Pendidikan
Al Fina

TKA SMA 2026 Dimulai! Ini 6 Strategi Mengerjakan Soal Literasi agar Tak Terjebak Pertanyaan Tricky

TKA SMA 2026 Dimulai! Ini 6 Strategi Mengerjakan Soal Literasi agar Tak Terjebak Pertanyaan Tricky

26 Oktober 2026 | 15:43

KebonCinta.com - Tes Kemampuan Akademik (TKA) SMA/MA/sederajat dan SMK/MAK 2026 resmi dimulai pada Senin, 26 Oktober 2026. Bahasa Indonesia menjadi mata pelajaran pembuka yang menguji kemampuan siswa dalam memahami teks dan menganalisis informasi.

Pengalaman peserta di SMAN 3 Kota Tangerang Selatan, Banten, memperlihatkan bahwa soal berbasis literasi menjadi salah satu tantangan utama. Bacaan yang panjang, pertanyaan mengecoh, dan pilihan ganda kompleks menuntut siswa untuk lebih teliti sebelum menentukan jawaban.

Abiyyu Desain Nagari, salah seorang peserta, menilai jawaban soal Bahasa Indonesia sangat bergantung pada kemampuan memahami detail teks. Sementara itu, Nairah Marwah Dewi menyarankan peserta agar membaca pertanyaan secara cermat dan menjaga fokus selama ujian.

Dari pengalaman tersebut, ada sejumlah strategi yang dapat diterapkan siswa untuk menghadapi soal TKA berbasis literasi.

Baca Juga: Mulai 2027 Status Guru Berubah? Ini Nasib PPPK Paruh Waktu dan Guru Non-ASN Setelah 31 Desember 2026 

1. Baca Pertanyaan Sebelum Menelaah Teks Secara Mendalam

Ketika berhadapan dengan bacaan panjang, siswa dapat memulai dengan melihat pertanyaan untuk mengetahui informasi yang perlu dicari.

Setelah memahami fokus pertanyaan, baca teks secara menyeluruh dengan memperhatikan bagian yang relevan. Cara ini membantu peserta mengarahkan perhatian tanpa mengabaikan konteks keseluruhan bacaan.

Namun, jangan langsung menyimpulkan jawaban hanya dari satu kalimat. Informasi penting bisa tersebar di beberapa bagian teks sehingga hubungan antargagasan tetap perlu diperhatikan.

2. Temukan Bukti Jawaban dalam Bacaan

Salah satu hal penting dalam mengerjakan soal literasi adalah membedakan jawaban yang didukung teks dengan jawaban yang hanya berdasarkan pendapat pribadi.

Abiyyu mengungkapkan bahwa jawaban pada soal yang dihadapinya terpaku pada informasi dalam bacaan. Artinya, peserta perlu memastikan pilihan yang diambil memiliki dasar yang jelas.

Jika pertanyaan menanyakan alasan, tujuan, atau kesimpulan, periksa kembali kalimat yang mendukung jawaban tersebut. Jangan memilih opsi hanya karena terdengar paling umum atau paling masuk akal.

3. Waspadai Pilihan Ganda Kompleks

Pilihan ganda kompleks dapat terasa lebih sulit karena peserta harus mengevaluasi setiap pernyataan secara cermat.

Dalam soal semacam ini, hindari langsung memilih kombinasi jawaban hanya berdasarkan kesan pertama. Periksa setiap opsi satu per satu dan cocokkan dengan informasi yang terdapat dalam teks.

Pengalaman Abiyyu ketika mengerjakan pertanyaan mengenai pentingnya batik menunjukkan bahwa jenis soal ini membutuhkan ketelitian tambahan.

Perhatikan pula kata-kata pembatas seperti selalu, hanya, sebagian, atau tidak. Perbedaan satu kata dapat mengubah makna pernyataan secara signifikan.

4. Kenali Soal Kebahasaan, Termasuk Kata Serapan

Selain memahami isi bacaan, peserta juga dapat menjumpai pertanyaan yang menguji aspek kebahasaan.

Nairah Marwah Dewi mengaku bahwa materi kata serapan menjadi salah satu bagian yang cukup menguras perhatian selama ujian Bahasa Indonesia.

Untuk mempersiapkan diri, siswa dapat mengulang materi ejaan, penggunaan kata baku, makna kata dalam konteks, serta penulisan unsur serapan.

Latihan sebaiknya tidak hanya berfokus pada menghafal bentuk kata. Siswa juga perlu memahami bagaimana sebuah kata digunakan dalam kalimat dan bagaimana maknanya berubah sesuai konteks.

5. Atur Waktu agar Tidak Terjebak pada Satu Soal

Bacaan panjang dapat menyita waktu apabila peserta terlalu lama berkutat pada satu pertanyaan.

Abiyyu menilai manajemen waktu menjadi pelajaran penting yang diperolehnya setelah menjalani TKA hari pertama. Ia juga menekankan manfaat latihan soal agar peserta semakin terbiasa menyelesaikan pertanyaan dalam waktu terbatas.

Siswa dapat membiasakan diri menggunakan pengatur waktu saat latihan. Jika menemukan soal yang sulit, tandai terlebih dahulu apabila sistem ujian memungkinkan, kemudian lanjutkan ke soal berikutnya.

Sediakan waktu pada akhir pengerjaan untuk memeriksa jawaban dan memastikan tidak ada pertanyaan yang terlewat.

6. Tetap Tenang Ketika Menemui Kendala

Kesiapan menghadapi ujian bukan hanya berkaitan dengan penguasaan materi, tetapi juga kemampuan menjaga konsentrasi ketika situasi tidak berjalan sesuai harapan.

Nairah mengungkapkan bahwa dirinya sempat mengalami gangguan saat login sebelum akhirnya dapat diatasi.

Pengalaman tersebut mengingatkan peserta agar datang dengan persiapan yang memadai, mengikuti arahan pengawas, dan segera melaporkan masalah teknis kepada petugas apabila terjadi kendala.

Jika menemukan istilah yang belum dipahami atau soal yang terasa mengecoh, jangan langsung panik.

LANJUT MEMBACA
Jelajahi Artikel
1 / 2
LANJUTKAN MEMBACA Selanjutnya
Tags:
soal tka sma TKA 2026 kemendikdasmen Tes Kemampuan Akademik

Komentar Pengguna