Pendidikan
Hilmi An Naufal

Kemendikdasmen Targetkan 75.974 PAUD Terima Papan Interaktif Digital, Guru Mulai Dilatih Gunakan Teknologi

Kemendikdasmen Targetkan 75.974 PAUD Terima Papan Interaktif Digital, Guru Mulai Dilatih Gunakan Teknologi

10 Oktober 2026 | 14:12

KebonCinta.com — Digitalisasi pendidikan mulai diperluas hingga jenjang Pendidikan Anak Usia Dini atau PAUD.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menargetkan penyaluran lanjutan Papan Interaktif Digital kepada 75.974 satuan PAUD yang telah melalui proses verifikasi dan validasi pada 2026.

Namun pemerintah menegaskan penggunaan teknologi di PAUD tidak boleh sekadar menghadirkan layar digital ke dalam ruang kelas.

Guru harus mampu memanfaatkan perangkat tersebut untuk menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, interaktif dan sesuai perkembangan anak.

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Atip Latipulhayat mengatakan teknologi hanyalah sarana.

“Teknologi itu betul-betul bukan tujuan,” ujar Atip.

Ia menjelaskan tujuan utamanya tetap menghadirkan pendidikan bermutu.

Karena itu, interaksi guru, murid dan teknologi perlu berjalan secara seimbang.

Kemendikdasmen mulai menggelar Bimbingan Teknis Digitalisasi Pembelajaran PAUD Angkatan I di Mataram, Nusa Tenggara Barat.

Kegiatan berlangsung pada 7 hingga 9 Oktober 2026.

Sebanyak 181 satuan PAUD mengikuti pelatihan tersebut.

Baca Juga: Lemak Perut dan Kesehatan Otak, Apa Hubungannya dengan Risiko Alzheimer? 

Peserta mewakili 39 kabupaten dan kota dari Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur serta Bali.

Guru mendapatkan pelatihan agar dapat menggunakan Papan Interaktif Digital atau Interactive Flat Panel secara tepat.

Perangkat tersebut dapat digunakan untuk menampilkan materi visual, permainan pendidikan, video maupun kegiatan interaktif.

Namun penggunaannya tetap perlu disesuaikan dengan usia anak.

PAUD merupakan tahap pendidikan ketika rasa ingin tahu anak berkembang sangat tinggi.

Pembelajaran karena itu tidak cukup hanya meminta anak duduk dan melihat layar.

Guru perlu mengajak anak bergerak, berbicara, bertanya dan berinteraksi dengan lingkungan sekitar.

Direktur PAUD Kemendikdasmen Kurniawan mengatakan pelatihan tidak hanya mengenalkan fungsi perangkat.

“Yang kita bangun bukan hanya PAUD yang memiliki perangkat digital,” ujarnya.

Ia menjelaskan kemampuan guru menggunakan teknologi dalam proses pembelajaran menjadi bagian yang sama pentingnya dengan pengadaan perangkat.

Program digitalisasi PAUD tahun 2026 dibangun melalui tiga pilar utama.

Pilar pertama adalah penyediaan Papan Interaktif Digital.

Pilar kedua berupa penyediaan bahan ajar digital interaktif.

Sementara pilar ketiga adalah peningkatan kapasitas pendidik melalui bimbingan teknis.

Ketiga bagian tersebut diharapkan berjalan bersama.

Pengadaan perangkat tanpa pelatihan berisiko membuat teknologi hanya menjadi fasilitas yang jarang digunakan.

Sebaliknya, guru yang memahami perangkat dapat mengembangkan berbagai metode pembelajaran.

Misalnya menggunakan gambar bergerak untuk mengenalkan hewan, permainan interaktif untuk belajar angka maupun materi audio visual untuk melatih bahasa.

Atip juga menegaskan teknologi harus mendorong kolaborasi, kreativitas dan inovasi.

Interaksi manusia tetap menjadi bagian terpenting dalam pendidikan anak usia dini.

Anak membutuhkan komunikasi, perhatian dan contoh langsung dari pendidik.

Karena itu, penggunaan layar tidak dimaksudkan menggantikan guru.

Teknologi ditempatkan sebagai alat yang membantu guru memperkaya pengalaman belajar.

Kemendikdasmen berharap peserta pelatihan angkatan pertama tidak berhenti menerapkan pengetahuan di sekolah masing-masing.

Mereka juga diharapkan menjadi penggerak yang membagikan praktik baik kepada pendidik PAUD lainnya di daerah.

Dengan penyaluran perangkat ke puluhan ribu satuan pendidikan, tantangan berikutnya adalah memastikan teknologi benar-benar digunakan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

Keberhasilan digitalisasi PAUD pada akhirnya bukan diukur dari banyaknya layar yang terpasang.

Ukuran terpenting adalah bagaimana perangkat tersebut membantu anak belajar secara lebih menyenangkan, aktif dan bermakna.

Tags:
PAUD kemendikdasmen Papan Interaktif Digital Guru PAUD Pendidikan Digital Anak Usia Dini

Komentar Pengguna