Kesehatan
Al Fina

Sering Melihat Lampu Berbayang dan Sakit Kepala? Bisa Jadi Ini Tanda Mata Silinder

Sering Melihat Lampu Berbayang dan Sakit Kepala? Bisa Jadi Ini Tanda Mata Silinder

23 Oktober 2026 | 23:55

KebonCinta.com - Penglihatan yang tampak buram saat melihat benda dari jarak dekat maupun jauh tidak selalu disebabkan oleh kelelahan mata. Kondisi tersebut bisa menjadi salah satu tanda astigmatisme atau yang lebih dikenal sebagai mata silinder.

Astigmatisme merupakan gangguan refraksi yang menyebabkan cahaya tidak terfokus dengan tepat di dalam mata. Akibatnya, objek yang dilihat dapat tampak kabur, kurang tajam, atau seolah-olah memiliki bayangan.

Mengutip Cleveland Clinic, Jumat (23/10/2026), kondisi ini umumnya berkaitan dengan bentuk kornea atau lensa mata yang tidak melengkung secara teratur. Perbedaan bentuk tersebut membuat cahaya yang masuk tidak terfokus pada satu titik sebagaimana mestinya.

Baca Juga: Penasaran Kulit Perempuan Jepang Tampak Glowing? Ini 7 Rutinitas Pagi yang Bisa Kamu Tiru 

Apa Saja Gejala Mata Silinder?

Salah satu tanda utama astigmatisme adalah penglihatan yang kurang jelas. Seseorang dapat mengalami kesulitan melihat detail objek, baik ketika membaca tulisan maupun saat melihat benda dari kejauhan.

Pada sebagian orang, gangguan ini juga membuat objek terlihat berbayang atau seolah-olah bertumpuk. Gejala yang dialami dapat berbeda-beda, bergantung pada kondisi refraksi masing-masing individu.

Berikut sejumlah gejala mata silinder yang perlu dikenali:

  • Penglihatan buram: Objek terlihat kurang tajam saat dilihat dari jarak dekat maupun jauh.
  • Objek tampak berbayang: Sebagian benda terlihat memiliki bayangan atau seolah-olah bertumpuk.
  • Sering menyipitkan mata: Kebiasaan ini dapat muncul ketika seseorang berusaha melihat objek dengan lebih jelas.
  • Sakit kepala: Keluhan ini dapat menyertai aktivitas yang membutuhkan fokus penglihatan.
  • Mata lelah atau tegang: Mata dapat terasa tidak nyaman ketika digunakan untuk melihat dalam waktu tertentu.

Meski demikian, gejala-gejala tersebut tidak selalu menandakan mata silinder. Gangguan penglihatan lain juga dapat menimbulkan keluhan serupa sehingga pemeriksaan mata diperlukan untuk mengetahui penyebabnya.

Mengapa Gangguan Penglihatan Lebih Terasa pada Malam Hari?

Sebagian orang dengan astigmatisme merasa gangguan penglihatannya lebih mengganggu saat malam hari, terutama ketika melihat sumber cahaya seperti lampu kendaraan. Cahaya dapat tampak kurang jelas, berbayang, atau membentuk efek silau.

Perbedaan kondisi pencahayaan dapat membuat gangguan refraksi lebih mudah disadari. Akibatnya, aktivitas seperti berkendara pada malam hari bisa terasa lebih sulit bagi sebagian orang yang mengalami gangguan penglihatan.

Namun, melihat lampu berbayang tidak selalu berarti seseorang mengalami mata silinder. Jika keluhan berlangsung terus-menerus, mengganggu aktivitas, atau disertai perubahan penglihatan, sebaiknya konsultasikan kondisi tersebut kepada dokter mata.

Orang Tua Perlu Mengenali Tanda Mata Silinder pada Anak

Astigmatisme pada anak terkadang sulit dikenali karena mereka belum tentu menyadari bahwa penglihatannya mengalami gangguan. Anak mungkin menganggap apa yang dilihatnya merupakan kondisi yang normal.

Orang tua dapat memperhatikan beberapa kebiasaan, seperti anak sering menyipitkan mata, menggosok mata, atau mengeluhkan sakit kepala berulang. Tanda-tanda tersebut memang tidak secara otomatis menunjukkan mata silinder, tetapi dapat menjadi alasan untuk memeriksakan penglihatan anak.

Pemeriksaan mata membantu mengetahui apakah anak mengalami gangguan refraksi dan membutuhkan koreksi penglihatan. Dengan begitu, kebutuhan penglihatan anak dapat ditangani sesuai kondisinya.

Bagaimana Cara Memastikan Mata Silinder?

Gejala saja tidak cukup untuk memastikan seseorang mengalami astigmatisme. Pemeriksaan oleh tenaga profesional diperlukan untuk menilai kondisi refraksi mata dan menentukan apakah seseorang membutuhkan alat bantu penglihatan.

Jika terdiagnosis mata silinder, dokter mata dapat merekomendasikan kacamata atau lensa kontak sesuai kebutuhan. Pada kondisi tertentu, pilihan penanganan lain juga dapat dipertimbangkan berdasarkan hasil pemeriksaan.

Pemeriksaan mata secara berkala dapat membantu memantau perubahan penglihatan dari waktu ke waktu. Langkah ini juga penting apabila penglihatan mulai terasa buram atau keluhan semakin mengganggu aktivitas sehari-hari.

Astigmatisme umumnya dapat dikoreksi dengan alat bantu penglihatan yang sesuai. Namun, perubahan penglihatan yang terjadi secara mendadak atau memburuk dengan cepat perlu segera diperiksakan.

Mengenali gejala mata silinder sejak awal dapat membantu seseorang memperoleh pemeriksaan dan penanganan yang tepat sehingga aktivitas sehari-hari dapat berlangsung dengan lebih nyaman.

Tags:
mata silinder

Komentar Pengguna