KebonCinta.com — Kabar baik bagi para guru dan tenaga pendidik di lingkungan pondok pesantren. Kementerian Agama (Kemenag) membuka kesempatan mengikuti pelatihan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) secara gratis yang pendaftarannya berlangsung hingga 2 November 2026.
Program ini diselenggarakan Direktorat Jenderal Pesantren Kemenag bekerja sama dengan organisasi literasi digital ICT Watch.
Pelatihan bertajuk "HerTech: Guru Cakap dan Berdaya Artificial Intelligence (AI)" tersebut dijadwalkan berlangsung secara daring pada 4–5 November 2026.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan pendidik pesantren dalam menggunakan teknologi AI untuk mendukung pembelajaran, termasuk penyusunan bahan ajar dan pengembangan metode mengajar.
Direktur Pemberdayaan Pesantren Ditjen Pesantren Kemenag, Yusi Damayanti, dalam keterangannya pada Jumat, 16 Oktober 2026, menekankan pentingnya kemampuan digital bagi para pendidik agar mampu mengikuti perkembangan teknologi.
Ia juga mengingatkan bahwa penggunaan AI perlu tetap memperhatikan etika dan tanggung jawab dalam proses pendidikan.
APA SAJA MATERI PELATIHANNYA?
Berdasarkan informasi penyelenggara, pelatihan mencakup sejumlah materi, antara lain:
Pelatihan berlangsung secara daring dengan total kegiatan setara 32 jam pelajaran.
Peserta akan mengikuti sesi webinar, mempelajari modul, menyelesaikan kuis, dan berdiskusi melalui kelompok yang disiapkan penyelenggara.
SYARAT MENGIKUTI PELATIHAN AI GRATIS
Calon peserta perlu memenuhi sejumlah ketentuan yang tercantum pada formulir resmi ICT Watch.
Persyaratan tersebut meliputi:
Peserta yang menyelesaikan seluruh sesi dan tugas sesuai ketentuan berkesempatan memperoleh sertifikat digital.
CARA DAFTAR PELATIHAN AI KEMENAG
Pendaftaran dilakukan melalui formulir resmi yang disediakan ICT Watch dan ditautkan oleh Kementerian Agama.
Berikut langkah-langkahnya:
Calon peserta sebaiknya mengisi data dengan benar agar tidak mengalami kendala ketika menerima informasi pelaksanaan.
JADWAL PELATIHAN AI GRATIS
Berikut jadwal yang perlu diperhatikan:
Program ini diharapkan membantu para pendidik pesantren memanfaatkan teknologi AI secara lebih produktif tanpa meninggalkan nilai-nilai pendidikan dan akhlak.
Kemenag juga mendorong kantor wilayah dan kantor kementerian agama kabupaten/kota untuk menyebarluaskan informasi tersebut kepada pondok pesantren di daerah masing-masing.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir