Pembahasan sastra juga dapat mencakup puisi, termasuk makna simbol, citraan, suasana, dan dampak penggunaan bahasa terhadap pembaca.
Penguasaan bahasa menjadi bekal untuk memahami bacaan yang memiliki tingkat kompleksitas tinggi. Siswa perlu memperhatikan pilihan kata, susunan kalimat, serta keterkaitan gagasan dalam teks.
Pokok materi yang perlu dipelajari antara lain:
Kohesi berkaitan dengan unsur kebahasaan yang menghubungkan bagian-bagian teks, sedangkan koherensi berkaitan dengan kepaduan makna dan alur pemikiran.
Sebagai contoh, kata namun biasanya menunjukkan pertentangan, sedangkan oleh karena itu menandai hubungan akibat atau simpulan. Memahami fungsi penghubung tersebut membantu siswa membaca hubungan logis antaride.
Agar persiapan tidak hanya berfokus pada hafalan, siswa dapat menerapkan strategi belajar berikut.
Pertama, biasakan membaca teks panjang. Pilih artikel ilmiah populer, laporan, esai, cerpen, dan puisi. Latihan ini membantu meningkatkan ketahanan membaca serta kemampuan memahami gagasan kompleks.
Kedua, buat catatan inti bacaan. Setelah membaca, tuliskan gagasan utama, informasi pendukung, tujuan penulis, dan simpulan dalam beberapa kalimat.
Ketiga, latih kemampuan menyimpulkan. Bedakan informasi yang dinyatakan langsung dengan informasi yang harus disimpulkan berdasarkan petunjuk dalam teks.
Keempat, bandingkan beberapa sumber. Cari persamaan, perbedaan, bukti, dan sudut pandang dari dua bacaan dengan topik yang sama.
Kelima, evaluasi jawaban setelah berlatih. Jangan hanya mengingat kunci jawaban. Pelajari alasan pilihan yang benar dan bukti yang membuat pilihan lain kurang tepat.
Keenam, gunakan sumber resmi. Periksa kerangka asesmen dan contoh soal yang tersedia pada situs Pusat Asesmen Pendidikan Kemendikdasmen agar latihan sesuai dengan kompetensi yang diujikan.
Berikut beberapa soal latihan orisinal untuk membantu siswa memahami pola penalaran yang diperlukan. Soal-soal ini merupakan bahan latihan, bukan soal resmi atau bocoran TKA.
Baca Juga: Latihan UTS PKN Kelas 10, Ini 7 Contoh Soal Pilihan Ganda Beserta Jawabannya
Bacalah paragraf berikut.
Perpustakaan digital semakin banyak digunakan oleh pelajar karena menyediakan akses terhadap beragam sumber bacaan. Melalui perangkat yang terhubung ke internet, siswa dapat membaca buku dan artikel tanpa harus datang ke perpustakaan fisik. Meskipun demikian, kemudahan tersebut tidak serta-merta menjamin meningkatnya kualitas literasi. Kemampuan memilah sumber tepercaya, memahami isi bacaan, dan memeriksa kebenaran informasi tetap diperlukan agar teknologi memberikan manfaat optimal.
Simpulan paling tepat berdasarkan paragraf tersebut adalah ....
A. Perpustakaan fisik tidak lagi diperlukan oleh pelajar.
B. Akses digital selalu meningkatkan kemampuan literasi siswa.
C. Teknologi mempermudah akses bacaan, tetapi manfaatnya bergantung pada kemampuan literasi pengguna.
D. Semua sumber bacaan digital memiliki kualitas yang sama.
Jawaban: C.
Pembahasan: Paragraf menjelaskan kemudahan akses melalui perpustakaan digital sekaligus menekankan pentingnya kemampuan memahami dan mengevaluasi informasi. Pilihan C mencakup kedua gagasan tersebut.
Perhatikan pernyataan berikut.
(1) Pemerintah daerah membuka program perpustakaan keliling di sejumlah desa.
(2) Program tersebut merupakan kebijakan paling berhasil dalam meningkatkan minat baca.
(3) Berdasarkan laporan penyelenggara, layanan telah menjangkau 15 desa selama tiga bulan.
Pernyataan yang paling jelas mengandung penilaian subjektif adalah ....
A. Pernyataan (1).
B. Pernyataan (2).
C. Pernyataan (3).
D. Pernyataan (1) dan (3).
Jawaban: B.
Pembahasan: Frasa paling berhasil menunjukkan penilaian yang membutuhkan kriteria dan bukti pembanding. Sementara itu, pernyataan (1) dan (3) menyampaikan kejadian atau data yang dapat diperiksa kebenarannya.
Bacalah kutipan berikut.
Raka menemukan dompet di lorong sekolah ketika semua siswa bergegas menuju lapangan.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir