Kesehatan
Rahman Abdullah

Sering Begadang? Ini Dampak Kurang Tidur bagi Konsentrasi, Emosi, dan Kesehatan

Sering Begadang? Ini Dampak Kurang Tidur bagi Konsentrasi, Emosi, dan Kesehatan

24 Oktober 2026 | 13:22

Mengatur waktu menggunakan gawai, menghindari kegiatan yang membuat tidur semakin larut, dan membangun jadwal tidur yang teratur bisa menjadi langkah awal.

5. Apa Hubungan Kurang Tidur dengan Penyakit Alzheimer?

Penyakit Alzheimer merupakan gangguan otak progresif yang dapat menyebabkan penurunan daya ingat dan kemampuan berpikir. Hubungan antara tidur dan Alzheimer menjadi perhatian dalam berbagai penelitian, tetapi keduanya tidak dapat disederhanakan menjadi hubungan sebab-akibat yang pasti.

Sejumlah penelitian menemukan kaitan antara gangguan tidur jangka panjang dan risiko penurunan fungsi kognitif. Namun, kurang tidur tidak berarti seseorang pasti akan mengalami Alzheimer. Hubungan tersebut masih kompleks dan dapat melibatkan berbagai faktor kesehatan serta proses biologis.

Bagi siswa yang masih berada dalam masa pertumbuhan, pesan utamanya bukanlah merasa takut terhadap penyakit tersebut, melainkan membangun kebiasaan tidur sehat sejak dini. Tidur yang cukup membantu mendukung fungsi otak, proses belajar, dan kesehatan secara keseluruhan.

Berapa Lama Siswa Sebaiknya Tidur Setiap Malam?

Kebutuhan tidur berbeda menurut usia. Remaja berusia 13–18 tahun umumnya dianjurkan tidur sekitar 8–10 jam setiap malam. Sementara itu, orang dewasa biasanya membutuhkan sekitar 7–9 jam tidur.

Selain durasi, keteraturan jadwal tidur juga penting. Usahakan tidur dan bangun pada waktu yang relatif sama setiap hari, termasuk ketika tidak ada kegiatan sekolah.

Agar lebih mudah menerapkannya, siswa dapat mulai mengurangi penggunaan ponsel menjelang waktu tidur, menyelesaikan tugas lebih awal, serta menciptakan suasana kamar yang nyaman dan tenang.

Jika rasa kantuk berlebihan tetap terjadi meskipun waktu tidur sudah cukup, atau muncul gangguan tidur yang berulang, sebaiknya konsultasikan dengan tenaga kesehatan.

Baca Juga: Materi PKN Kelas IX Bab 1 Kurikulum Merdeka, Rangkuman dan Poin Penting 

Jangan Korbankan Waktu Tidur Demi Begadang

Menyelesaikan tugas dan mempersiapkan ujian memang penting, tetapi kesehatan juga perlu mendapat perhatian. Kebiasaan begadang yang terus berulang dapat membuat siswa lebih mudah lelah, sulit fokus, dan kurang optimal dalam menjalani kegiatan sehari-hari.

Daripada mengandalkan belajar hingga tengah malam, cobalah membuat jadwal yang lebih teratur agar tugas dapat diselesaikan tanpa mengurangi waktu istirahat secara berlebihan.

Tidur cukup bukan berarti malas belajar. Justru, istirahat yang baik membantu tubuh dan otak mempersiapkan diri untuk menghadapi aktivitas berikutnya.

Jadi, sebelum kembali begadang demi menyelesaikan pekerjaan atau bermain gawai, pikirkan dampaknya bagi tubuh. Memulai kebiasaan tidur yang sehat sejak sekarang merupakan salah satu investasi sederhana untuk mendukung prestasi belajar dan kesehatan di masa depan.***

LANJUT MEMBACA
Jelajahi Artikel
2 / 2
HALAMAN SEBELUMNYA Sebelumnya
Tags:
Begadang kurang tidur Kesehatan siswa

Komentar Pengguna