KebonCinta.com-- Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 tidak hanya membutuhkan kesiapan peserta, tetapi juga penguasaan teknis dari proktor di setiap satuan pendidikan. Salah satu hal penting yang perlu dipahami adalah cara mengoperasikan Aplikasi Proktor Browser selama asesmen berlangsung.
Aplikasi tersebut menjadi sistem pengendali yang digunakan untuk mengatur jalannya ujian. Mulai dari membuka sesi hingga memastikan proses asesmen tetap berjalan sesuai ketentuan, seluruhnya membutuhkan pengelolaan yang tepat dari proktor.
Karena memiliki sistem keamanan khusus, Proktor Browser tidak dapat diperlakukan seperti aplikasi komputer biasa. Setelah masuk ke dalam sistem, proktor tidak akan menemukan tombol tutup instan seperti pada program lainnya.
Baca Juga: 5 Contoh Soal TKA Matematika SMA 2026 Lengkap dengan Jawaban dan Pembahasan
Proktor bertugas lebih dari sekadar memantau peserta. Petugas juga harus memastikan aplikasi berjalan dengan benar dan mengetahui tindakan yang aman ketika perlu mengakses program lain di komputer.
Sistem Proktor Browser memang dibuat dalam kondisi tertutup untuk menjaga keamanan pelaksanaan TKA. Ketika asesmen berlangsung, komputer peserta dikendalikan sehingga tidak dapat digunakan untuk membuka aplikasi lain yang tidak berkaitan dengan ujian.
Namun, pada kondisi tertentu, proktor mungkin perlu melihat dokumen teknis atau melakukan pemeriksaan terhadap koneksi internet. Dalam situasi seperti ini, aplikasi tidak harus ditutup.
Proktor dapat menggunakan kombinasi tombol Alt + Tab untuk berpindah dari Proktor Browser ke aplikasi lain. Setelah menekan kombinasi tersebut, pilih jendela program yang ingin digunakan.
Untuk kembali ke Proktor Browser, tekan lagi Alt + Tab kemudian pilih aplikasi tersebut. Dengan cara ini, sesi ujian tetap berjalan karena Proktor Browser tidak benar-benar ditutup.
Tampilan aplikasi juga dapat disembunyikan sementara. Proktor dapat menekan Windows + D untuk menampilkan desktop atau Windows + M untuk meminimalkan jendela yang sedang terbuka.
Selama komputer tidak terkunci, dimatikan, atau kehilangan koneksi internet, Proktor Browser tetap berjalan melalui taskbar.
Hal yang tidak kalah penting adalah waktu penutupan aplikasi. Proktor sebaiknya tidak mengakhiri Proktor Browser ketika masih ada peserta yang menjalani TKA.
Penutupan terlalu dini dapat mengganggu sesi yang sedang berlangsung, memengaruhi proses berikutnya, atau berisiko membuat data tidak tersimpan dengan sempurna.
Setelah seluruh peserta dipastikan selesai, proktor dapat melakukan proses keluar dari aplikasi secara resmi. Kombinasi tombol yang digunakan adalah Ctrl + C + B secara bersamaan.
Apabila kombinasi tersebut tidak berhasil, proktor dapat mencoba Ctrl + C. Jika masih belum berhasil, pilihan terakhir yang dapat digunakan adalah Ctrl + Alt + F4.
Setelah menjalankan perintah tersebut, pastikan aplikasi benar-benar berhenti dan tidak lagi terlihat aktif pada taskbar.
Baca Juga: TKA Matematika SMA 2026, Ini Kisi-Kisi Materi yang Wajib Dikuasai Siswa
Kemampuan mengelola Proktor Browser menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung kelancaran TKA 2026. Proktor perlu memahami bukan hanya cara menjalankan aplikasi, tetapi juga prosedur ketika harus meminimalkan, berpindah jendela, maupun menutup sistem.
Kesalahan dalam pengoperasian aplikasi dapat berdampak pada kestabilan sistem dan kenyamanan peserta. Karena itu, seluruh prosedur teknis sebaiknya dipahami dan dicoba sebelum hari pelaksanaan TKA agar proktor tidak kebingungan ketika menghadapi situasi tertentu saat asesmen berlangsung.***
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir