Pendidikan
Hilmi An Naufal

Jelang TKA 2026, Mendikdasmen Ingatkan Siswa Siapkan Materi, Strategi dan Mental

Jelang TKA 2026, Mendikdasmen Ingatkan Siswa Siapkan Materi, Strategi dan Mental

14 Oktober 2026 | 14:37

KebonCinta.com — Siswa kelas XII yang akan mengikuti Tes Kemampuan Akademik atau TKA 2026 diminta tidak hanya fokus menghafal materi menjelang pelaksanaan ujian.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti mengingatkan ada tiga hal yang perlu dipersiapkan secara seimbang, yakni penguasaan materi, strategi mengerjakan soal dan kesiapan mental.

Pesan tersebut disampaikan Abdul Mu'ti saat memberikan arahan kepada murid kelas XII SMA Negeri 1 Patikraja, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

“Pertama, kuasai materi. Kedua, siapkan strategi. Ketiga, persiapkan mental. Ketiga itu adalah kuncinya,” ujar Abdul Mu'ti.

Menurutnya, siswa yang memahami materi belum tentu mendapatkan hasil maksimal apabila tidak mempunyai strategi mengerjakan soal yang tepat.

Sebaliknya, strategi yang baik juga akan sulit digunakan apabila siswa sudah merasa panik ketika melihat soal.

Karena itu, kesiapan menghadapi TKA perlu dilakukan secara menyeluruh.

Siswa disarankan terus berlatih memahami materi sekaligus membiasakan diri mengerjakan berbagai bentuk soal.

Kemampuan membaca juga menjadi perhatian.

Mendikdasmen menjelaskan soal TKA disusun dengan mengacu pada pendekatan yang menuntut kemampuan memahami bacaan dan menggunakan informasi untuk menyelesaikan persoalan.

Baca Juga: 6 Manfaat Membiasakan Anak Membaca Sejak Dini, Bantu Kembangkan Bahasa hingga Kreativitas 

Siswa karena itu tidak perlu langsung merasa takut ketika menemukan soal dengan teks yang cukup panjang.

Bacaan perlu dipahami secara bertahap sebelum menentukan jawaban.

Pengelolaan waktu juga menjadi bagian dari strategi yang harus dilatih.

Siswa dapat membiasakan diri menentukan soal yang perlu dikerjakan terlebih dahulu dan menghindari menghabiskan terlalu banyak waktu pada satu pertanyaan.

Selain kemampuan akademik, kondisi mental perlu dijaga.

Rasa cemas menjelang ujian merupakan hal yang dapat terjadi, tetapi tekanan berlebihan justru dapat mengganggu konsentrasi.

Sekolah dan keluarga memiliki peran penting untuk menciptakan suasana persiapan yang tidak membuat siswa semakin tertekan.

Abdul Mu'ti menyebut moto pelaksanaan TKA adalah jujur dan gembira.

Pesan tersebut menekankan agar peserta mengerjakan ujian berdasarkan kemampuan sendiri tanpa kehilangan rasa percaya diri.

TKA menjadi salah satu instrumen untuk memberikan gambaran mengenai kemampuan akademik murid.

Karena itu, siswa tidak perlu melihat tes tersebut sebagai sesuatu yang harus ditakuti secara berlebihan.

Persiapan yang konsisten jauh lebih penting dibandingkan belajar secara mendadak dalam waktu sangat panjang.

Tidur yang cukup, menjaga kesehatan dan mengatur waktu belajar juga dapat membantu siswa mempertahankan konsentrasi.

Dengan menggabungkan materi, strategi dan kesiapan mental, siswa diharapkan dapat menghadapi TKA dengan lebih tenang sekaligus menunjukkan kemampuan akademiknya secara optimal.

Tags:
TKA 2026 SIswa SMA Mendikdasmen Abdul Mu'ti Ujian pendidikan sekolah

Komentar Pengguna