keboncinta.com- Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperluas kesempatan peningkatan kompetensi guru melalui Pelatihan Mandiri Pembelajaran Mendalam yang tersedia di Ruang Guru dan Tenaga Kependidikan (Ruang GTK).
Program ini memberikan kesempatan kepada guru untuk mempelajari pendekatan pembelajaran yang lebih berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan melalui materi digital.
Pada 9 Oktober 2026, Kemendikdasmen kembali menyelenggarakan sosialisasi optimalisasi implementasi Pembelajaran Mendalam, Koding, dan Kecerdasan Artifisial (PMKKA) melalui Pelatihan Mandiri dan Diklat Bauran.
Dalam publikasi Direktorat Guru Pendidikan Dasar tertanggal 11 Oktober 2026, lebih dari 70.000 guru SD dan SMP dilaporkan telah mengakses materi esensial yang dikembangkan untuk mendukung penerapan pembelajaran.
Lantas, bagaimana cara mengikuti Pelatihan Mandiri Pembelajaran Mendalam di Ruang GTK, siapa saja yang dapat mengaksesnya, dan apa tahapan belajarnya?
Pelatihan Mandiri Pembelajaran Mendalam merupakan program pengembangan kompetensi guru melalui platform digital yang terintegrasi dalam ekosistem Rumah Pendidikan.
Program ini bertujuan memperkuat pemahaman pendidik mengenai pendekatan Pembelajaran Mendalam atau Deep Learning dalam konteks pendidikan.
Pembelajaran Mendalam tidak berarti penggunaan teknologi kecerdasan buatan dalam seluruh aktivitas belajar.
Pendekatan ini menekankan pengembangan pemahaman konsep, kemampuan menerapkan pengetahuan, serta keterampilan melakukan refleksi.
Menurut Pusat Informasi Rumah Pendidikan, Pelatihan Mandiri PM KKA tersedia melalui fitur Pelatihan Mandiri pada Ruang GTK.
Guru dapat mempelajari modul secara daring, menyimak video, dan mengikuti penguatan materi melalui webinar sesuai kegiatan yang tersedia.
Dalam panduan resmi Pelatihan Mandiri PM KKA yang dirilis pada Juli 2026, sasaran akses utama mencakup guru dan kepala sekolah jenjang SD dan SMP.
Peserta perlu mempunyai akun belajar.id aktif serta akses ke fitur Pelatihan Mandiri.
Untuk sasaran yang dijelaskan pada panduan tersebut, domain akun guru mencakup:
Kemendikdasmen juga mengembangkan program peningkatan kompetensi bagi jenjang pendidikan lainnya.
Namun, ketersediaan topik dan persyaratan akses dapat berbeda berdasarkan jenjang serta program pelatihan.
Guru perlu memeriksa apakah topik yang dibutuhkan tersedia pada akun masing-masing.
Berikut langkah yang dapat dicoba guru menggunakan laptop atau perangkat yang kompatibel.
Kunjungi website resmi:
https://guru.kemendikdasmen.go.id/
Ruang GTK juga dapat diakses melalui ekosistem Rumah Pendidikan.
Pastikan alamat yang dibuka merupakan layanan resmi, bukan halaman lain yang meminta kata sandi atau biaya pelatihan.
Masuk menggunakan akun belajar.id yang aktif dan mempunyai hak akses sesuai layanan.
Pastikan identitas akun sudah sesuai dengan data pengguna.
Jika mengalami masalah autentikasi, periksa kembali status akun melalui administrator belajar.id atau layanan bantuan resmi.
Setelah berhasil masuk, cari menu Pelatihan Mandiri pada halaman beranda Ruang GTK.
Menurut panduan resmi, fitur tersebut menyediakan halaman rekomendasi belajar, daftar topik, dan informasi progres pelatihan.
Tampilan menu dapat berubah mengikuti pembaruan aplikasi.
Buka bagian Topik, kemudian cari materi Pembelajaran Mendalam atau PM KKA yang sesuai.
Periksa nama topik, jenjang pendidikan, jumlah modul, dan keterangan kegiatan sebelum memulai.
Pilih modul pertama dan baca petunjuk pembelajaran.
Materi biasanya perlu diselesaikan secara berurutan sebelum guru dapat melanjutkan ke modul berikutnya.
Simpan kemajuan belajar sesuai mekanisme platform.
Baca Juga: Ruang GTK Resmi Gantikan PMM, Ini Cara Guru Maksimalkan Fitur Pembelajaran
Berdasarkan panduan Pelatihan Mandiri PM KKA, terdapat tiga bentuk utama kegiatan belajar.
Guru mempelajari materi sesuai topik yang dipilih.
Pembelajaran dilakukan secara bertahap agar peserta mempunyai dasar konseptual sebelum mengembangkan kegiatan praktik.
Materi diperkuat melalui video yang memberikan penjelasan tambahan maupun contoh penerapan.
Guru dapat membuat catatan tentang strategi yang relevan dengan kelas masing-masing.
Sesi webinar digunakan untuk memperdalam materi serta memberikan kesempatan berdiskusi bersama fasilitator.
Pelaksanaan dan ketentuan webinar mengikuti jadwal program yang tersedia.
Selain tiga bentuk kegiatan tersebut, fitur Pelatihan Mandiri secara umum juga mempunyai aktivitas latihan pemahaman, cerita reflektif, dan post-test sesuai struktur topiknya.
Pada peluncuran Pelatihan Mandiri PM KKA tanggal 20 Juli 2026, pemerintah menjelaskan pembagian topik berdasarkan jenjang.
| Jenjang | Topik yang Diumumkan |
|---|---|
| SD | Matematika, Bahasa Indonesia, serta Koding dan Kecerdasan Artifisial |
| SMP | Matematika, Bahasa Indonesia, IPA, serta Koding dan Kecerdasan Artifisial |
Selanjutnya, Kemendikdasmen terus mengembangkan materi esensial untuk mendukung berbagai mata pelajaran.
Karena itu, guru disarankan memeriksa daftar topik terbaru pada Ruang GTK daripada menganggap daftar awal tersebut sebagai seluruh materi yang tersedia.
Dalam panduan umum Ruang GTK, guru diminta mempelajari seluruh aktivitas pada modul.
Materi yang sudah dipelajari ditandai melalui indikator penyelesaian.
Peserta kemudian mengerjakan latihan pemahaman dan mengisi refleksi sesuai petunjuk.
Setelah seluruh persyaratan materi terpenuhi, guru dapat mengerjakan post-test.
Jika hasilnya belum menunjukkan penguasaan yang cukup, modul berikutnya dapat tetap terkunci.
Guru perlu mempelajari kembali materi dan mengulang evaluasi sesuai ketentuan.
Tujuan tahap ini adalah memastikan peserta memahami isi pelatihan, bukan sekadar menyelesaikan aktivitas secara administratif.
Fitur Pelatihan Mandiri Ruang GTK menyediakan Surat Keterangan Selesai Topik bagi peserta yang memenuhi persyaratan penyelesaian.
Pada panduan umum, peserta perlu menuntaskan seluruh modul dan post-test sebelum mengunduh surat tersebut melalui pilihan Unduh Surat.
Namun, ketersediaan dokumen dan ketentuan program khusus perlu diperiksa pada topik yang diikuti.
Surat Keterangan Selesai Topik tidak boleh langsung disamakan dengan sertifikat pendidik, kelulusan pendidikan profesi, atau jaminan memperoleh tunjangan.
Setelah mempelajari Pembelajaran Mendalam, guru dapat mencoba penerapannya melalui materi sederhana.
Misalnya pada pelajaran Matematika kelas 5 SD tentang pecahan.
Memahami: Siswa mengamati pembagian satu benda menjadi beberapa bagian untuk memahami konsep pecahan.
Mengaplikasikan: Siswa menyelesaikan persoalan pembagian makanan atau pengukuran bahan berdasarkan situasi sehari-hari.
Merefleksikan: Siswa menjelaskan cara menemukan jawaban, kesulitan yang dialami, dan strategi yang dapat diperbaiki.
Ketiga pengalaman tersebut dapat dirancang sesuai tujuan pembelajaran dan tidak harus selalu berlangsung dalam satu pertemuan.
Baca Juga: Bukan Kurikulum Baru, Ini Arah Pembelajaran Mendalam 2026 yang Wajib Dipahami Guru
Jika guru mengalami kendala, beberapa pemeriksaan awal dapat dilakukan.
Pastikan akun yang digunakan sesuai persyaratan topik dan koneksi internet berfungsi.
Jika video gagal diputar, coba masuk kembali, perbarui aplikasi, atau bersihkan cache sesuai panduan bantuan resmi.
Apabila modul terkunci, periksa apakah modul sebelumnya sudah selesai dan post-test telah memenuhi ketentuan.
Jika masalah berlanjut, hubungi Pusat Bantuan Ruang GTK dengan menyertakan informasi kendala dan tangkapan layar yang relevan, tanpa membagikan kata sandi.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir