KebonCinta.com — Kesempatan mahasiswa Bengkulu mendapatkan bantuan Kartu Indonesia Pintar atau KIP Kuliah berpeluang semakin luas pada tahun 2027.
Ketua DPD RI Sultan B Najamuddin mengusulkan agar kuota KIP Kuliah untuk mahasiswa asal Bengkulu tahun depan ditambah hingga dua kali lipat dibandingkan alokasi tahun ini.
“Untuk 2027 saya minta kalau bisa dua kali lipat,” ujar Sultan.
Ia menjelaskan usulan tersebut akan terus diperjuangkan melalui komunikasi dengan kementerian terkait.
Penambahan dinilai dibutuhkan karena jumlah mahasiswa yang membutuhkan bantuan pendidikan masih cukup besar.
Pada 2026, jumlah penerima KIP Kuliah di Bengkulu diperkirakan sudah mencapai lebih dari 5.000 mahasiswa yang tersebar di berbagai perguruan tinggi.
Meski mencapai ribuan penerima, angka tersebut dinilai belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan mahasiswa dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi.
Dalam penyaluran terbaru, sekitar 500 mahasiswa kembali mendapatkan KIP Kuliah melalui program aspirasi.
Mahasiswa penerima berasal dari sejumlah perguruan tinggi di Bengkulu.
Di antaranya Universitas Muhammadiyah Bengkulu, Universitas Terbuka Bengkulu, Universitas Dehasen dan Universitas Bengkulu.
Khusus Universitas Terbuka Bengkulu, sebanyak 80 mahasiswa baru mendapatkan kuota KIP Kuliah.
Baca Juga: Jarang Bergerak Bikin Tubuh Lesu, Ini 5 Manfaat Olahraga untuk Fisik dan Mental
Penerima diprioritaskan kepada mahasiswa dari keluarga yang membutuhkan dukungan biaya pendidikan.
Rektor UT Bengkulu Anton Robiansyah mengatakan bantuan tersebut diberikan sejak mahasiswa masuk pada semester pertama.
Pembiayaan dapat berlanjut hingga semester terakhir selama mahasiswa tetap memenuhi persyaratan dan prosedur program.
KIP Kuliah membantu mahasiswa melalui pembiayaan pendidikan serta dukungan biaya hidup sesuai ketentuan program pemerintah.
Bantuan tersebut diharapkan membuat persoalan ekonomi tidak menjadi alasan mahasiswa menghentikan pendidikan di tengah jalan.
Namun perlu diperhatikan, rencana menggandakan kuota pada 2027 saat ini masih berupa usulan.
Artinya, jumlah penerima tahun depan belum dapat dianggap sebagai kuota resmi sebelum terdapat keputusan dari pemerintah dan kementerian terkait.
Mahasiswa karena itu tetap perlu mengikuti informasi melalui kanal resmi KIP Kuliah.
Calon mahasiswa juga sebaiknya tidak mempercayai pihak yang menjanjikan kelulusan sebagai penerima dengan meminta sejumlah uang.
KIP Kuliah diberikan berdasarkan persyaratan dan proses verifikasi yang telah ditentukan.
Jika usulan penambahan kuota disetujui, semakin banyak mahasiswa Bengkulu berpotensi mendapatkan kesempatan melanjutkan kuliah tanpa terbebani biaya pendidikan yang terlalu besar.
Program tersebut juga diharapkan membantu keluarga sekaligus memperluas akses generasi muda menuju pendidikan tinggi.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir