Masih Lajang dan Merasa Aman? Jangan Salah, Segini Dana Darurat yang Sebaiknya Kamu Miliki!

Masih Lajang dan Merasa Aman? Jangan Salah, Segini Dana Darurat yang Sebaiknya Kamu Miliki!

26 Oktober 2026 | 18:36

KebonCinta.com - Belum memiliki pasangan atau tanggungan keluarga bukan berarti seseorang tidak membutuhkan dana darurat.

Pekerja lajang tetap menghadapi risiko kehilangan penghasilan, pengeluaran kesehatan mendadak, maupun kebutuhan penting lainnya.

Tanpa dana cadangan, kejadian tersebut dapat mengganggu kondisi keuangan dan meningkatkan risiko berutang.

Karena itu, menyiapkan dana darurat sejak masih lajang merupakan langkah penting dalam pengelolaan keuangan pribadi.

Baca Juga: Merasa Sudah Irit tapi Uang Selalu Menghilang? Waspadai 6 Kesalahan Mengelola Keuangan Ini! 

Berapa Dana Darurat Ideal untuk Lajang?

Salah satu panduan yang umum digunakan adalah menyiapkan dana darurat sebesar tiga hingga enam bulan pengeluaran pokok.

Sebagian panduan keuangan menggunakan target enam bulan pengeluaran sebagai acuan bagi individu lajang.

Namun, jumlah tersebut bukan aturan mutlak.

Kebutuhan setiap orang berbeda berdasarkan kestabilan pekerjaan, jumlah tanggungan, dan risiko pengeluaran.

Contoh Menghitung Dana Darurat

Misalnya, seseorang memiliki pengeluaran pokok sebesar Rp3 juta per bulan.

Jika menggunakan target enam bulan pengeluaran, perhitungannya adalah:

Rp3.000.000 × 6 = Rp18.000.000.

Artinya, dana darurat yang ditargetkan sebesar Rp18 juta.

Namun, seseorang tidak harus mengumpulkan seluruh jumlah tersebut sekaligus.

Target dapat dibangun secara bertahap sesuai kemampuan.

Baca Juga: 4 Tips Menyiapkan Dana Darurat agar Keuangan Lebih Aman saat Situasi Tak Terduga 

Bagaimana Jika Gaji Masih Terbatas?

Bagi pekerja dengan penghasilan terbatas, langkah pertama adalah mengumpulkan dana cadangan kecil terlebih dahulu.

Misalnya, menargetkan satu bulan pengeluaran pokok sebelum meningkatkan jumlahnya secara bertahap.

Menabung secara konsisten dapat membantu membentuk kebiasaan keuangan yang lebih baik.

Perhatikan Stabilitas Penghasilan

Pekerja dengan penghasilan tidak tetap atau risiko kehilangan pekerjaan lebih tinggi mungkin membutuhkan cadangan lebih besar.

Sebaliknya, individu dengan penghasilan stabil dan dukungan keuangan yang kuat dapat menyesuaikan target berdasarkan kondisi pribadinya.

Baca Juga: Dana Darurat Keluarga Tetap Aman, Liburan Tak Perlu Batal! Ini 5 Strategi Mengatur Keuangan 

Hal terpenting bukan hanya besarnya dana yang dikumpulkan, melainkan kemampuannya membantu memenuhi kebutuhan pokok ketika terjadi keadaan darurat.

Tags:
Dana Darurat Keuangan Penghasilan

Komentar Pengguna