KebonCinta.com — Masyarakat Cirebon yang ingin meningkatkan kemampuan di bidang konstruksi mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan keterampilan secara gratis.
Program tersebut diselenggarakan melalui Lemkra Training Center Cirebon dan mendapat perhatian Pemerintah Kota Cirebon sebagai salah satu bentuk keterlibatan dunia usaha dalam pengembangan tenaga kerja.
Wali Kota Cirebon Effendi Edo menilai dunia usaha tidak hanya mempunyai peran menciptakan lapangan kerja.
Perusahaan juga dapat membantu masyarakat memperoleh kemampuan yang dibutuhkan dunia industri.
“Perusahaan tidak hanya bergerak di bidang usaha, tetapi juga berinovasi dalam pengembangan SDM,” ujar Effendi Edo.
Menurutnya, keterampilan yang baik dapat membantu masyarakat ketika mencari pekerjaan maupun ketika ingin membuka usaha sendiri.
Program pelatihan terbaru diikuti sebanyak 32 peserta.
Sebanyak sembilan peserta berasal dari Universitas Cirebon.
Peserta lainnya terdiri atas kontraktor, staf perusahaan serta masyarakat dari sejumlah wilayah.
Tidak hanya warga Kota Cirebon, terdapat peserta yang berasal dari Jakarta, Bekasi hingga Kabupaten Kuningan.
Salah satu materi yang dipelajari adalah waterproofing atau pekerjaan kedap air pada bangunan.
Baca Juga: Soal Cerita TKA Matematika Bikin Bingung? Begini Cara Mengubahnya Jadi Model Matematika
Kemampuan tersebut dibutuhkan untuk membantu mencegah kebocoran serta melindungi bagian bangunan dari air.
Pekerjaan waterproofing membutuhkan pemahaman mengenai material dan metode pemasangan.
Kesalahan ketika proses pengerjaan dapat menyebabkan lapisan tidak bekerja secara maksimal.
Karena itu, peserta tidak hanya diajarkan bagaimana menggunakan material.
Mereka juga mendapatkan pemahaman mengenai perencanaan sebelum pekerjaan dimulai.
Direktur Utama PT Guna Bangun Jaya Gunawan Cahyadi mengatakan program pelatihan dijalankan secara rutin.
Kegiatan berlangsung selama tiga hari setiap bulan dan terbuka bagi masyarakat tanpa biaya.
“Pelatihan bukan hanya soal kemampuan teknis, tetapi juga membangun karakter,” ujar Gunawan.
Ia menilai ketelitian, kejujuran dan tanggung jawab menjadi bagian penting dari pekerjaan di sektor konstruksi.
Kemampuan teknis tanpa sikap profesional dapat memengaruhi kualitas pekerjaan dan kepercayaan konsumen.
Program seperti ini juga dapat memberikan alternatif peningkatan keterampilan bagi masyarakat yang belum mempunyai pengalaman di sektor konstruksi.
Peserta yang sudah bekerja dapat meningkatkan kompetensi.
Sementara peserta yang baru memulai dapat memperoleh gambaran mengenai standar pekerjaan yang dibutuhkan industri.
Pemkot Cirebon berharap lebih banyak perusahaan ikut menjalankan kegiatan peningkatan keterampilan masyarakat.
Kolaborasi pemerintah dan dunia usaha dinilai dapat membantu menekan pengangguran melalui pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan lapangan.
Pelatihan juga dapat membuka peluang bagi peserta untuk mengembangkan jasa konstruksi secara mandiri.
Dengan keterampilan yang lebih baik, masyarakat tidak hanya mempunyai pilihan menjadi pekerja.
Mereka juga dapat membangun usaha jasa yang menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi orang lain.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir