Inspirasi
Hilmi An Naufal

Santri SMP Al Hikmah Cirebon Raih Medali Perak Olimpiade Matematika, Sekaligus Hafal 4 Juz Al-Qur'an

Santri SMP Al Hikmah Cirebon Raih Medali Perak Olimpiade Matematika, Sekaligus Hafal 4 Juz Al-Qur'an

19 Oktober 2026 | 21:03

KebonCinta.com — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar dari lingkungan pondok pesantren di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Muhammad Azka Safaraz, siswa SMP Al Hikmah 2 Dukupuntang sekaligus santri Pesantren Tahfidz Qur'an Terpadu (PTQT) Al Hikmah, berhasil meraih medali perak dalam Festival Olimpiade Sains Nasional (FOSN) bidang Matematika.

Kabar prestasi tersebut dipublikasikan media lokal pada Senin, 19 Oktober 2026.

Keberhasilan Azka menunjukkan bahwa kegiatan pendidikan agama dan pembelajaran akademik dapat berjalan berdampingan dalam pengembangan kemampuan peserta didik.

Selain meraih prestasi dalam kompetisi matematika, Azka juga telah berhasil menghafal empat juz Al-Qur'an selama menempuh pendidikan di lingkungan pesantren.

BERCITA-CITA MENJADI PROGRAMMER

Azka merupakan pelajar asal Indramayu yang melanjutkan pendidikan di SMP Al Hikmah 2 Dukupuntang, Kabupaten Cirebon.

Remaja tersebut memiliki ketertarikan pada matematika dan bidang teknologi.

Baca Juga: Mendikdasmen Minta Bahasa Daerah Dibiasakan di Rumah dan Sekolah, 490 Siswa Ikuti FTBI Jateng 2026 

Salah satu cita-citanya adalah menjadi programmer atau pengembang perangkat lunak.

Ketertarikan tersebut menjadi motivasi bagi Azka untuk terus meningkatkan kemampuan akademik, khususnya dalam mata pelajaran yang membutuhkan kemampuan logika dan pemecahan masalah.

Selain menyukai matematika, Azka juga memiliki minat dalam kegiatan menulis cerita pendek.

Beragam minat tersebut menjadi bagian dari proses pengembangan diri yang dijalaninya selama bersekolah.

DUA TAHUN MENEMPUH PENDIDIKAN PESANTREN

Azka telah menjalani pendidikan di lingkungan PTQT Al Hikmah Dukupuntang selama kurang lebih dua tahun.

Selama menjadi santri, ia mengikuti kegiatan pembelajaran sekolah sekaligus program pembinaan dan hafalan Al-Qur'an.

Kegiatan tersebut dijalani dengan dukungan keluarga, guru, dan pembimbing pesantren.

Azka mengaku awalnya tidak menyangka dapat mencapai hafalan empat juz Al-Qur'an selama menempuh pendidikan.

Namun, melalui proses belajar dan pendampingan yang berkelanjutan, kemampuan hafalannya terus berkembang.

SEKOLAH BERHARAP PRESTASI TERUS MENINGKAT

Kepala SMP Al Hikmah 2 Dukupuntang, Sudomo, bersama jajaran kesiswaan menyampaikan harapan agar Azka terus mengembangkan kemampuan dan mempertahankan semangat belajarnya.

Prestasi dalam kompetisi matematika dinilai dapat menjadi motivasi untuk mengikuti kegiatan akademik berikutnya.

Pihak sekolah juga berharap Azka dapat melanjutkan hafalan Al-Qur'an hingga mencapai target yang diharapkan selama menjalani pendidikan pesantren.

Menurut pihak sekolah, pembelajaran di lingkungan Al Hikmah dirancang untuk mendukung penguatan ilmu pengetahuan, pembentukan karakter, serta pengembangan kemampuan keagamaan.

PESANTREN DORONG POTENSI SANTRI

Ketua Yayasan Al Hikmah Bobos, Nina Nurohmah, menjelaskan bahwa lembaganya berupaya memberikan ruang bagi santri untuk mengembangkan berbagai kemampuan.

Kegiatan pendidikan tidak hanya menekankan penguasaan materi keagamaan, tetapi juga memberikan kesempatan bagi pelajar untuk berprestasi dalam bidang akademik.

Keberhasilan Azka meraih medali perak matematika menjadi salah satu capaian yang diharapkan dapat memberikan semangat bagi santri lainnya.

Prestasi tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa ketekunan belajar, pembinaan yang konsisten, dan dukungan lingkungan pendidikan merupakan bagian penting dalam pengembangan potensi pelajar.

Melalui prestasinya, Azka diharapkan terus mengembangkan minat pada matematika dan teknologi sekaligus melanjutkan pendidikan serta hafalan Al-Qur'an.

Tags:
santri berprestasi SMP Al Hikmah 2 Muhammad Azka Safaraz olimpiade matematika santri Cirebon prestasi pesantren hafalan Al-Qur'an

Komentar Pengguna