Guru Wajib Tahu! Ini 5 Contoh Pembelajaran STEM yang Mudah Diterapkan di Kelas Tanpa Biaya Mahal

Guru Wajib Tahu! Ini 5 Contoh Pembelajaran STEM yang Mudah Diterapkan di Kelas Tanpa Biaya Mahal

26 Oktober 2026 | 10:13

KebonCinta.com - Penerapan pembelajaran STEM tidak selalu membutuhkan laboratorium modern, perangkat robotik, atau fasilitas teknologi dengan biaya besar.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) justru mendorong penerapan STEM melalui prinsip 5M, yaitu Mudah, Murah, Menggembirakan, Mindful, dan Meaningful.

Prinsip tersebut diperkenalkan dalam Program STEM Nasional yang diluncurkan pada September 2026.

Melalui pendekatan ini, guru dapat memanfaatkan benda sederhana untuk mengajak siswa melakukan pengamatan, percobaan, dan pemecahan masalah.

Baca Juga: Guru Kelas SD dan MI Harus Bisa Bahasa Inggris? Simak Persiapan Menghadapi Kurikulum 2027! 

Berikut lima contoh kegiatan yang dapat dikembangkan di sekolah.

1. Membuat Penyaring Air Sederhana

Guru dapat mengajak siswa merancang alat penyaring menggunakan botol bekas, pasir, kerikil, dan kapas.

Siswa kemudian menguji kemampuan alat dalam mengurangi kekeruhan air.

Kegiatan ini mengenalkan konsep penyaringan, pengukuran, dan perbaikan rancangan.

Perlu diperhatikan bahwa hasil penyaringan sederhana tidak otomatis membuat air aman diminum.

2. Merancang Jembatan dari Kertas

Siswa dapat membuat jembatan mini menggunakan kertas dan selotip.

Setelah selesai, rancangan diuji menggunakan beban ringan.

Melalui kegiatan ini, siswa mempelajari bentuk struktur, kekuatan material, dan pengukuran.

Baca Juga: Kontrak Guru PPPK Bisa Tidak Diperpanjang! Ternyata Ini Faktor yang Menentukan 

3. Membuat Model Penampung Air Hujan

Guru dapat memberikan tantangan kepada siswa untuk merancang wadah penampung air hujan.

Siswa menghitung kapasitas wadah dan mempertimbangkan cara mengurangi air yang terbuang.

Kegiatan dilakukan menggunakan model kecil dengan pengawasan guru.

4. Mengamati Pertumbuhan Tanaman

Siswa menanam biji pada beberapa wadah dengan kondisi pencahayaan berbeda.

Pertumbuhan tanaman diukur secara berkala dan dicatat dalam tabel.

Hasil pengamatan digunakan untuk membandingkan pengaruh kondisi lingkungan.

5. Merancang Tempat Sampah Terpilah

Siswa dapat membuat model tempat sampah menggunakan kardus bekas.

Mereka menentukan ukuran, kategori sampah, dan desain yang mudah digunakan.

Baca Juga: Jangan Senang Dulu! Guru PPPK Paruh Waktu Bisa Dipindah Sekolah pada 2027, Ini Alasannya 

Rancangan kemudian diuji melalui simulasi pemilahan.

Kelima kegiatan tersebut merupakan contoh pengembangan pembelajaran, bukan daftar proyek wajib pemerintah.

Dengan memanfaatkan bahan sederhana, guru dapat menerapkan STEM secara kreatif sesuai usia dan kemampuan siswa.

Sumber: Kemendikdasmen, peluncuran Program STEM Nasional dan penerapan prinsip 5M.

Tags:
Guru pembelajaran stem kemendikdasmen

Komentar Pengguna