Beasiswa
Hilmi An Naufal

Mesir Tawarkan Tambahan Beasiswa untuk Mahasiswa Indonesia, Prioritas Kedokteran, Teknik dan Sains

Mesir Tawarkan Tambahan Beasiswa untuk Mahasiswa Indonesia, Prioritas Kedokteran, Teknik dan Sains

13 Oktober 2026 | 06:34

KebonCinta.com — Peluang mahasiswa Indonesia melanjutkan pendidikan di Mesir berpotensi semakin terbuka setelah kedua negara sepakat memperluas kerja sama di bidang pendidikan.

Pemerintah Mesir menawarkan tambahan beasiswa bagi mahasiswa Indonesia.

Bidang kedokteran, teknik dan sains menjadi beberapa bidang yang mendapat perhatian dalam tawaran tersebut.

Kesepakatan dibahas dalam pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi di Jakarta.

Kerja sama pendidikan antara Indonesia dan Mesir sebenarnya telah berlangsung selama puluhan tahun.

Ribuan mahasiswa Indonesia selama ini menempuh pendidikan di Universitas Al-Azhar maupun sejumlah perguruan tinggi lainnya di Mesir.

“Kami apresiasi tawaran Mesir untuk memberi tambahan beasiswa,” ujar Presiden Prabowo.

Ia kemudian menjelaskan tambahan kesempatan pendidikan terutama diharapkan dapat diperluas pada bidang kedokteran, teknik dan sains.

Namun kerja sama yang dibahas tidak berhenti pada pemberian beasiswa.

Indonesia dan Mesir juga ingin meningkatkan program pertukaran mahasiswa.

Kemitraan antaruniversitas serta riset bersama menjadi agenda lain yang akan dikembangkan.

Indonesia turut mengundang institusi pendidikan Mesir untuk meningkatkan aktivitas akademik di dalam negeri.

Salah satu bentuk yang didorong adalah kehadiran dosen maupun tenaga pendidik dari Mesir.

Di sisi lain, hubungan Indonesia dengan Universitas Al-Azhar memiliki sejarah yang sangat panjang.

Al-Azhar selama ini menjadi salah satu tujuan utama mahasiswa Indonesia yang ingin mendalami studi keislaman.

Kerja sama tersebut kini berkembang semakin luas.

Bahasa Indonesia dan sastra Indonesia bahkan telah diajarkan di Universitas Al-Azhar.

Presiden El-Sisi juga menyampaikan bahwa Mesir tetap terbuka menerima ribuan mahasiswa Indonesia.

Pernyataan tersebut memberikan sinyal bahwa hubungan pendidikan kedua negara akan terus diperkuat.

Tambahan beasiswa pada bidang kedokteran, teknik dan sains menjadi menarik karena membuka kesempatan studi di luar bidang keagamaan yang selama ini sangat identik dengan pendidikan Indonesia di Mesir.

Meski demikian, pemerintah belum mengumumkan secara rinci jumlah kuota tambahan beasiswa.

Baca Juga: WorldSkills Shanghai 2026 dan Tantangan Membangun Pendidikan Vokasi Indonesia 

Jadwal pendaftaran, persyaratan akademik maupun perguruan tinggi tujuan juga belum dipublikasikan.

Karena itu, calon mahasiswa sebaiknya menunggu pengumuman resmi sebelum melakukan pendaftaran atau menyerahkan dokumen kepada pihak tertentu.

Informasi resmi nantinya perlu dipantau melalui pemerintah, kementerian terkait maupun lembaga pendidikan yang ditunjuk.

Calon mahasiswa juga harus berhati-hati apabila ada pihak yang lebih dahulu menawarkan jaminan kelulusan dengan meminta sejumlah pembayaran.

Kesepakatan terbaru Indonesia dan Mesir menunjukkan bahwa jalur pendidikan internasional bagi mahasiswa Indonesia terus berkembang.

Jika skema tambahan beasiswa terealisasi, kesempatan tersebut dapat memberikan pilihan baru bagi siswa dan mahasiswa yang ingin mendalami kedokteran, teknik maupun bidang sains di luar negeri.

Tags:
Beasiswa Mesir Beasiswa 2026 Al-Azhar Mahasiswa Kedokteran Teknik Sains Kuliah Luar Negeri

Komentar Pengguna