Kesehatan
Rahman Abdullah

Kayu Manis Disebut Bisa Menurunkan Kolesterol, Ini Fakta Penelitian dan Batas Aman Konsumsinya

Kayu Manis Disebut Bisa Menurunkan Kolesterol, Ini Fakta Penelitian dan Batas Aman Konsumsinya

16 Oktober 2026 | 14:23

KebonCinta.com-- Kayu manis selama ini dikenal sebagai rempah yang mampu memberikan aroma khas pada makanan dan minuman. Namun, di balik rasanya yang hangat, bahan alami ini juga menarik perhatian peneliti karena mengandung senyawa yang berpotensi mendukung kesehatan tubuh.

Salah satu manfaat kayu manis yang banyak diperbincangkan adalah kemampuannya membantu mengendalikan kadar kolesterol. Rempah ini kerap diolah menjadi air rebusan atau dicampurkan ke dalam teh karena dianggap praktis untuk dikonsumsi sehari-hari.

Meski sejumlah penelitian menunjukkan hasil yang menjanjikan, manfaat kayu manis terhadap kolesterol ternyata belum sepenuhnya terbukti. Hasil studi yang berbeda membuat para ahli masih memerlukan penelitian lanjutan untuk memastikan seberapa besar pengaruh rempah ini terhadap kadar lemak dalam darah.

Lantas, apakah kayu manis benar-benar bisa membantu menurunkan kolesterol? Berikut penjelasan mengenai kandungan, potensi manfaat, dan hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum mengonsumsinya secara rutin.

Baca Juga: Kolesterol Tinggi Perlu Diwaspadai, Coba 5 Resep Jus Sayuran Ini di Rumah 

Benarkah Kayu Manis Bisa Membantu Menurunkan Kolesterol?

Kayu manis mengandung berbagai senyawa bioaktif yang memiliki aktivitas antioksidan dan berpotensi memengaruhi proses peradangan dalam tubuh. Kandungan tersebut menjadi salah satu alasan rempah ini diteliti untuk mengetahui pengaruhnya terhadap kesehatan metabolik, termasuk kadar kolesterol.

Sebuah tinjauan penelitian yang diterbitkan pada 2017 dan melibatkan 13 studi menemukan bahwa konsumsi kayu manis berpotensi menurunkan kolesterol total, kolesterol LDL, dan trigliserida. Temuan ini memberikan gambaran bahwa kayu manis mungkin memiliki peran pendukung dalam pengelolaan profil lemak darah.

Namun, hasil penelitian mengenai manfaat tersebut tidak selalu sama. Beberapa penelitian lain tidak menemukan perubahan yang signifikan pada kadar LDL setelah peserta mengonsumsi suplemen kayu manis dibandingkan kelompok pembanding.

Perbedaan hasil ini menunjukkan bahwa manfaat kayu manis tidak bisa dianggap pasti. Jenis kayu manis, dosis yang digunakan, durasi konsumsi, kondisi kesehatan peserta, dan metode penelitian dapat memengaruhi hasil yang diperoleh.

Karena itu, kayu manis sebaiknya tidak diposisikan sebagai pengganti obat kolesterol. Bagi orang yang memiliki kadar kolesterol tinggi, pemeriksaan kesehatan dan penanganan sesuai anjuran tenaga medis tetap menjadi langkah utama.

Kandungan Kayu Manis yang Menarik untuk Diketahui

Selain digunakan sebagai bumbu dapur, kayu manis mengandung sejumlah nutrisi dan senyawa alami yang dapat melengkapi pola makan.

Dalam satu sendok teh bubuk kayu manis, sekitar 2,6 gram, terdapat kurang lebih 6 kalori dan 2,1 gram karbohidrat. Rempah ini juga menyediakan sejumlah kecil mineral, seperti kalsium, magnesium, fosfor, kalium, dan zinc.

Kayu manis turut mengandung berbagai senyawa polifenol yang memiliki aktivitas antioksidan. Senyawa tersebut berpotensi membantu melindungi sel dari stres oksidatif, yaitu kondisi ketika jumlah radikal bebas melebihi kemampuan tubuh untuk menetralkannya.

Meski demikian, kandungan nutrisi kayu manis dikonsumsi dalam jumlah relatif kecil karena rempah ini biasanya hanya digunakan sebagai tambahan makanan atau minuman. Oleh sebab itu, kayu manis tidak dapat diandalkan sebagai sumber utama vitamin dan mineral harian.

Baca Juga: Bolehkah Minum Air Kelapa Setiap Hari? Ini 5 Manfaat dan Hal yang Perlu Diwaspadai 

Potensi Manfaat Kayu Manis bagi Kesehatan

1. Membantu Mendukung Pengelolaan Kolesterol

Kolesterol LDL sering disebut kolesterol jahat karena kadar yang terlalu tinggi dapat berkontribusi terhadap penumpukan plak di dinding pembuluh darah. Sementara itu, trigliserida merupakan jenis lemak dalam darah yang juga perlu dijaga agar tetap dalam rentang yang sehat.

Sejumlah penelitian awal menunjukkan bahwa kayu manis mungkin memengaruhi kadar kedua jenis lemak tersebut. Namun, bukti yang tersedia masih belum konsisten sehingga manfaatnya perlu dipahami sebagai potensi, bukan kepastian.

Cara yang lebih terbukti untuk membantu mengendalikan kolesterol adalah memperbanyak makanan berserat, membatasi lemak jenuh, rutin beraktivitas fisik, dan mengikuti pengobatan apabila diresepkan dokter.

2. Mengandung Antioksidan

Senyawa antioksidan dalam kayu manis menjadi salah satu aspek yang menarik perhatian peneliti. Senyawa ini membantu melawan stres oksidatif yang dapat berkontribusi terhadap kerusakan sel.

Walaupun aktivitas antioksidan kayu manis telah diteliti, manfaat klinisnya pada manusia masih perlu dikaji lebih lanjut. Mengonsumsi kayu manis tidak berarti seseorang otomatis terlindungi dari penyakit kronis.

Untuk memperoleh manfaat antioksidan secara lebih menyeluruh, konsumsilah berbagai sumber pangan, seperti sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, dan biji-bijian.

3.

LANJUT MEMBACA
Jelajahi Artikel
1 / 2
LANJUTKAN MEMBACA Selanjutnya
Tags:
Manfaat kayu manis untuk kolesterol kayu manis tips kesehatan

Komentar Pengguna