KebonCinta.com — Berbagai inovasi mahasiswa dan dosen Universitas Bandar Lampung dipamerkan dalam UBL Talent, Innovation & Impact Expo 2026 yang berlangsung hingga 8 Oktober.
Pameran tersebut mempertemukan dunia kampus dengan masyarakat dan industri.
Sejumlah teknologi yang ditampilkan mencakup robot ATM, virtual assistant for safety, automatic guided vehicle hingga nanosatelit.
Ada pula mesin pemotong baja otomatis, kursi transfer elektrik, smart shaker dan mesin pengemas otomatis obat radiofarmaka.
Bidang pertanian dan lingkungan turut mendapatkan perhatian.
Mahasiswa dan dosen memamerkan drone pertanian, smart greenhouse serta sistem peringatan dini untuk mitigasi konflik antara gajah dan masyarakat.
Inovasi berbasis AI juga diperlihatkan melalui konsep green innovation artificial intelligence circular economy.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menilai penelitian kampus seharusnya memberikan manfaat nyata.
“Inovasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan dunia industri,” kata Brian.
Menurutnya, perguruan tinggi perlu semakin dekat dengan kebutuhan di lapangan.
Hasil penelitian yang sebelumnya hanya menjadi prototipe di laboratorium diharapkan dapat dikembangkan lebih lanjut bersama mitra industri.
UBL Expo berlangsung pada 6 hingga 8 Oktober 2026.
Selain sivitas akademika, sejumlah pelajar SMK juga dilibatkan agar dapat melihat langsung perkembangan teknologi di perguruan tinggi.
Rektor UBL M Yusuf Sulfarano Barusman mengatakan kampus menerapkan pembelajaran berbasis proyek atau project-based learning.
Pendekatan tersebut membuat mahasiswa terbiasa menghubungkan teori dengan persoalan nyata.
Kampus juga mengelola sejumlah pusat studi yang digunakan untuk memperkuat kegiatan penelitian.
Kolaborasi antara kampus, pendidikan vokasi dan industri dinilai semakin penting karena kebutuhan tenaga kerja terus berubah.
Perusahaan membutuhkan lulusan yang tidak hanya memiliki ijazah.
Kemampuan menerapkan ilmu, menggunakan teknologi, bekerja dalam tim dan menyelesaikan persoalan menjadi kompetensi yang semakin penting.
Pameran inovasi seperti UBL Expo dapat menjadi ruang awal untuk mempertemukan hasil penelitian dengan pihak yang berpotensi mengembangkan atau memanfaatkannya.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir