Kemenag dan British Council Luncurkan STEPS-CoP 2026, Program Baru untuk Tingkatkan Kompetensi 6.000 Guru MI

Kemenag dan British Council Luncurkan STEPS-CoP 2026, Program Baru untuk Tingkatkan Kompetensi 6.000 Guru MI

19 Oktober 2026 | 14:12

KebonCinta.com - Persiapan pembelajaran Bahasa Inggris di jenjang pendidikan dasar mulai mendapat perhatian serius.

Kementerian Agama (Kemenag) bersama British Council meluncurkan program pengembangan kompetensi untuk membantu guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris sekaligus keterampilan mengajarnya.

Program tersebut dikenal dengan nama STEPS-CoP, yang merupakan singkatan dari Strengthening Teacher English Proficiency and Pedagogy through Communities of Practice.

Melalui program ini, sebanyak 6.000 guru MI menjadi sasaran peningkatan kompetensi sebagai bagian dari persiapan menghadapi kebijakan Bahasa Inggris wajib pada tahun ajaran 2027/2028.

Baca Juga: Bahasa Inggris Bakal Wajib di MI Mulai 2027, Begini Persiapan Kemenag Menghadapi Perubahan Kurikulum 

Apa Itu Program STEPS-CoP 2026?

STEPS-CoP merupakan program pengembangan profesional guru yang menggabungkan peningkatan kemampuan bahasa dengan penguatan keterampilan pedagogis.

Artinya, peserta tidak hanya diarahkan untuk memahami kosakata, tata bahasa, atau keterampilan komunikasi dalam Bahasa Inggris.

Guru juga didorong mengembangkan cara menyampaikan materi yang sesuai dengan karakteristik murid usia sekolah dasar.

Pendekatan tersebut penting karena pembelajaran Bahasa Inggris untuk anak membutuhkan strategi yang berbeda dibandingkan pembelajaran bagi orang dewasa.

Kegiatan belajar dapat dikembangkan melalui permainan, percakapan sederhana, aktivitas kelompok, dan penggunaan media pembelajaran yang menarik.

Baca Juga: Hasil Bantuan Studi S2 dan S3 Kemenag Dijadwalkan 21 Oktober 2026, Ini Cara Cek dan Besaran Bantuan 

Menjangkau 6.000 Guru MI di Indonesia

Program STEPS-CoP melibatkan 6.000 guru MI dengan dukungan 68 fasilitator yang menjangkau 34 kabupaten/kota. Keterlibatan fasilitator diharapkan membantu pelaksanaan kegiatan pengembangan kompetensi melalui komunitas belajar guru.

Pendekatan berbasis komunitas memungkinkan peserta bertukar pengalaman, mendiskusikan tantangan pembelajaran, dan mengembangkan strategi mengajar bersama.

Dengan demikian, peningkatan kemampuan guru tidak hanya bergantung pada penyampaian materi pelatihan.

Persiapan Menuju Bahasa Inggris Wajib

Kebijakan Bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib pada jenjang sekolah dasar mulai tahun ajaran 2027/2028 menjadi salah satu latar belakang penguatan kompetensi guru.

Bagi madrasah, kesiapan tenaga pendidik menjadi bagian penting agar perubahan kebijakan dapat diterapkan secara efektif.

Baca Juga: Kemenag Gandeng PBNU untuk Hari Santri 2026, Semangat Resolusi Jihad Kembali Disuarakan 

Melalui kerja sama dengan British Council, Kemenag berupaya memperkuat kapasitas guru MI sebelum kebijakan tersebut diterapkan.

Program ini diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun pembelajaran Bahasa Inggris yang lebih berkualitas, menyenangkan, dan sesuai kebutuhan murid madrasah.

Tags:
kemenag STEPS-CoP 2026 Guru MI bahasa inggris

Komentar Pengguna