Doa tersebut mengajarkan seorang muslim untuk senantiasa memuji Allah, menguatkan keyakinan, menyerahkan urusan kepada-Nya, serta menyadari keterbatasan diri dalam memohon ampunan.
Baca Juga: Ikan Gabus Kaya Protein, Ini Manfaatnya bagi Tubuh dan Alasan Banyak Dicari
Membiasakan sholat tahajud tidak harus dimulai dengan amalan yang berat. Seorang muslim dapat mengawalinya dengan dua rakaat, kemudian berdoa dengan khusyuk dan memperbanyak istigfar sesuai kemampuan.
Bulan Ramadhan juga dapat menjadi momentum untuk membangun kebiasaan ibadah malam. Selain membaca doa yang diajarkan dalam hadis, umat Islam dapat menyampaikan permohonan pribadi menggunakan bahasa yang dipahami, tanpa melupakan adab berdoa dan keyakinan bahwa Allah Maha Mengetahui keadaan hamba-Nya.
Pada akhirnya, tahajud bukan sekadar rutinitas ibadah pada malam hari, melainkan kesempatan untuk memperbaiki hubungan dengan Allah SWT. Melalui doa, seorang hamba dapat menumbuhkan ketenangan, memperkuat tawakal, dan memohon petunjuk agar mampu menghadapi berbagai persoalan hidup dengan lebih bijaksana.***
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir