Beasiswa
Al Fina

Kuliah Bisa Dibiayai Penuh! Kemenkes Buka Beasiswa Nakes 2026, Ini 9 Program Studi yang Bisa Daftar

Kuliah Bisa Dibiayai Penuh! Kemenkes Buka Beasiswa Nakes 2026, Ini 9 Program Studi yang Bisa Daftar

23 Oktober 2026 | 09:51

KebonCinta.com - Kabar baik bagi mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan di bidang kesehatan. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membuka pendaftaran Beasiswa Afirmasi Tenaga Kesehatan Prioritas Nasional 2026 hingga 30 Oktober 2026.

Program ini menawarkan bantuan biaya pendidikan penuh bagi calon tenaga kesehatan yang dipersiapkan untuk mendukung pelayanan kesehatan pemerintah. Selain biaya kuliah, penerima beasiswa berpeluang memperoleh bantuan biaya hidup, operasional pendidikan, hingga penelitian atau penyusunan skripsi sesuai ketentuan program.

Beasiswa ini menyasar mahasiswa dari sejumlah program studi prioritas yang berkaitan dengan pelayanan diagnostik, kefarmasian, serta kesehatan gigi dan mulut. Melalui program tersebut, Kemenkes berupaya mendukung pemenuhan kebutuhan tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan pemerintah.

Meski menawarkan pembiayaan pendidikan, calon pendaftar perlu memahami bahwa program ini disertai kewajiban menyelesaikan studi dan menjalani pengabdian setelah lulus.

Baca Juga: Mulai 2027 Status Guru Berubah? Ini Nasib PPPK Paruh Waktu dan Guru Non-ASN Setelah 31 Desember 2026 

Apa Saja yang Ditanggung Beasiswa Afirmasi Nakes Kemenkes 2026?

Mengacu pada petunjuk teknis program, Beasiswa Afirmasi Tenaga Kesehatan Prioritas Nasional mencakup beberapa komponen pembiayaan pendidikan.

Berikut rincian bantuan yang dapat diterima peserta sesuai ketentuan yang berlaku.

1. Biaya operasional pendidikan, SPI, atau IPI

Beasiswa mencakup Biaya Operasional Pendidikan (BOP), Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI), atau Iuran Pengembangan Institusi (IPI). Pembayaran komponen ini dilakukan satu kali kepada perguruan tinggi bagi mahasiswa sejak semester pertama.

2. Uang kuliah tunggal atau SPP

Penerima beasiswa juga memperoleh bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) atau Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) setiap semester. Pembayaran dilakukan kepada perguruan tinggi sesuai ketentuan institusi masing-masing.

3. Biaya hidup dan kebutuhan penunjang pendidikan

Bantuan lainnya mencakup biaya hidup dan operasional, uang buku, serta referensi untuk menunjang kegiatan belajar. Dana tersebut dibayarkan langsung kepada penerima beasiswa sesuai ketentuan program.

4. Biaya penelitian dan tugas akhir

Penerima beasiswa juga dapat memperoleh biaya penunjang penelitian, tugas akhir, atau skripsi. Bantuan ini diberikan satu kali selama masa pendidikan dan dibayarkan langsung kepada mahasiswa.

Dengan cakupan tersebut, program ini dapat membantu meringankan beban biaya pendidikan mahasiswa yang memenuhi persyaratan. Namun, calon peserta tetap perlu memeriksa petunjuk teknis untuk mengetahui ketentuan setiap komponen pembiayaan.

Daftar 9 Program Studi yang Bisa Mendaftar

Beasiswa Afirmasi Nakes Prioritas Nasional 2026 ditujukan bagi mahasiswa dari sembilan program studi yang dikelompokkan berdasarkan kebutuhan tenaga kesehatan.

Berikut daftar program studi yang dapat menjadi sasaran beasiswa.

Jenis tenaga kesehatanProgram studi
RadiograferD3 Radiologi
RadiograferD4 Teknologi Radiologi Pencitraan
Pranata laboratorium kesehatanD3 Teknologi Laboratorium Medis
Pranata laboratorium kesehatanD4 Teknologi Laboratorium Medis
Terapis gigi dan mulutD3 Kesehatan Gigi
Terapis gigi dan mulutD4 Terapi Gigi dan Mulut
Tenaga kefarmasianD3 Farmasi
Tenaga kefarmasian atau apotekerS1 Farmasi yang dilanjutkan dengan pendidikan profesi apoteker
Fisikawan medikS1 Fisika dengan peminatan fisika medis yang dilanjutkan dengan pendidikan profesi fisikawan medik

Khusus mahasiswa S1 Farmasi dan S1 Fisika dengan peminatan fisika medis, pendidikan harus dilanjutkan ke jenjang profesi sesuai ketentuan program. Masa pendidikan yang disebutkan dalam referensi adalah delapan semester untuk jenjang sarjana dan dua semester untuk pendidikan profesi.

Kemenkes juga menetapkan bahwa program studi dengan skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), Pendidikan Jarak Jauh (PJJ), serta kelas internasional tidak termasuk sasaran beasiswa ini.

Karena itu, mahasiswa perlu memastikan kesesuaian program studi dan jalur pendidikan sebelum mengajukan pendaftaran.

Syarat Umum Penerima Beasiswa Kemenkes 2026

Selain berasal dari program studi prioritas, calon penerima beasiswa harus memenuhi persyaratan administrasi dan ketentuan selama pendidikan.

Berikut sejumlah persyaratan yang perlu diperhatikan:

  • Warga Negara Indonesia (WNI).
  • Memiliki ijazah atau latar belakang pendidikan SMA/MA/SMK atau sederajat.
  • Tidak berstatus sebagai ASN, anggota TNI/Polri, maupun pegawai tetap, kontrak, atau honorer pada fasilitas pelayanan kesehatan, instansi pemerintah, atau swasta.
  • Merupakan mahasiswa baru kelas reguler semester gasal tahun akademik 2026/2027 pada program studi prioritas, atau mahasiswa aktif yang masih memiliki sisa masa studi sekurang-kurangnya dua semester sesuai ketentuan kurikulum.
  • Bukan mahasiswa kelas internasional, alih jenjang, RPL, atau PJJ.
  • Sehat jasmani dan bebas narkoba yang dibuktikan melalui pemeriksaan laboratorium resmi.
  • Memiliki kepesertaan BPJS Kesehatan yang dapat ditunjukkan melalui aplikasi Mobile JKN saat proses seleksi.
  • Tidak sedang menerima atau akan menerima bantuan pendidikan lain yang berpotensi menyebabkan pendanaan ganda.
  • Memiliki izin tertulis dari orang tua, wali, suami, atau istri untuk menjalani pendidikan dan pengabdian.
  • Bersedia menyelesaikan pendidikan tepat waktu serta menjalani pengabdian setelah lulus sesuai penetapan Kemenkes.

Calon penerima juga harus mematuhi sejumlah ketentuan selama menerima beasiswa. Peserta tidak diperbolehkan berpindah program studi atau institusi pendidikan, bekerja atau terikat hubungan kerja dengan instansi maupun lembaga mana pun, serta mengundurkan diri setelah surat keputusan penetapan penerima beasiswa diterbitkan.

Khusus mahasiswa S1 Farmasi dan S1 Fisika peminatan fisika medis, peserta wajib langsung melanjutkan dan menyelesaikan pendidikan profesi di institusi yang sama. Setelah lulus, peserta juga diwajibkan mengikuti uji kompetensi dan mengurus Surat Tanda Registrasi (STR).

Penerima Beasiswa Wajib Mengabdi Setelah Lulus

Hal penting yang tidak boleh dilewatkan calon pendaftar adalah kewajiban pengabdian setelah menyelesaikan pendidikan.

Penerima Beasiswa Afirmasi Nakes Prioritas Nasional nantinya harus menjalankan masa pengabdian di fasilitas pelayanan kesehatan pemerintah, seperti puskesmas atau rumah sakit, sesuai penetapan prioritas nasional Kemenkes.

Lama pengabdian dibedakan berdasarkan wilayah penempatan. Untuk penugasan di Daerah Tertinggal, Perbatasan, Kepulauan (DTPK) dan Daerah Bermasalah Kesehatan (DBK), masa pengabdian sekurang-kurangnya tiga tahun.

Sementara itu, bagi penerima yang ditempatkan di wilayah selain DTPK atau DBK, masa pengabdian minimal empat tahun.

Ketentuan ini perlu dipertimbangkan sejak awal karena beasiswa tidak hanya memberikan dukungan finansial selama pendidikan, tetapi juga menuntut komitmen untuk membantu memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan di wilayah prioritas.

Jadwal Pendaftaran Beasiswa Afirmasi Nakes 2026

Pendaftaran Beasiswa Afirmasi Tenaga Kesehatan Prioritas Nasional dibuka hingga 30 Oktober 2026. Setelah pendaftaran ditutup, proses seleksi berlanjut melalui beberapa tahap.

Berikut jadwal seleksi berdasarkan informasi yang tersedia.

Tahapan seleksiJadwal
PendaftaranHingga 30 Oktober 2026
Verifikasi dan validasi berkas oleh dinas kesehatan provinsi26 Oktober–3 November 2026
Validasi berkas oleh panitia seleksi pusat Kemenkes2–4 November 2026
Verifikasi dokumen oleh institusi pendidikan4–6 November 2026
Pengumuman hasil seleksi administrasi9 November 2026
Tes wawancara10–13 November 2026
Pengumuman hasil akhir17 November 2026

Calon peserta dapat memperoleh informasi lebih lanjut dan memeriksa mekanisme pendaftaran melalui laman resmi Sistem Informasi Beasiswa Kementerian Kesehatan di https://sibk.kemkes.go.id/.

Mengingat batas pendaftaran semakin dekat, mahasiswa yang berminat sebaiknya segera memeriksa persyaratan, menyiapkan dokumen, dan memastikan program studinya termasuk dalam sasaran beasiswa.

Beasiswa ini dapat menjadi peluang bagi calon tenaga kesehatan untuk menempuh pendidikan dengan dukungan pembiayaan sekaligus mempersiapkan diri berkontribusi dalam pelayanan kesehatan masyarakat.

Tags:
beasiswa afirmasi Nakes Kemenkes

Komentar Pengguna