktu yang paling nyaman dan jadikan buah sebagai bagian rutin dari menu harian.***
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir