KebonCinta.com — Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, akan diramaikan dengan Expo Kemandirian Pesantren, lomba video kreatif, serta upacara yang direncanakan melibatkan 2.600 peserta.
Puncak kegiatan dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 22 Oktober 2026, di Lapangan Karyamukti, Kecamatan Panyingkiran, Kabupaten Majalengka.
Kepala Seksi Pondok Pesantren Kementerian Agama Kabupaten Majalengka, Ojun Rojun, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut disiapkan untuk memperkenalkan berbagai produk pesantren sekaligus menunjukkan kreativitas santri.
Dalam keterangannya kepada Fajar Cirebon pada Senin, 19 Oktober 2026, Ojun menyampaikan bahwa Expo Kemandirian Pesantren terbuka bagi lembaga yang memiliki produk barang maupun jasa.
ADA 18 STAN EXPO KEMANDIRIAN PESANTREN
Pemerintah Kabupaten Majalengka telah menyiapkan 18 stan untuk mendukung penyelenggaraan Expo Kemandirian Pesantren.
Stan tersebut dapat dimanfaatkan lembaga pesantren untuk memperkenalkan kegiatan usaha, produk, maupun potensi ekonomi yang dimiliki.
Panitia berharap pengunjung dapat mengenal hasil karya dan kegiatan kewirausahaan pesantren setelah mengikuti upacara Hari Santri.
Kehadiran expo juga menjadi kesempatan untuk memperluas jaringan usaha dan meningkatkan pengenalan produk pesantren kepada masyarakat.
LOMBA VIDEO KREATIF BERTEMA SARUNG DAN PECI
Selain expo, Kemenag Majalengka menyelenggarakan lomba video reel tingkat kabupaten dengan tema sarung dan peci santri.
Peserta diminta membuat video kreatif yang menampilkan budaya dan kehidupan santri, kemudian mengunggahnya melalui Instagram atau TikTok sesuai ketentuan panitia.
Pendaftaran lomba dijadwalkan berakhir pada 20 Oktober 2026. Dengan demikian, pada 21 Oktober kegiatan sudah memasuki tahap penilaian.
Jadwal penilaian berlangsung pada 21–22 Oktober 2026.
Baca Juga: Aset, Utang, Modal, Pendapatan, dan Beban, Bagaimana Menggolongkan Transaksi Akuntansi?
Panitia menyiapkan hadiah bagi tiga pemenang, yaitu:
Peserta yang telah mengunggah video tetapi belum melengkapi formulir pendaftaran sebelumnya diminta memperhatikan ketentuan yang ditetapkan penyelenggara.
UPACARA HARI SANTRI LIBATKAN 26 KECAMATAN
Kemenag Majalengka juga menyiapkan pelaksanaan upacara Hari Santri yang melibatkan perwakilan dari 26 kecamatan.
Setiap kecamatan mendapatkan alokasi 100 peserta sehingga jumlah keseluruhan yang direncanakan mencapai 2.600 orang.
Koordinasi peserta dilakukan melalui pemerintah kecamatan dengan melibatkan Kantor Urusan Agama (KUA), pondok pesantren, majelis taklim, dan unsur masyarakat lainnya.
Untuk upacara, peserta laki-laki diarahkan mengenakan atasan putih, sarung, dan peci.
Pemerintah daerah juga mengajak aparatur sipil negara yang tidak mengikuti upacara agar tetap berpartisipasi melalui penggunaan sarung.
CARA CEK INFORMASI HARI SANTRI MAJALENGKA
Bagi masyarakat yang ingin mengetahui perkembangan acara, informasi dapat dipantau melalui Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka.
Langkah yang dapat dilakukan adalah:
Karena kegiatan berlangsung pada 22 Oktober, masyarakat disarankan memeriksa jadwal terakhir sebelum mendatangi lokasi.
Peringatan Hari Santri Majalengka tahun ini diharapkan menjadi momentum memperkuat kemandirian ekonomi pesantren sekaligus memperkenalkan karya santri kepada masyarakat luas.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir