KebonCinta.com-- Inter Milan menunjukkan performa meyakinkan saat menjamu Parma pada pekan keenam Liga Italia. Bermain di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, Sabtu waktu setempat, Nerazzurri sukses meraih kemenangan telak 3-0 sekaligus mengambil alih posisi teratas klasemen sementara.
Tiga gol kemenangan Inter dicetak oleh Petar Sucic, Hakan Calhanoglu, dan Marcus Thuram. Hasil tersebut membuat tim asuhan Inter mengumpulkan 16 poin dari enam pertandingan, unggul tiga poin atas AS Roma yang berada di urutan kedua dalam klasemen yang dilaporkan.
Sebaliknya, Parma harus pulang tanpa membawa poin. Kekalahan ini membuat mereka menempati posisi ke-17 dengan koleksi empat poin dari enam laga, sehingga masih berada dekat dengan zona degradasi.
Kemenangan Inter bukan hanya ditentukan oleh efektivitas penyelesaian akhir. Sejak awal pertandingan, tim tuan rumah mampu memberikan tekanan dan memanfaatkan kesalahan lawan untuk membangun keunggulan besar sebelum turun minum.
Baca Juga: Barcelona Sapu Bersih 8 Laga Awal Liga Spanyol, Atletico Madrid Tertinggal 5 Poin
Inter tidak menunggu lama untuk mengambil kendali permainan. Federico Dimarco menjadi salah satu pemain yang lebih dahulu mengancam pertahanan Parma melalui tendangan voli. Namun, kiper Parma, Edoardo Corvi, berhasil mengamankan bola.
Parma sempat memberikan perlawanan melalui El Bilal Toure. Sepakannya mengarah ke gawang Inter, tetapi bola masih melambung tipis di atas mistar.
Setelah kedua tim saling menciptakan peluang, Inter akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-13. Petar Sucic berhasil memanfaatkan kesalahan di lini pertahanan Parma untuk mencetak gol pembuka. Skor berubah menjadi 1-0 bagi tuan rumah.
Gol tersebut membuat Inter semakin percaya diri dalam mengembangkan permainan. Parma yang berusaha memperbaiki organisasi pertahanan justru kembali mendapat tekanan dari serangan-serangan tuan rumah.
Enam menit setelah gol pertama, Inter kembali mencatatkan namanya di papan skor. Hakan Calhanoglu sukses menjalankan tugas sebagai eksekutor penalti pada menit ke-19.
Tendangan pemain asal Turki tersebut tidak mampu dihentikan Corvi. Inter pun memperlebar keunggulan menjadi 2-0 ketika pertandingan belum memasuki menit ke-20.
Keunggulan dua gol tidak membuat Inter mengurangi intensitas serangan. Dimarco kembali memperoleh kesempatan untuk menambah gol, tetapi upayanya masih bisa digagalkan oleh penjaga gawang Parma.
Tekanan berkelanjutan itu akhirnya menghasilkan gol ketiga. Pada menit ke-31, Marcus Thuram berhasil menjebol gawang Parma dan membawa Inter unggul 3-0.
Skor tersebut bertahan hingga babak pertama berakhir. Dalam waktu sekitar setengah jam, Inter sudah membangun keunggulan yang cukup besar untuk mengendalikan jalannya pertandingan.
Baca Juga: Calvin Verdonk Tampil Saat Lille Rebut Puncak Klasemen Liga Prancis, Le Havre Kalah 0-1
Memasuki paruh kedua, Inter tetap bermain menyerang meskipun sudah unggul tiga gol. Tim tuan rumah masih berusaha mencari kesempatan untuk memperbesar selisih skor.
Francesco Pio Esposito mendapatkan peluang melalui tembakan ke arah gawang. Namun, Corvi kembali tampil sigap dan menggagalkan upaya tersebut.
Peluang lain datang melalui Henrikh Mkhitaryan. Gelandang asal Armenia itu mencoba mengarahkan tendangannya ke gawang Parma, tetapi bola belum menemui sasaran.
Parma berusaha bertahan agar tidak kebobolan lebih banyak, sedangkan Inter mampu menjaga penguasaan permainan hingga menit-menit akhir. Tidak ada gol tambahan yang tercipta sampai wasit meniup peluit panjang.
Hasil akhir 3-0 memastikan Inter membawa pulang tiga poin penting dalam persaingan Liga Italia musim ini.
Kemenangan atas Parma mengantarkan Inter ke puncak klasemen sementara Liga Italia dengan 16 poin dari enam pertandingan.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir