KebonCinta.com-- Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMA, SMK, MA, dan sederajat tahun 2026 tinggal menghitung hari. Berdasarkan informasi dalam materi resmi Kemendikdasmen, pelaksanaan utama TKA dijadwalkan mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026.
Menjelang pelaksanaan tes, siswa kelas 12 perlu memahami kembali tujuan TKA, mata pelajaran yang diujikan, manfaat hasil tes, serta persiapan yang dapat dilakukan. Pemahaman ini penting agar siswa tidak hanya siap secara akademik, tetapi juga dapat menentukan pilihan dengan tepat.
TKA diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) sebagai asesmen berstandar nasional untuk mengukur capaian akademik peserta didik pada mata pelajaran tertentu. Lalu, apa saja informasi penting yang perlu diketahui siswa menjelang TKA 2026?
Baca Juga: Latihan Soal UTS Seni Budaya Kelas 9 Semester Genap Lengkap dengan Jawaban
Tes Kemampuan Akademik atau TKA merupakan asesmen nasional yang dirancang untuk memberikan gambaran terstandar mengenai kemampuan akademik siswa. Pelaksanaannya dilakukan secara nasional berbasis komputer dengan mengacu pada kurikulum yang berlaku.
Melalui TKA, capaian akademik siswa dapat diukur menggunakan standar yang sama. Hasilnya juga dapat menjadi sumber informasi bagi murid, sekolah, dan pemangku kepentingan pendidikan untuk melihat kemampuan yang telah dikuasai serta bagian yang masih perlu ditingkatkan.
TKA tidak menggantikan penilaian sekolah. Tes ini melengkapi informasi hasil belajar yang telah diperoleh siswa selama mengikuti pendidikan.
Pelaksanaan TKA juga tidak dipungut biaya karena pembiayaannya ditanggung pemerintah atau pemerintah daerah. Dengan demikian, siswa dapat mengikuti asesmen tanpa harus membayar biaya tes.
Salah satu hal penting yang perlu diketahui adalah bahwa keikutsertaan TKA bersifat tidak wajib. Berdasarkan informasi Kemendikdasmen, keputusan untuk mengikuti tes berada pada masing-masing siswa, bukan karena paksaan dari sekolah.
Siswa yang tidak mengikuti TKA tidak akan memperoleh Sertifikat Hasil TKA. Namun, ketidakhadiran dalam asesmen ini tidak menentukan kelulusan karena kelulusan tetap menjadi kewenangan satuan pendidikan sesuai ketentuan yang berlaku.
Meski bersifat opsional, siswa yang berencana melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi perlu mempelajari manfaat hasil TKA. Hasil tes dapat digunakan untuk sejumlah keperluan seleksi pendidikan lanjutan sesuai kebijakan yang berlaku.
Sekolah berperan memberikan informasi yang benar dan mendampingi siswa dalam mengambil keputusan. Karena itu, siswa sebaiknya berdiskusi dengan guru atau pihak sekolah sebelum menentukan pilihan.
Baca Juga: 10 Contoh Soal UTS Seni Budaya Kelas 9 Semester Ganjil Beserta Kunci Jawaban
Bagi siswa yang akan mengikuti TKA, memahami jadwal menjadi salah satu langkah penting agar tidak melewatkan tahapan yang telah ditentukan.
Berikut rangkaian jadwal TKA 2026 berdasarkan materi informasi resmi yang diberikan.
| Tahapan | Jadwal |
|---|---|
| Pendaftaran | 27 Juli–27 September 2026 |
| Simulasi | 21–27 September 2026 |
| Gladi bersih | 5–18 Oktober 2026 |
| Pelaksanaan utama | 26 Oktober–8 November 2026 |
| Pelaksanaan susulan | 16–29 November 2026 |
| Pengumuman hasil | 23 Desember 2026 |
Pelaksanaan utama dijadwalkan dalam dua gelombang. Gelombang pertama berlangsung pada 26–29 Oktober 2026, sedangkan gelombang kedua dijadwalkan pada 2–5 November 2026.
Siswa tetap perlu memastikan jadwal masing-masing melalui sekolah karena pelaksanaan dilakukan sesuai pembagian gelombang dan ketentuan penyelenggara.
TKA jenjang SMA, SMK, MA, dan sederajat mencakup tiga mata pelajaran wajib serta dua mata pelajaran pilihan.
Tiga mata pelajaran wajib tersebut adalah Bahasa Indonesia, Matematika, dan Bahasa Inggris. Sementara itu, dua mata pelajaran pilihan ditentukan oleh siswa berdasarkan kemampuan, mata pelajaran yang tercantum dalam rapor, serta program studi yang ingin dituju.
Pilihan mata pelajaran tidak harus sama dengan teman sekelas. Sekolah perlu memberikan kesempatan kepada setiap siswa untuk menentukan pilihan yang sesuai dengan rencana pendidikan masing-masing.
Mata pelajaran pilihan yang tersedia antara lain Matematika Tingkat Lanjut, Bahasa Indonesia Tingkat Lanjut, Bahasa Inggris Tingkat Lanjut, Fisika, Kimia, Biologi, Ekonomi, Sosiologi, Geografi, Sejarah, Antropologi, dan Pendidikan Pancasila.
Selain itu, tersedia sejumlah mata pelajaran bahasa, seperti Bahasa Arab, Bahasa Jerman, Bahasa Prancis, Bahasa Jepang, Bahasa Korea, dan Bahasa Mandarin, serta Projek/Produk Kreatif dan Kewirausahaan. Pada TKA 2026, pilihan mata pelajaran kejuruan juga ditambahkan berdasarkan rumpun program keahlian.
Siswa yang berencana mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) sebaiknya mencermati ketentuan mata pelajaran yang relevan dengan program studi tujuan. Konsultasi dengan guru BK atau pihak sekolah dapat membantu menghindari pilihan yang kurang sesuai.
Hasil TKA dapat dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan pendidikan. Siswa yang mengikuti asesmen akan memperoleh Sertifikat Hasil TKA (SHTKA) yang diterbitkan oleh Kemendikdasmen.
Bagi siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, hasil TKA dapat menjadi salah satu pertimbangan sesuai kebijakan masing-masing jalur seleksi.
Dalam jalur SNBP, hasil TKA berperan sebagai validator nilai rapor. Artinya, TKA tidak menggantikan proses SNBP, melainkan melengkapi informasi yang digunakan dalam seleksi sesuai ketentuan yang berlaku.
Hasil TKA juga dapat dipertimbangkan dalam seleksi jalur mandiri perguruan tinggi negeri maupun penerimaan perguruan tinggi swasta, bergantung pada kebijakan masing-masing perguruan tinggi.
Di luar kebutuhan seleksi, hasil tes dapat membantu siswa mengenali kemampuan akademiknya. Informasi tersebut bisa menjadi bahan evaluasi untuk menentukan materi yang perlu diperkuat sebelum melanjutkan pendidikan.
Baca Juga: 10 Contoh Soal UTS Seni Budaya Kelas 8 Semester Genap Beserta Kunci Jawaban
Waktu menjelang pelaksanaan sebaiknya dimanfaatkan untuk mengulang materi dan memperbaiki pemahaman, bukan sekadar mengejar banyak soal dalam waktu singkat.
Siswa dapat memulai dengan memeriksa kembali materi dari tiga mata pelajaran wajib dan dua mata pelajaran pilihan yang telah ditentukan.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir