keboncinta.com- Pernah bekerja sebagai kasir, tetapi ingin melamar administrasi? Memiliki pengalaman pelayanan pelanggan, lalu tertarik masuk bidang penjualan? Perbedaan jabatan sering membuat pelamar merasa pengalamannya tidak berguna.
Padahal, pekerjaan yang berbeda dapat melibatkan keterampilan yang saling berkaitan. Ketelitian mencatat transaksi, kemampuan menjelaskan informasi, serta kebiasaan menindaklanjuti pekerjaan bisa dibutuhkan dalam lebih dari satu bidang.
Tugas pelamar adalah memperlihatkan hubungan tersebut melalui bukti yang jelas di CV. Caranya dengan memilih pengalaman yang relevan dan menjelaskan pekerjaan secara lebih spesifik, sambil mempertahankan fakta jabatan, tempat kerja, serta tanggung jawab sebenarnya.
Berikut langkah yang dapat digunakan untuk menyusun CV saat ingin berpindah peran atau bidang.
Baca uraian pekerjaan sebelum memperbaiki CV. Catat tugas utama, keterampilan, perangkat kerja, serta persyaratan yang diminta.
CareerOneStop menyarankan pelamar menyesuaikan dokumen dengan posisi tujuan agar pemberi kerja lebih mudah melihat kecocokan kualifikasinya.
Misalnya, lowongan administrasi meminta pengolahan data, pengarsipan, dan koordinasi. Cari pengalaman yang menunjukkan ketiga kegiatan tersebut, meskipun jabatan sebelumnya bukan staf administrasi.
Bedakan persyaratan wajib dari kemampuan pendukung. Keterampilan komunikasi dapat memperkuat lamaran, tetapi tidak otomatis menggantikan sertifikasi atau kemampuan teknis yang memang disyaratkan.
Istilah transferable skills merujuk pada keterampilan yang dapat digunakan dalam berbagai konteks pekerjaan.
Columbia University menekankan pentingnya menerjemahkan pengalaman menjadi bahasa keterampilan dan tindakan yang dipahami pembaca.
Sebagai latihan, buat pemetaan sederhana:
| Pengalaman sebelumnya | Bukti kegiatan | Keterkaitan dengan posisi tujuan |
|---|---|---|
| Kasir | Memeriksa transaksi dan membuat rekap | Ketelitian data untuk administrasi |
| Layanan pelanggan | Menjelaskan produk dan menindaklanjuti pertanyaan | Komunikasi untuk penjualan |
| Panitia kegiatan | Mengatur jadwal dan kebutuhan perlengkapan | Koordinasi untuk operasional |
Pemetaan tersebut hanya contoh. Pilih kegiatan yang benar-benar pernah dilakukan dan periksa apakah keterampilannya memang dibutuhkan dalam lowongan.
CareerOneStop menyarankan deskripsi pengalaman yang memuat konteks, tindakan, dan hasil pekerjaan.
Kalimat “bertanggung jawab atas pelayanan” masih terlalu luas. Pembaca belum mengetahui siapa yang dilayani, pekerjaan apa yang dilakukan, dan bagaimana prosesnya.
Gunakan pola latihan:
Tindakan yang dilakukan + objek pekerjaan + cara atau hasil yang dapat dijelaskan.
Angka dapat membantu jika tersedia, tetapi bukan keharusan pada setiap kalimat. Jangan menambahkan jumlah pelanggan, persentase peningkatan, atau penghematan yang tidak memiliki dasar.
Berikut contoh perbaikannya. Seluruh contoh perlu disesuaikan dengan pengalaman nyata pelamar.
Sebelum:
“Bekerja sebagai kasir dan melayani pembeli.”
Setelah:
“Mencatat transaksi penjualan, mencocokkan penerimaan dengan laporan kas pada akhir giliran kerja, serta menyampaikan selisih kepada penanggung jawab.”
Jika memang menggunakan spreadsheet, tambahkan:
“Menyusun rekap transaksi harian menggunakan spreadsheet sesuai format toko.”
Deskripsi tersebut menunjukkan kegiatan pencatatan dan pemeriksaan. Jabatan tetap ditulis Kasir, bukan diganti menjadi Staf Administrasi Keuangan hanya agar menyerupai lowongan.
Apabila tugas sebelumnya tidak meliputi rekonsiliasi atau pembuatan laporan, jangan memasukkan kegiatan tersebut.
Baca juga: Lagi Cari Kerja? 6 Tools Ini Bisa Bantu CV Lebih Menarik dan Lowongan Lebih Cepat Ditemukan
Sebelum:
“Menjawab chat pelanggan.”
Setelah:
“Menjelaskan informasi produk melalui percakapan tertulis, mencatat kebutuhan pelanggan, dan menindaklanjuti pertanyaan yang memerlukan konfirmasi tim terkait.”
Jika pernah membantu pelanggan membandingkan produk, kegiatan itu dapat dijelaskan secara khusus.
Namun, melayani pertanyaan tidak selalu sama dengan mencapai target penjualan. Jangan mengklaim keberhasilan penjualan jika pekerjaan sebelumnya tidak mencakup tanggung jawab tersebut.
Pengalaman pelayanan tetap dapat menunjukkan kemampuan mendengarkan kebutuhan dan menyampaikan informasi, sementara keterampilan penjualan lain mungkin masih perlu dikembangkan.
Pengalaman organisasi atau kegiatan sukarela dapat dicantumkan dengan label yang jelas.
Sebelum:
“Aktif menjadi panitia acara.”
Setelah:
“Menyusun jadwal persiapan, memperbarui daftar kebutuhan perlengkapan, dan berkoordinasi dengan penanggung jawab bidang menjelang pelaksanaan kegiatan.”
Cantumkan nama kegiatan, peran, dan periodenya. Jika kegiatan dilakukan di kampus, komunitas, atau pesantren, sebutkan konteks tersebut.
Pengalaman kepanitiaan dapat memberi bukti kemampuan koordinasi, tetapi tidak perlu ditampilkan seolah-olah merupakan pekerjaan tetap.
Columbia University menyarankan pengorganisasian informasi yang menonjolkan pengalaman relevan, dengan uraian akurat dan ringkas.
Susunan yang dapat dipertimbangkan adalah identitas dan kontak, ringkasan profil, keterampilan, pengalaman, pendidikan, serta pelatihan atau proyek pendukung.
Untuk pelamar yang berpindah bidang, ringkasan profil dapat membantu menjelaskan arahnya. Contohnya:
“Memiliki pengalaman pelayanan pelanggan dan pencatatan transaksi. Terbiasa memeriksa kelengkapan data serta berkoordinasi dalam pekerjaan harian. Berminat mengembangkan karier pada bidang administrasi operasional.”
Gunakan ringkasan tersebut hanya jika sesuai. Di bagian pengalaman, pertahankan jabatan dan periode kerja yang mudah diperiksa. Pengalaman terbaru umumnya ditempatkan lebih dahulu dalam setiap bagian.
Jika ada keterampilan penting yang belum dikuasai, susun langkah belajar yang konkret.
Misalnya, calon staf administrasi dapat membuat latihan rekap data.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir