Pendidikan
Al Fina

TKA Matematika 2026: Ini Materi, Level Kognitif, dan Kisi-Kisi yang Wajib Dipahami!

TKA Matematika 2026: Ini Materi, Level Kognitif, dan Kisi-Kisi yang Wajib Dipahami!

11 Oktober 2026 | 13:36

Level 1: Pengetahuan dan Pemahaman (Knowing and Understanding)

Level pertama berfokus pada kemampuan memahami konsep dasar dan menggunakan prosedur matematika yang telah dipelajari.

Terdapat empat proses berpikir utama yang diukur:

  • Menghitung: melakukan operasi aritmetika, aljabar, atau operasi matematika lainnya sesuai prosedur.
  • Memahami informasi: membaca dan memahami informasi yang disajikan melalui grafik fungsi, label, diagram, infografis, atau bentuk visual lainnya.
  • Mengelompokkan: mengklasifikasikan objek berdasarkan fakta, konsep, dan prinsip matematika.
  • Mengidentifikasi: mengenali objek atau karakteristik tertentu menggunakan konsep dan prinsip matematika.

Pada level ini, peserta perlu menguasai dasar-dasar matematika agar dapat menyelesaikan soal secara tepat.

2. Level 2: Aplikasi (Applying)

Level aplikasi mengukur kemampuan menggunakan pengetahuan matematika untuk menyelesaikan persoalan yang membutuhkan penerapan konsep dan prosedur.

Proses berpikir pada level ini meliputi:

  • Memodelkan: menerjemahkan persoalan kontekstual ke dalam bentuk atau pernyataan matematika.
  • Menerapkan: menggunakan strategi dan operasi matematika untuk menyelesaikan masalah yang melibatkan konsep yang sudah dikenal.
  • Menginterpretasikan: memahami dan menjelaskan makna situasi, pernyataan, representasi, atau permasalahan matematika.

Sebagai contoh, peserta dapat diminta menyusun persamaan dari suatu permasalahan sehari-hari, membaca grafik untuk menentukan nilai tertentu, atau menggunakan konsep barisan dalam persoalan pertumbuhan.

3. Level 3: Penalaran (Reasoning)

Level penalaran menuntut kemampuan berpikir lebih mendalam untuk menyelesaikan persoalan yang kompleks atau belum pernah ditemui dalam bentuk yang sama.

Proses berpikir yang diukur meliputi:

  • Menganalisis: menentukan dan menjelaskan hubungan antara beberapa konsep, fakta, prinsip, atau prosedur matematika.
  • Memecahkan masalah: menghubungkan berbagai konsep dan representasi matematika untuk menyelesaikan persoalan dalam situasi baru atau tidak rutin.
  • Mengevaluasi: membandingkan strategi dan menilai ketepatan solusi dari suatu permasalahan.
  • Menyimpulkan: menarik kesimpulan yang valid berdasarkan informasi, data, atau bukti matematika.
  • Melakukan generalisasi: merumuskan pernyataan matematika yang menggambarkan hubungan umum berdasarkan pola atau konsep tertentu.
  • Menjustifikasi: memberikan alasan atau argumen matematis yang logis untuk mendukung strategi maupun solusi.

Pada level ini, peserta tidak cukup hanya memperoleh jawaban akhir. Mereka juga perlu memahami alasan di balik pemilihan metode dan memastikan bahwa solusi yang diperoleh dapat dipertanggungjawabkan secara matematis.

Kisi-Kisi TKA Matematika Berdasarkan Matriks Asesmen

Untuk mempersiapkan diri menghadapi TKA Matematika, peserta dapat memetakan materi berdasarkan elemen dan submateri yang menjadi cakupan asesmen.

ElemenSubmateri yang Perlu Dipelajari
BilanganBilangan real, jenis dan sifat bilangan, operasi hitung, sifat komutatif, asosiatif, dan distributif
AljabarPersamaan dan pertidaksamaan linear, sistem persamaan linear multivariabel, program linear, fungsi, invers dan komposisi fungsi, barisan dan deret
Geometri dan PengukuranHubungan sudut, garis, bidang, bangun datar dan ruang, kesebangunan, kekongruenan, Teorema Pythagoras, transformasi, luas, keliling, volume, luas permukaan, dan jarak
TrigonometriSinus, kosinus, tangen, kotangen, sekan, dan kosekan
Data dan PeluangDiagram, tabel, ukuran pemusatan dan penyebaran data, aturan pencacahan, permutasi, kombinasi, peluang kejadian tunggal dan majemuk

Seluruh elemen tersebut dapat diuji melalui tiga level kompetensi, mulai dari pemahaman dasar, penerapan konsep, hingga penalaran tingkat lanjut.

Dengan demikian, satu materi yang sama dapat muncul dalam bentuk soal yang berbeda sesuai kemampuan berpikir yang ingin diukur.

Strategi Belajar untuk Menghadapi TKA Matematika

Memahami kisi-kisi merupakan langkah awal dalam persiapan menghadapi TKA. Agar pembelajaran lebih efektif, peserta perlu membangun strategi belajar yang menggabungkan penguasaan konsep, latihan soal, dan penalaran.

Berikut beberapa cara yang dapat diterapkan.

  1. Kuasai konsep dasar sebelum menghafal rumus. Pahami alasan suatu rumus digunakan dan hubungan antara konsep yang satu dengan lainnya.
  2. Latih soal berdasarkan lima elemen materi. Pelajari bilangan, aljabar, geometri dan pengukuran, trigonometri, serta data dan peluang secara bertahap.
  3. Biasakan membuat model matematika. Ketika menghadapi soal cerita, identifikasi informasi yang diketahui, hal yang ditanyakan, dan hubungan matematis yang dapat digunakan.
  4. Tingkatkan kemampuan membaca grafik dan tabel. Informasi visual sering kali memerlukan ketelitian dalam mengidentifikasi data, pola, dan hubungan antarvariabel.
  5. Latih penalaran melalui soal nonrutin. Jangan hanya mengerjakan soal dengan pola yang sama. Cobalah persoalan yang mengharuskan penggunaan beberapa konsep sekaligus.
  6. Evaluasi kesalahan saat mengerjakan latihan. Cari tahu apakah kesalahan terjadi karena kurang memahami konsep, salah menghitung, keliru menafsirkan soal, atau memilih strategi yang tidak tepat.
  7. Biasakan menjelaskan langkah penyelesaian. Tuliskan alasan pemilihan rumus dan proses perhitungan agar pemahaman matematis semakin kuat.

TKA Matematika mengukur kemampuan peserta didik dalam memahami konsep, menerapkan prosedur, dan menggunakan penalaran untuk menyelesaikan berbagai permasalahan.

Materi yang diujikan mencakup lima elemen utama, yaitu bilangan, aljabar, geometri dan pengukuran, trigonometri, serta data dan peluang. Sementara itu, kemampuan berpikir yang diukur dibagi menjadi tiga level: pengetahuan dan pemahaman, aplikasi, serta penalaran.**

LANJUT MEMBACA
Jelajahi Artikel
2 / 2
HALAMAN SEBELUMNYA Sebelumnya
Tags:
materi tka kemendikdasmen matematika

Komentar Pengguna