Beasiswa
Hilmi An Naufal

Mentrans Siapkan Beasiswa S1 untuk Warga Barelang, Kampus Patriot Akan Libatkan ITB, UI hingga Undip

Mentrans Siapkan Beasiswa S1 untuk Warga Barelang, Kampus Patriot Akan Libatkan ITB, UI hingga Undip

11 Oktober 2026 | 20:08

KebonCinta.com — Pemerintah menyiapkan rencana beasiswa jenjang sarjana atau S1 bagi masyarakat lokal di kawasan transmigrasi Barelang, Batam, Kepulauan Riau.

Program tersebut diarahkan agar warga Batam, Rempang dan Galang dapat memperoleh pendidikan tinggi yang terhubung langsung dengan kebutuhan industri di kawasan tersebut.

“S1-nya nanti kita buka dengan beasiswa untuk yang masyarakat lokal,” ujar Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara.

Ia menjelaskan pemerintah tidak ingin masyarakat lokal harus pergi terlalu jauh untuk mendapatkan pendidikan tinggi yang relevan dengan peluang kerja di daerahnya.

Rencana pendidikan tersebut akan dikembangkan melalui konsep Kampus Patriot.

Sejumlah perguruan tinggi nasional disebut berpotensi terlibat, antara lain Institut Teknologi Bandung, Universitas Indonesia dan Universitas Diponegoro.

Pemerintah juga membuka peluang pengembangan pendidikan hingga jenjang magister atau S2.

Konsep utamanya adalah mempertemukan dunia pendidikan dengan kebutuhan industri yang berkembang di kawasan Barelang.

Kementerian Transmigrasi ingin masyarakat sekitar tidak hanya menjadi penonton ketika investasi dan kawasan industri berkembang.

Warga lokal diharapkan mempunyai kompetensi untuk mengisi posisi teknis, profesional hingga manajerial.

Baca Juga: 4 Kebiasaan Sederhana yang Menunjukkan Seseorang Benar-Benar Rendah Hati, Bukan Sekadar Pencitraan 

“Kementerian Transmigrasi menjembatani antara dunia usaha dengan dunia pendidikan supaya pendidikan yang mereka sekolah ini berdampak kepada masyarakat,” kata Iftitah.

Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia harus berjalan beriringan dengan masuknya investasi.

Fasilitas berupa bangunan modular disebut telah tersedia di kawasan transmigrasi Barelang.

Bangunan tersebut bahkan sudah digunakan dalam kegiatan akademik yang melibatkan 20 mahasiswa dan tiga staf Technical University of Munich dari Jerman bersama Universitas Diponegoro.

Kegiatan tersebut digunakan untuk pembelajaran serta pengamatan lapangan mengenai pengembangan kawasan transmigrasi.

Namun masyarakat perlu mencatat bahwa program beasiswa S1 ini masih berada pada tahap perencanaan.

Pemerintah belum mengumumkan secara rinci kapan pendaftaran akan dibuka.

Kuota penerima, persyaratan peserta dan mekanisme seleksi juga belum diumumkan.

Karena itu, masyarakat sebaiknya menunggu informasi resmi dari Kementerian Transmigrasi dan tidak terburu-buru mempercayai pihak yang menawarkan pendaftaran berbayar.

Sebelumnya, Kementerian Transmigrasi juga telah menjalankan pengembangan Beasiswa Patriot untuk jenjang S2.

Program tersebut menjadi bagian dari strategi membangun sumber daya manusia di kawasan transmigrasi dengan melibatkan perguruan tinggi.

Jika pengembangan Kampus Patriot di Barelang berjalan baik, pemerintah membuka peluang menerapkan konsep serupa di kawasan transmigrasi lain.

Mamuju di Sulawesi Barat menjadi salah satu daerah yang disebut memiliki potensi untuk dikembangkan dengan pendekatan serupa.

Bagi masyarakat Barelang, rencana beasiswa tersebut dapat menjadi peluang besar.

Pendidikan tinggi tidak hanya dapat meningkatkan kemampuan akademik, tetapi juga membuka kesempatan warga lokal mendapatkan posisi pekerjaan yang lebih baik ketika industri berkembang di wilayah mereka sendiri.

Tags:
Beasiswa S1 Kampus Patriot Barelang Batam Rempang Mahasiswa Kementerian Transmigrasi

Komentar Pengguna