KebonCinta.com — Kesempatan bagi siswa berprestasi untuk melanjutkan pendidikan di SMA Unggul Garuda kembali dibuka.
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi membuka Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB SMA Unggul Garuda Baru Tahun Ajaran 2027/2028.
Pendaftaran dilakukan secara daring mulai 3 Oktober hingga 13 November 2026 pukul 23.59 WIB.
Program tersebut menarik perhatian karena pemerintah menyiapkan beasiswa penuh bagi talenta unggul yang berhasil lolos dalam proses seleksi.
“Khusus untuk sekolah Unggul Garuda Baru, pemerintah menyiapkan beasiswa penuh,” ujar Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto.
Menurutnya, dukungan tersebut diberikan agar siswa yang berhasil terpilih dapat menjalani proses pendidikan dengan fokus tanpa terlalu terbebani persoalan pembiayaan.
SMA Unggul Garuda merupakan sekolah menengah berasrama yang dirancang untuk mengembangkan siswa bertalenta, terutama pada bidang sains, teknologi, engineering dan matematika atau STEM.
Pada PPDB 2027/2028, kesempatan dibuka untuk empat lokasi SMA Unggul Garuda Baru.
Sekolah tersebut berada di Belitung Timur, Bulungan, Konawe Selatan dan Timor Tengah Selatan.
Calon peserta harus berstatus Warga Negara Indonesia dan sedang duduk di kelas IX SMP atau sederajat.
Usia calon peserta maksimal 21 tahun pada 1 Juli 2027.
Salah satu syarat akademik yang harus diperhatikan adalah nilai rapor.
Calon siswa diwajibkan mempunyai nilai minimal 85 pada semester satu hingga semester empat untuk Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam.
Prestasi pada bidang STEM juga dapat menjadi kualifikasi tambahan.
Prestasi tersebut antara lain yang telah dikurasi Pusat Prestasi Nasional atau tercatat dalam Sistem Informasi Manajemen Talenta.
Pemerintah memberikan perhatian khusus kepada peserta berprestasi dari keluarga kurang mampu.
Peserta jalur prasejahtera dapat menyertakan bukti kepesertaan program bantuan pemerintah seperti PIP, PKH, KKS, DTKS maupun dokumen lain sesuai ketentuan.
Karena SMA Unggul Garuda menggunakan sistem berasrama, peserta yang lolos juga harus bersedia tinggal di asrama selama menjalani pendidikan.
Dokumen yang perlu dipersiapkan mencakup hasil pindai rapor setiap semester, akta kelahiran, kartu keluarga dan surat pernyataan kesediaan tinggal di asrama.
Tahap pertama setelah pendaftaran adalah verifikasi administrasi.
Pengumuman hasil seleksi administrasi dijadwalkan pada 18 November 2026.
Tahapan selanjutnya akan berlangsung hingga proses tes dan wawancara sesuai jadwal resmi.
Kemdiktisaintek berharap siswa yang diterima tidak hanya memiliki kemampuan akademik tinggi.
Sekolah juga diarahkan membentuk karakter, kemampuan berpikir kritis dan daya saing global.
Bagi siswa kelas IX yang memenuhi persyaratan, waktu pendaftaran masih tersedia hingga 13 November.
Calon peserta disarankan menyiapkan dokumen sejak awal dan tidak menunggu hari terakhir agar masih memiliki waktu memperbaiki berkas jika ditemukan kekurangan.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir