Pendidikan
M. Panji Maulana

Cara Membaca Diagram Batang Ganda untuk Siswa Kelas 5 SD, Lengkap dengan Latihan Soal

Cara Membaca Diagram Batang Ganda untuk Siswa Kelas 5 SD, Lengkap dengan Latihan Soal

17 Oktober 2026 | 16:07

keboncinta.com- Membaca diagram batang merupakan salah satu keterampilan matematika yang penting dipelajari siswa kelas 5 SD. Melalui diagram, informasi berupa angka dapat disajikan secara visual sehingga lebih mudah dibandingkan dan dipahami.

Namun, bagaimana jika dalam satu diagram terdapat dua batang dengan warna berbeda untuk setiap kategori? Bentuk penyajian tersebut dikenal sebagai diagram batang ganda.

Diagram ini sering digunakan untuk membandingkan dua kelompok data, misalnya jumlah buku yang dipinjam dua kelas, hasil panen selama dua tahun, atau jumlah pengunjung perpustakaan pada dua periode.

Agar siswa tidak bingung, berikut penjelasan mengenai pengertian diagram batang ganda, cara membacanya, contoh data, serta latihan soal lengkap dengan kunci jawaban.

Apa Itu Diagram Batang Ganda?

Diagram batang ganda adalah diagram yang menggunakan dua batang untuk membandingkan dua kelompok data pada kategori yang sama.

Setiap kelompok data biasanya ditampilkan menggunakan warna atau pola berbeda.

Sebagai contoh, sekolah ingin membandingkan jumlah buku yang dipinjam siswa kelas 5A dan 5B.

Jenis buku yang dibandingkan meliputi cerita, sains, sejarah, dan komik.

Untuk setiap jenis buku, terdapat dua batang yang menunjukkan jumlah peminjaman masing-masing kelas.

Dengan melihat tinggi batang, siswa dapat mengetahui kelompok mana yang memiliki jumlah lebih besar atau lebih kecil.

Mengenal Bagian-Bagian Diagram Batang Ganda

Sebelum membaca diagram, siswa perlu mengenali beberapa bagian penting.

Judul diagram menjelaskan informasi yang ditampilkan.

Sumbu horizontal menunjukkan kategori data, seperti jenis buku atau nama kegiatan.

Sumbu vertikal menunjukkan nilai atau jumlah berdasarkan skala tertentu.

Batang diagram menggambarkan besarnya nilai pada setiap kategori.

Legenda menjelaskan warna atau pola yang digunakan untuk membedakan kedua kelompok.

Dalam Panduan Mata Pelajaran Matematika 2025 Kemendikdasmen, keterampilan mengurutkan, membandingkan, menyajikan, dan menganalisis data menjadi bagian dari capaian pembelajaran Matematika Fase C.

Diagram batang ganda dapat diperkenalkan sebagai pengembangan latihan membaca data, dengan tingkat kesulitan yang disesuaikan dengan kesiapan siswa kelas 5.

Cara Membaca Diagram Batang Ganda dengan Benar

Ada lima langkah sederhana yang dapat digunakan.

1. Baca Judul Diagram

Perhatikan informasi yang sedang dibandingkan.

Misalnya, judulnya adalah "Jumlah Buku yang Dipinjam Kelas 5A dan 5B".

Artinya, diagram membandingkan jumlah peminjaman buku oleh dua kelas.

2. Perhatikan Legenda

Legenda menunjukkan batang yang mewakili kelas 5A dan kelas 5B.

Jangan langsung membandingkan warna tanpa mengetahui kelompok yang diwakilinya.

3. Periksa Skala Angka

Perhatikan angka pada sumbu vertikal.

Skala diagram dapat menggunakan kelipatan satu, dua, lima, atau sepuluh.

Jika skalanya meningkat dua satuan, setiap garis berikutnya menunjukkan tambahan dua.

4. Bandingkan Tinggi Batang

Amati dua batang pada kategori yang sama.

Batang lebih tinggi menunjukkan nilai lebih besar apabila keduanya menggunakan skala yang sama.

Misalnya, peminjaman buku cerita kelas 5A sebanyak 12 buku dan kelas 5B sebanyak 9 buku.

Berarti kelas 5A meminjam tiga buku cerita lebih banyak.

5. Hitung Total atau Selisih Jika Ditanyakan

Untuk mencari total, jumlahkan nilai kedua kelompok.

Untuk mencari selisih, kurangkan nilai yang lebih besar dengan nilai yang lebih kecil.

Contoh:

12 − 9 = 3 buku.

Dengan cara tersebut, siswa tidak hanya membaca angka, tetapi juga memahami makna perbandingannya.

Contoh Diagram Batang Ganda Kelas 5 SD

Perhatikan data peminjaman buku berikut.

Kelas 5A:

  • Buku cerita: 12
  • Buku sains: 8
  • Buku sejarah: 6
  • Buku komik: 10

Kelas 5B:

  • Buku cerita: 9
  • Buku sains: 11
  • Buku sejarah: 7
  • Buku komik: 14

Data tersebut merupakan contoh latihan, bukan hasil pengamatan sekolah tertentu.

Jika disajikan dalam diagram batang ganda, setiap kategori mempunyai dua batang yang berdampingan.

Contohnya, pada kategori buku komik, batang kelas 5B lebih tinggi karena menunjukkan 14 buku, sedangkan kelas 5A menunjukkan 10 buku.

Baca Juga: Macam-Macam Diagram yang Berguna untuk Analisis dan Presentasi Data

8 Latihan Soal Diagram Batang Ganda dan Kunci Jawaban

Gunakan data peminjaman buku kelas 5A dan 5B di atas untuk menjawab pertanyaan berikut.

Soal 1

Berapa jumlah buku cerita yang dipinjam kelas 5A?

Jawaban: 12 buku.

Soal 2

Berapa jumlah buku sains yang dipinjam kelas 5B?

Jawaban: 11 buku.

Soal 3

Jenis buku apa yang paling banyak dipinjam kelas 5B?

Jawaban: Buku komik, sebanyak 14 buku.

Soal 4

Berapa selisih peminjaman buku komik antara kelas 5A dan 5B?

Jawaban:

14 − 10 = 4 buku.

Jadi, kelas 5B meminjam empat buku komik lebih banyak.

Soal 5

Berapa total buku sejarah yang dipinjam kedua kelas?

Jawaban:

6 + 7 = 13 buku.

Soal 6

Jenis buku apa yang paling banyak dipinjam jika data kedua kelas digabungkan?

Jawaban: Buku komik.

Jumlahnya 10 + 14 = 24 buku.

Soal 7

Berapa jumlah seluruh buku yang dipinjam kelas 5A?

Jawaban:

12 + 8 + 6 + 10 = 36 buku.

Soal 8

Kelas mana yang meminjam buku lebih banyak secara keseluruhan dan berapa selisihnya?

Jawaban:

Total kelas 5A = 36 buku.

Total kelas 5B = 9 + 11 + 7 + 14 = 41 buku.

Selisihnya 41 − 36 = 5 buku.

Jadi, kelas 5B memiliki jumlah peminjaman lima buku lebih banyak daripada kelas 5A.

Cara Membuat Diagram Batang Ganda secara Manual

Guru dapat mengajak siswa membuat diagram menggunakan buku berpetak, pensil, penggaris, dan dua pensil warna.

Mulailah dengan menuliskan jenis buku pada sumbu horizontal.

Kemudian buat sumbu vertikal dari angka 0 sampai 16 menggunakan jarak skala yang sama.

Untuk setiap jenis buku, gambar dua batang berdampingan sesuai jumlah yang tercatat.

Gunakan dua warna berbeda dan tambahkan legenda.

Setelah selesai, siswa dapat saling bertukar diagram untuk memeriksa kesesuaian tinggi batang dengan data.

Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Membaca Diagram

Kesalahan pertama adalah tertukar membaca warna kedua kelompok.

Kesalahan kedua adalah tidak memperhatikan skala pada sumbu vertikal.

Kesalahan ketiga adalah membandingkan batang dari kategori berbeda ketika soal sebenarnya meminta perbandingan pada kategori yang sama.

Kesalahan lainnya adalah menganggap jumlah peminjaman buku secara otomatis menunjukkan banyaknya siswa yang gemar membaca. Padahal, satu siswa dapat meminjam beberapa buku.

Karena itu, siswa perlu membaca judul, satuan, dan keterangan diagram sebelum menarik kesimpulan.

Tips Guru Mengajarkan Diagram Batang Ganda

Guru dapat memulai dengan data sederhana dari kehidupan sekolah, seperti jumlah tanaman, buku perpustakaan, atau hasil pengumpulan sampah terpilah.

Gunakan angka kecil terlebih dahulu agar siswa berfokus pada cara membaca diagram.

Setelah memahami nilai setiap batang, lanjutkan dengan pertanyaan tentang jumlah, selisih, dan perbandingan.

Guru juga dapat meminta siswa menjelaskan jawaban secara lisan, bukan hanya menuliskan hasil hitungan.

Baca Juga: Gerakan Numerasi Nasional, Bekal Penting Anak agar Mampu Berpikir Kritis dan Hadapi Masa Depan

Melalui latihan yang bertahap, diagram batang ganda dapat membantu siswa kelas 5 mengembangkan kemampuan membaca dan membandingkan informasi.

Keterampilan tersebut juga berguna dalam kehidupan sehari-hari, terutama ketika anak menemukan grafik, tabel, dan berbagai informasi angka yang perlu dipahami secara teliti.

Tags:
Diagram Batang Ganda Matematika Kelas 5 Latihan Soal Matematika Numerasi SD Penyajian Data Diagram Batang

Komentar Pengguna