KebonCinta.com - Kesempatan memperoleh bantuan pendidikan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) masih terbuka bagi mahasiswa yang menempuh program studi tenaga kesehatan prioritas nasional.
Melalui Beasiswa Afirmasi Tenaga Kesehatan Prioritas Nasional 2026, pemerintah memberikan dukungan pembiayaan pendidikan untuk membantu memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan di berbagai wilayah Indonesia.
Namun, calon peserta perlu memperhatikan batas pendaftaran karena proses pengajuan hanya berlangsung hingga 30 Oktober 2026.
Lantas, bagaimana jadwal lengkap seleksi Beasiswa Kemenkes 2026?
Baca Juga: Sebelum Mengajukan Beasiswa Riset BAZNAS, Ini Dokumen dan Proposal yang Perlu Disiapkan
Berdasarkan informasi resmi Sistem Informasi Beasiswa Kemenkes (SIBK), pendaftaran dibuka pada 14 Oktober 2026.
Berikut tahapan seleksi yang perlu diperhatikan:
Jadwal tersebut menjadi acuan bagi peserta dalam mempersiapkan setiap tahapan seleksi.
Baca Juga: Beasiswa Riset BAZNAS 2026 Disebut Buka Sembilan Kategori, Mana yang Sesuai dengan Penelitianmu?
Setelah periode pendaftaran berakhir, dokumen peserta akan diperiksa secara berjenjang.
Verifikasi dilakukan untuk memastikan kelengkapan administrasi, keabsahan dokumen, serta kesesuaian program studi dengan ketentuan beasiswa.
Peserta yang dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi kemudian mengikuti seleksi substansi berupa wawancara.
Tahapan ini menjadi bagian dari penilaian sebelum penerima beasiswa ditetapkan.
Calon peserta dapat memantau informasi melalui portal resmi https://sibk.kemkes.go.id/.
Peserta juga perlu memastikan nomor telepon dan alamat email yang digunakan saat pendaftaran tetap aktif.
Baca Juga: Cara Memilih Kampus dan Program Studi Beasiswa LPDP 2026 agar Tidak Salah Pilih
Selain itu, seluruh dokumen sebaiknya diperiksa sebelum dikirim agar tidak terjadi kesalahan yang dapat menghambat proses verifikasi.
Dengan memahami jadwal sejak awal, calon peserta dapat mempersiapkan diri secara lebih terarah.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir