KebonCinta.com — Mahasiswa pendidikan dokter dan dokter gigi masih memiliki kesempatan mendaftar Bantuan Pendanaan Pendidikan dari Kementerian Kesehatan.
Pendaftaran dan pengunggahan dokumen dibuka hingga 9 Oktober 2026 melalui Sistem Informasi Beasiswa Kementerian Kesehatan atau SIBK.
Program tersebut ditujukan bagi mahasiswa baru semester ganjil tahun akademik 2026/2027 maupun mahasiswa yang sedang menjalani pendidikan dengan ketentuan masa studi tertentu.
Bantuan yang diberikan cukup lengkap.
Komponen pembiayaan dapat mencakup uang kuliah tunggal atau SPP setiap semester serta biaya pengembangan institusi sesuai ketentuan perguruan tinggi.
Peserta terpilih juga memperoleh dukungan biaya hidup, operasional, pembelian buku dan referensi.
Baca Juga: 6 Manfaat Teh Cengkeh yang Menarik Diketahui, Kaya Antioksidan hingga Bantu Relaksasi
Pada tahap penyelesaian pendidikan, tersedia pula bantuan biaya penelitian atau skripsi sesuai ketentuan program.
Namun mahasiswa tidak bisa langsung dinyatakan menerima bantuan hanya dengan melakukan pendaftaran.
Calon penerima harus menjalani proses verifikasi administrasi yang melibatkan dinas kesehatan, panitia seleksi pusat dan institusi pendidikan.
Beberapa persyaratan penting antara lain berstatus mahasiswa aktif program pendidikan dokter atau dokter gigi dan tidak sedang menerima bantuan pendidikan lain yang berpotensi menimbulkan pendanaan ganda.
Peserta juga wajib memiliki BPJS Kesehatan aktif, sehat dan bebas narkoba.
Surat kesediaan pendayagunaan dari kepala dinas kesehatan kabupaten atau kota juga menjadi bagian dari dokumen yang diperlukan.
Program ini bukan hanya memberikan dukungan biaya pendidikan.
Kemenkes juga mengaitkannya dengan kebutuhan pemerataan tenaga medis di berbagai daerah.
Mahasiswa yang memperoleh bantuan diharapkan menyelesaikan pendidikan sesuai masa studi dan mengikuti ketentuan pendayagunaan setelah lulus.
Setelah pendaftaran berakhir pada 9 Oktober, proses verifikasi dokumen berlanjut hingga pertengahan Oktober.
Pengumuman hasil administrasi dijadwalkan pada 21 Oktober.
Peserta yang lolos administrasi kemudian mengikuti wawancara pada 26 sampai 30 Oktober 2026.
Pengumuman akhir penerima bantuan dijadwalkan pada 5 November.
Mahasiswa yang memenuhi persyaratan sebaiknya tidak menunggu hari terakhir untuk mengunggah dokumen.
Pendaftaran resmi dilakukan melalui portal SIBK Kementerian Kesehatan agar peserta terhindar dari informasi maupun pihak tidak resmi yang mengatasnamakan program beasiswa pemerintah.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir