Beasiswa
Hilmi An Naufal

Mesir Tawarkan Tambahan Beasiswa untuk Mahasiswa Indonesia, Fokus Kedokteran, Teknik dan Sains

Mesir Tawarkan Tambahan Beasiswa untuk Mahasiswa Indonesia, Fokus Kedokteran, Teknik dan Sains

12 Oktober 2026 | 16:19

KebonCinta.com — Peluang mahasiswa Indonesia melanjutkan pendidikan di Mesir berpotensi semakin terbuka setelah kedua negara sepakat memperkuat kerja sama di bidang pendidikan.

Kesepakatan tersebut dibahas dalam pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu, 11 Oktober 2026.

Salah satu poin yang mendapat perhatian adalah rencana penambahan beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa Indonesia.

Beasiswa tambahan tersebut terutama diarahkan pada bidang kedokteran, teknik dan sains.

“Kami apresiasi tawaran Mesir untuk memberi tambahan beasiswa khususnya di bidang kedokteran, teknik, dan sains,” ujar Presiden Prabowo.

Selain beasiswa, Indonesia dan Mesir ingin memperluas pertukaran mahasiswa antarkedua negara.

Kerja sama antaruniversitas juga menjadi bagian yang akan didorong.

Perguruan tinggi dari Indonesia dan Mesir berpeluang mengembangkan penelitian bersama serta memperluas hubungan akademik.

Hubungan pendidikan kedua negara sebenarnya telah berlangsung cukup lama.

Mesir menjadi salah satu tujuan pendidikan luar negeri yang banyak diminati pelajar Indonesia, terutama melalui Universitas Al-Azhar di Kairo.

Ribuan mahasiswa Indonesia setiap tahun menempuh pendidikan pada berbagai bidang keilmuan di negara tersebut.

Namun kerja sama ke depan tidak hanya berfokus pada pendidikan keagamaan.

Bidang kedokteran, teknik dan sains mulai mendapatkan perhatian lebih besar.

Perluasan bidang tersebut dapat memberikan pilihan yang semakin beragam bagi calon mahasiswa Indonesia.

Presiden Prabowo juga berharap lembaga pendidikan Mesir dapat semakin hadir di Indonesia.

Salah satu bentuknya melalui pengiriman dosen maupun tenaga pendidik.

Baca Juga: Doa Setelah Sholat Fardhu, Lengkap dengan Urutan Dzikir, Bacaan Arab, Latin, dan Artinya 

Di sisi lain, Presiden Abdel Fattah el-Sisi menyampaikan kesiapan Mesir untuk terus menerima mahasiswa asal Indonesia.

Mesir melihat hubungan pendidikan sebagai salah satu bagian penting dari hubungan masyarakat kedua negara.

Selain mahasiswa, kerja sama riset dapat membuka peluang bagi dosen dan peneliti.

Kolaborasi antaruniversitas memungkinkan pengembangan penelitian yang melibatkan sumber daya dan pengalaman dari kedua negara.

Meski tambahan beasiswa telah dibicarakan, pemerintah belum mengumumkan jumlah kuota, jadwal pendaftaran maupun persyaratan teknisnya.

Karena itu, calon mahasiswa disarankan menunggu pengumuman resmi sebelum melakukan pendaftaran.

Informasi resmi nantinya sebaiknya dipantau melalui pemerintah, kementerian terkait maupun lembaga pendidikan yang menjadi mitra program.

Calon mahasiswa juga perlu berhati-hati terhadap pihak yang menjanjikan beasiswa dengan meminta pembayaran tertentu sebelum mekanisme resmi diumumkan.

Jika program tambahan tersebut terealisasi, kesempatan belajar di Mesir tidak hanya semakin besar tetapi juga semakin beragam bidangnya.

Kerja sama ini diharapkan memperluas akses mahasiswa Indonesia terhadap pendidikan internasional sekaligus memperkuat hubungan akademik Indonesia dan Mesir.

Tags:
Beasiswa Mesir Al-Azhar Mahasiswa Beasiswa Luar Negeri Kedokteran Teknik Sains Kuliah Mesir

Komentar Pengguna