KebonCinta.com – Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 untuk jenjang SMA, MA, SMK, dan sederajat akan dimulai pada Senin, 26 Oktober 2026. Menjelang hari pertama pelaksanaan, peserta dan pihak sekolah perlu memastikan seluruh persiapan telah dilakukan dengan baik.
Berdasarkan jadwal resmi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), TKA 2026 dilaksanakan secara bertahap. Gelombang pertama berlangsung pada 26–29 Oktober 2026, sedangkan gelombang kedua dijadwalkan pada 2–5 November 2026.
Pelaksanaan tahun ini melibatkan jutaan peserta dari berbagai satuan pendidikan. Dalam informasi yang dipublikasikan Kemendikdasmen pada 25 Oktober 2026, sebanyak 3.864.195 peserta tercatat telah mendaftar berdasarkan data yang disampaikan dalam taklimat media pada 23 Oktober 2026.
Jumlah peserta yang besar membuat kesiapan administrasi, infrastruktur, dan koordinasi antarpihak menjadi penting. Persiapan tersebut tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara, tetapi juga memerlukan perhatian siswa, guru, operator, proktor, dan orang tua.
Lantas, apa saja yang sebaiknya diperiksa pada hari terakhir menjelang pelaksanaan TKA 2026?
Sebelum membahas checklist persiapan, peserta perlu mengetahui jadwal pelaksanaan TKA yang telah ditetapkan pemerintah.
Berikut jadwal penting TKA SMA, MA, SMK, dan sederajat tahun 2026:
Peserta perlu memahami bahwa tanggal 26 Oktober merupakan awal pelaksanaan, bukan berarti seluruh siswa mengikuti ujian secara bersamaan pada tanggal tersebut.
Pembagian gelombang, sesi, dan lokasi pelaksanaan harus dipastikan melalui sekolah masing-masing agar tidak terjadi kesalahan jadwal.
1. Pastikan jadwal, sesi, dan lokasi ujian
Hal pertama yang harus dilakukan peserta adalah memeriksa kembali jadwal pelaksanaan TKA.
Siswa perlu mengetahui tanggal ujian, pembagian sesi, waktu kehadiran, serta ruangan yang digunakan. Informasi tersebut sebaiknya diperoleh langsung dari sekolah atau petugas penyelenggara.
Jangan hanya mengandalkan informasi dari teman karena setiap sekolah dapat memiliki pengaturan sesi yang berbeda.
2. Periksa identitas dan dokumen peserta
Peserta juga perlu memastikan data identitas yang tercatat sudah sesuai.
Periksa kembali nama lengkap, Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), serta informasi peserta lainnya melalui pihak sekolah apabila terdapat keraguan.
Jika ditemukan kesalahan data, segera hubungi operator sekolah atau panitia TKA untuk mendapatkan arahan penanganan.
Siapkan pula dokumen atau kartu peserta yang diminta pihak sekolah. Jangan menunggu hingga hari pelaksanaan untuk mencari dokumen yang diperlukan.
3. Ulangi materi penting tanpa belajar berlebihan
Pada hari terakhir, siswa sebaiknya tidak memaksakan diri mempelajari seluruh materi dari awal.
Gunakan waktu yang tersedia untuk mengingat kembali konsep penting, memahami kesalahan yang sering muncul saat latihan, dan mengerjakan beberapa soal sebagai penguatan.
Untuk jenjang SMA dan sederajat, TKA mencakup tiga mata pelajaran wajib, yaitu Bahasa Indonesia, Matematika, dan Bahasa Inggris, serta dua mata pelajaran pilihan.
Peserta dapat memprioritaskan latihan sesuai mata pelajaran yang akan dihadapi berdasarkan jadwal resmi.
Persiapan yang terarah akan lebih membantu dibandingkan mengerjakan banyak soal tanpa mengevaluasi jawabannya.
4. Pahami tata tertib ujian berbasis komputer
Karena TKA dilaksanakan menggunakan sistem berbasis komputer, siswa perlu memahami prosedur dasar pelaksanaan ujian.
Peserta sebaiknya mengingat kembali pengalaman ketika mengikuti simulasi dan gladi bersih, terutama mengenai penggunaan aplikasi ujian, proses masuk menggunakan akun yang diberikan petugas, serta cara berpindah antarsoal.
Peserta juga harus mengikuti ketentuan mengenai barang yang boleh dibawa ke ruang ujian. Perangkat komunikasi dan catatan yang tidak diizinkan tidak boleh digunakan selama tes.
Apabila komputer mengalami gangguan, segera laporkan kepada pengawas atau proktor. Jangan mencoba melakukan perubahan pengaturan perangkat tanpa arahan petugas.
5. Menjaga kesehatan dan mempersiapkan keberangkatan
Kesiapan akademik perlu didukung kondisi fisik yang baik.
Menjelang ujian, siswa disarankan tidur cukup, makan secara teratur, dan menghindari aktivitas yang menyebabkan kelelahan berlebihan.
Persiapkan seragam, perlengkapan pribadi, serta kebutuhan lainnya sejak malam hari.
Bagi peserta yang lokasi ujiannya berada di sekolah lain, periksa rute perjalanan dan perkirakan waktu keberangkatan agar tidak terlambat.
Siswa juga perlu menjaga ketenangan dan tidak membandingkan kemampuannya secara berlebihan dengan peserta lain.
Baca Juga: Persiapan yang Perlu Dilakukan Siswa dalam Menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA)
Selain kesiapan peserta, keberhasilan pelaksanaan TKA turut bergantung pada pengelolaan teknis dan administrasi di satuan pendidikan.
Berikut beberapa hal yang perlu menjadi perhatian sekolah menjelang pelaksanaan.
1. Memastikan daftar peserta dan pembagian sesi
Panitia sekolah perlu mencocokkan kembali daftar peserta yang terdaftar dengan pembagian gelombang, sesi, dan ruang ujian.
Pemeriksaan ini penting untuk memastikan peserta mengetahui waktu pelaksanaan masing-masing.
Sekolah juga perlu memastikan daftar hadir dan kartu login telah disiapkan sesuai petunjuk penyelenggaraan.
Jika terdapat permasalahan data atau peserta yang memerlukan layanan khusus, penanganannya perlu dikoordinasikan dengan pihak yang berwenang.
2. Memeriksa kesiapan komputer dan perangkat pendukung
Komputer yang akan digunakan untuk TKA harus dipastikan dapat berfungsi dengan baik.
Pemeriksaan dapat mencakup kondisi layar, papan ketik, tetikus, aplikasi ujian, serta keterhubungan perangkat dengan sistem yang digunakan.
Proktor dan teknisi perlu memastikan komputer peserta serta komputer proktor telah dikonfigurasi sesuai ketentuan.
Perangkat cadangan juga sebaiknya disiapkan sesuai kemampuan sekolah dan prosedur yang berlaku untuk mengantisipasi kendala.
3. Memastikan jaringan internet dan pasokan listrik
Koneksi internet dan pasokan listrik merupakan bagian penting dari penyelenggaraan TKA berbasis komputer.
Sekolah perlu memastikan jaringan yang digunakan dapat mendukung moda pelaksanaan yang telah ditetapkan, baik daring maupun semi daring.
Untuk pelaksanaan semi daring, prosedur sinkronisasi data harus ditangani oleh petugas sesuai petunjuk teknis.
Kesiapan instalasi listrik, sumber daya cadangan, serta koordinasi penanganan gangguan juga perlu diperhatikan.
4. Memastikan kesiapan proktor, teknisi, dan pengawas
Setiap petugas memiliki tanggung jawab yang berbeda selama pelaksanaan TKA.
Proktor bertugas menjalankan sistem asesmen dan menangani operasional aplikasi sesuai kewenangannya. Teknisi membantu memastikan perangkat serta jaringan dapat digunakan dengan baik.
Sementara itu, pengawas ruang bertanggung jawab menjaga ketertiban, memeriksa kesesuaian peserta, dan memastikan pelaksanaan ujian mengikuti tata tertib.
Sebelum kegiatan dimulai, sekolah perlu memastikan seluruh petugas memahami tugas, alur koordinasi, dan prosedur pelaporan apabila terjadi gangguan.
5. Menyiapkan ruang ujian yang aman dan nyaman
Kondisi ruangan juga harus menjadi perhatian.
Sekolah perlu memastikan pencahayaan cukup, ventilasi memadai, tempat duduk tertata, dan lingkungan ujian tidak terganggu kebisingan.
Informasi mengenai ruang dan sesi ujian sebaiknya disampaikan secara jelas kepada peserta.
Sekolah juga perlu mempertimbangkan akses dan kebutuhan peserta yang memerlukan akomodasi khusus sesuai ketentuan.
Baca Juga: Petunjuk Teknis Penyelenggaraan TKA 2026: Hal-Hal yang Perlu Dipersiapkan Sekolah
Tidak semua peserta dapat mengikuti ujian dalam kondisi yang sama.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir