KebonCinta.com — Pemerintah Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, menghadirkan Kampung Literasi di Desa Cibogo, Kecamatan Waled, sebagai pusat pembelajaran masyarakat yang menggabungkan kegiatan membaca dengan pengembangan keterampilan dan teknologi.
Program tersebut diperkenalkan dalam kegiatan peresmian yang diberitakan pada 21–22 Oktober 2026.
Bupati Cirebon Imron menjelaskan bahwa budaya membaca perlu dikembangkan agar masyarakat dapat mengenali potensi lingkungannya sekaligus memanfaatkan pengetahuan untuk meningkatkan kualitas hidup.
Pemerintah daerah berharap kegiatan literasi tidak hanya berhenti pada membaca buku, tetapi juga membantu masyarakat mengembangkan kreativitas, usaha, dan keterampilan.
KAMPUNG LITERASI TIDAK HANYA BERISI BUKU
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Cirebon, Mohamad Fery Afrudin, menjelaskan bahwa Kampung Literasi Cibogo menggunakan pendekatan berbasis inklusi sosial.
Artinya, perpustakaan desa tidak hanya digunakan sebagai tempat membaca, tetapi juga menjadi pusat kegiatan belajar yang sesuai dengan kebutuhan warga.
Sejumlah pelatihan yang diperkenalkan dalam program tersebut meliputi:
Melalui berbagai kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan memperoleh keterampilan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun kegiatan usaha.
ADA PENGENALAN TEKNOLOGI KECERDASAN BUATAN
Peresmian Kampung Literasi Cibogo juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan teknologi modern kepada masyarakat.
Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Kabupaten Cirebon menghadirkan demonstrasi computer vision berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Computer vision merupakan teknologi yang memungkinkan sistem komputer menganalisis gambar atau informasi visual.
Dalam kegiatan tersebut, teknologi diperkenalkan sebagai contoh bagaimana inovasi digital dapat dimanfaatkan dalam pengembangan pengetahuan masyarakat.
Bupati Cirebon turut mencoba teknologi yang diperkenalkan relawan TIK.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara pemerintah desa, relawan teknologi, dan lembaga pendidikan.
DARI POJOK BACA MENJADI KAMPUNG LITERASI
Pengembangan layanan literasi Desa Cibogo telah berlangsung selama beberapa tahun.
Sejak 2021, pemerintah desa bersama Relawan TIK mengembangkan layanan berbasis teknologi informasi.
Desa Cibogo kemudian memperoleh juara kedua penghargaan desa digital tingkat Kabupaten Cirebon pada 2022.
Pengembangan pojok baca dan kegiatan literasi juga mendapatkan dukungan mahasiswa.
Pada 2024, desa tersebut kembali meraih posisi kedua dalam kegiatan literasi tingkat kabupaten.
Berbagai pengalaman tersebut menjadi bekal untuk mengembangkan Kampung Literasi sebagai pusat kegiatan belajar warga.
KERJA SAMA DENGAN PERGURUAN TINGGI
Institut Prima Bangsa (IPB) Cirebon juga menjalin kerja sama melalui Program Studi Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer dengan Pemerintah Desa Cibogo.
Kerja sama tersebut diarahkan untuk mendukung pendidikan digital, pengembangan keterampilan, serta pemanfaatan teknologi dalam pelayanan dan pemberdayaan masyarakat.
Keterlibatan perguruan tinggi diharapkan membantu pengembangan program yang lebih berkelanjutan.
Selain mahasiswa, pemerintah daerah juga mendorong partisipasi komunitas, dunia usaha, dan masyarakat.
PEMKAB CIREBON INGIN PROGRAM DIPERLUAS
Bupati Imron meminta Dinas Kearsipan dan Perpustakaan mengembangkan kegiatan serupa di wilayah lain.
Harapannya, setiap kecamatan dapat memiliki sedikitnya satu desa yang menjalankan kegiatan literasi secara berkelanjutan.
Namun, harapan tersebut masih menjadi arah pengembangan program dan bukan berarti seluruh kecamatan saat ini sudah memiliki Kampung Literasi.
Dengan hadirnya Kampung Literasi Desa Cibogo, Pemerintah Kabupaten Cirebon berharap masyarakat semakin terbiasa membaca, mengembangkan keterampilan, dan memanfaatkan teknologi untuk mendukung kegiatan ekonomi serta pendidikan.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir