KebonCinta.com — Institut Teknologi Bandung (ITB) kembali membuka kesempatan memperoleh bantuan biaya pendidikan melalui program Beasiswa Penunjang Studi ITB Tahun 2026 yang didukung PT Paragon Corp.
Program tersebut diperuntukkan bagi mahasiswa aktif jenjang Sarjana (S1) yang mengalami kesulitan ekonomi dalam memenuhi kewajiban pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT).
Berdasarkan pengumuman resmi Direktorat Kemahasiswaan ITB pada Senin (19/10/2026), beasiswa ini memberikan bantuan UKT selama satu tahun bagi mahasiswa yang memenuhi persyaratan.
Pendaftaran dan pengunggahan dokumen dilakukan secara daring melalui portal Financial Aid ITB hingga 30 Oktober 2026.
Dengan demikian, mahasiswa yang memenuhi kriteria masih memiliki kesempatan untuk mengajukan bantuan sesuai jadwal yang diumumkan.
BANTUAN UKT SELAMA SATU TAHUN
Baca Juga: Apa Itu Wakaf Produktif? Contoh Pengelolaan dan Perbedaannya dengan Wakaf Konsumtif
Beasiswa Penunjang Studi ITB 2026 merupakan program dukungan pendidikan yang melibatkan kerja sama perguruan tinggi dengan pihak perusahaan.
PT Paragon Corp kembali memberikan bantuan bagi mahasiswa yang menghadapi kendala pembiayaan kuliah.
Bentuk manfaat yang dicantumkan dalam pengumuman adalah bantuan UKT selama satu tahun.
Namun, pengumuman tersebut tidak merinci besaran nominal rupiah yang diterima setiap mahasiswa.
Karena itu, calon pendaftar tidak boleh menganggap bahwa seluruh penerima otomatis memperoleh bantuan dalam jumlah rupiah yang sama.
Ketentuan bantuan mengikuti hasil seleksi dan kebijakan penyelenggara.
SIAPA SAJA YANG DAPAT MENDAFTAR?
Program Beasiswa Penunjang Studi ini mempunyai sasaran peserta yang spesifik.
Mahasiswa yang dapat mengajukan bantuan harus memenuhi ketentuan berikut:
1. Berstatus mahasiswa aktif program Sarjana (S1) Institut Teknologi Bandung.
2. Merupakan mahasiswa angkatan 2023, 2024, atau 2025.
3. Memiliki kendala ekonomi dalam pembiayaan pendidikan.
4. Mempunyai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2,80.
Persyaratan tersebut perlu dipenuhi sebelum mahasiswa mengajukan pendaftaran.
Mahasiswa dari luar ITB tidak termasuk dalam sasaran program yang diumumkan.
Begitu pula mahasiswa dengan angkatan yang tidak tercantum perlu memastikan kelayakan melalui pengelola beasiswa.
DOKUMEN PENDAFTARAN
Direktorat Kemahasiswaan ITB telah mencantumkan sejumlah dokumen yang harus disiapkan.
Berkas tersebut terdiri atas:
1. Formulir Beasiswa ITB sesuai format resmi.
2. Transkrip nilai yang telah ditandatangani Kepala Program Studi (Kaprodi).
3. Slip gaji orang tua terbaru atau surat keterangan penghasilan orang tua dari kelurahan.
4. Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) apabila tersedia.
5. Hasil pindai Kartu Keluarga.
6. Motivation letter atau surat motivasi.
Bagi mahasiswa yang memiliki SKTM, dokumen tersebut menjadi nilai pertimbangan karena penyelenggara memberikan prioritas bagi pendaftar yang dapat membuktikan kondisi ekonomi keluarga.
Namun, mahasiswa yang tidak mempunyai SKTM tetap dapat mengikuti ketentuan pengunggahan yang tercantum pada portal.
Penyelenggara mengarahkan mahasiswa yang tidak memiliki SKTM untuk mengunggah dokumen kosong pada bagian tersebut.
CARA MENDAFTAR BEASISWA PENUNJANG STUDI ITB
Berikut langkah pengajuan bantuan:
1. Buka website kemahasiswaan.itb.ac.id.
2. Cari pengumuman Beasiswa Penunjang Studi ITB 2026.
3. Baca persyaratan dan ketentuan program.
4. Unduh formulir resmi melalui tautan yang disediakan.
5. Siapkan transkrip akademik dan seluruh berkas pendukung.
6. Tulis motivation letter sesuai kebutuhan pendaftaran.
7. Kunjungi portal https://finaid.itb.ac.id.
8. Masuk menggunakan akun yang sesuai.
9.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir