KebonCinta.com — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) membuka kesempatan bagi guru sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) untuk mengikuti program beasiswa nongelar di bidang Sains, Teknologi, Engineering, dan Matematika (STEM).
Program bertajuk Microcredential Program on Innovative STEM Education for Sustainable Learning ini merupakan hasil kerja sama Kemendikdasmen, Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), dan Hiroshima University, Jepang.
Pendaftaran dilakukan secara daring dan dijadwalkan dibuka hingga 25 Oktober 2026. Program ini menyasar 30 pendidik, terdiri atas 15 guru SD dan 15 guru SMP.
Baca Juga: Bahasa Inggris Wajib di MI Mulai 2027! Siswa Kelas 3 hingga 6 Bakal Hadapi Perubahan Besar Ini
Bagi guru yang ingin meningkatkan kompetensi dalam mengembangkan pembelajaran inovatif, program ini dapat menjadi kesempatan untuk memperluas wawasan dan keterampilan mengajar. Namun, calon peserta perlu memperhatikan persyaratan akademik, status kepegawaian, kemampuan bahasa Inggris, dan kelengkapan dokumen sebelum mendaftar.
Program beasiswa nongelar ini dirancang untuk membantu guru mengembangkan pembelajaran STEM yang lebih inovatif dan berorientasi pada keberlanjutan.
Berikut rincian sasaran penerima beasiswa berdasarkan informasi yang tersedia:
Dengan jumlah kuota tersebut, calon peserta perlu memastikan seluruh persyaratan terpenuhi dan dokumen pendaftaran disiapkan dengan baik.
Terdapat sejumlah persyaratan umum yang harus dipenuhi calon peserta. Berikut rinciannya:
Selain persyaratan umum, pelamar juga harus memenuhi kriteria khusus sesuai ketentuan penyelenggara.
Berikut persyaratan khusus untuk mengikuti beasiswa nongelar pembelajaran STEM Kemendikdasmen 2026:
Untuk persyaratan bahasa Inggris, pelamar dapat menggunakan salah satu sertifikat berikut:
| Jenis tes | Skor minimal |
|---|---|
| TOEFL ITP | 450 |
| Duolingo English Test | 75 |
| TOEFL iBT | 45 |
| IELTS | 5.0 |
| TOEIC | 440 |
| English Score | 290 |
| Versant Test | 47 |
Persyaratan sertifikat bahasa Inggris dikecualikan bagi kandidat lulusan perguruan tinggi luar negeri yang dapat menunjukkan ijazah dengan masa kelulusan tidak lebih dari dua tahun, terhitung dari tanggal pendaftaran.
Calon peserta sebaiknya memeriksa kembali masa berlaku sertifikat dan kesesuaian jenis tes sebelum mengunggah dokumen.
Selain memenuhi persyaratan umum dan khusus, pelamar perlu menyiapkan dokumen administrasi berikut.
Dokumen umum:
Dokumen khusus:
Pastikan dokumen terbaca dengan jelas dan informasi di dalamnya sesuai dengan data pelamar. Khusus personal statement, calon peserta perlu memperhatikan penggunaan bahasa Inggris serta batas minimal 500 kata.
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru Kemendikdasmen.
Berikut langkah-langkah pendaftarannya:
Sebelum mengakhiri pendaftaran, periksa kembali kelengkapan dokumen dan pastikan tidak ada bagian yang terlewat.
Berdasarkan informasi yang menjadi referensi artikel ini, pendaftaran beasiswa nongelar pembelajaran STEM Kemendikdasmen dibuka hingga 25 Oktober 2026.
Guru SD dan SMP yang berminat perlu memperhatikan tenggat tersebut agar memiliki waktu cukup untuk menyiapkan persyaratan, khususnya sertifikat bahasa Inggris dan esai dalam bahasa Inggris.
Karena informasi program dan ketentuan teknis dapat diperbarui, calon peserta disarankan memeriksa pengumuman pada laman resmi sebelum mengajukan pendaftaran.
Program ini menjadi salah satu kesempatan bagi guru untuk mengembangkan kompetensi profesional, sekaligus memperkuat kualitas pembelajaran STEM di sekolah. Pastikan seluruh persyaratan dipenuhi dan proses pendaftaran dilakukan sesuai petunjuk resmi.***
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir