KebonCinta.com — Kabar baik bagi santri dan alumni pondok pesantren yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi ke luar negeri. NU Online Institute membuka seleksi beasiswa kuliah di Malaysia untuk jenjang Sarjana (S1), Magister (S2), hingga Doktor (S3).
Program tersebut merupakan kerja sama NU Online Institute dengan Majelis Ulama Malaysia untuk memberikan kesempatan pendidikan tinggi bagi santri yang memenuhi persyaratan.
Berdasarkan pengumuman NU Online pada Selasa (27/10/2026), pendaftaran berlangsung mulai 27 hingga 29 Oktober 2026.
Waktu pendaftaran relatif singkat, yakni hanya tiga hari.
Direktur Utama NU Online Institute, Ahmad Mundzir, menjelaskan bahwa program ini menyediakan dukungan pembiayaan pendidikan bagi peserta terpilih.
FASILITAS BEASISWA YANG DITAWARKAN
Baca Juga: Mau Melaporkan Kecurangan TKA 2026? Catat Syarat Bukti dan Proses Penanganannya
Program beasiswa ini menawarkan sejumlah fasilitas bagi penerima.
Fasilitas tersebut meliputi:
1. Pembiayaan kuliah sesuai ketentuan program.
2. Tempat tinggal selama mengikuti pendidikan.
3. Uang saku sebesar 300 ringgit Malaysia.
4. Tiket pesawat pulang-pergi bagi penerima gelombang pertama.
Pengumuman yang diperiksa belum menjelaskan secara tegas periode pembayaran uang saku, sehingga nominal 300 ringgit tidak boleh langsung dianggap sebagai bantuan bulanan.
Ahmad Mundzir juga menyampaikan bahwa jumlah penerima untuk gelombang pertama masih terbatas.
SIAPA SAJA YANG BISA MENDAFTAR?
Program ini mempunyai persyaratan khusus bagi calon peserta.
Berikut ketentuan utama yang diumumkan:
1. Warga Negara Indonesia dan beragama Islam.
2. Santri aktif atau alumni pesantren.
3. Pernah tinggal dan belajar di pesantren minimal tiga tahun.
4. Memiliki surat keterangan dari pesantren.
5. Berasal dari keluarga yang termasuk kategori fakir atau miskin.
6. Memiliki prestasi akademik yang memenuhi persyaratan.
7. Mempunyai ijazah sesuai jenjang pendidikan yang dituju.
8. Memiliki hasil tes kemampuan bahasa Inggris seperti TOEFL, IELTS, atau sertifikat setara.
Kondisi ekonomi keluarga harus dibuktikan melalui Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) atau surat keterangan asnaf zakat fakir miskin dari pemerintah desa atau kelurahan.
Selain itu, calon peserta diminta menyiapkan pernyataan penghasilan, foto kondisi rumah dari tiga sudut, serta tagihan listrik atau air.
DOKUMEN TAMBAHAN PENDAFTARAN
Pendaftar juga diwajibkan menyerahkan surat pernyataan bermeterai Rp10.000 yang menjelaskan bahwa dirinya tidak mempunyai catatan pelanggaran disiplin atau perbuatan tercela.
Dokumen pendidikan, identitas, dan bukti kemampuan bahasa Inggris harus disiapkan sesuai petunjuk pendaftaran.
Calon peserta disarankan memastikan seluruh dokumen masih berlaku dan mudah dibaca.
PILIHAN JURUSAN S1, S2, DAN S3
Untuk jenjang Sarjana atau S1, pilihan bidang pendidikan meliputi:
1. Business Administration atau Human Resource Management.
2. International Supply Chain Management.
3. Islamic Finance.
4. Nursing Science.
5. Pharmacy.
6.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir