KebonCinta.com — Universitas Negeri Semarang menyalurkan Beasiswa Dewan Penyantun Pendidikan atau DPP senilai Rp3,38 miliar kepada 530 mahasiswa pada 2026.
Program tersebut ditujukan untuk membantu mahasiswa agar tetap dapat melanjutkan pendidikan meskipun menghadapi keterbatasan ekonomi.
Penyerahan beasiswa berlangsung di Auditorium UNNES, Semarang, Jumat, 9 Oktober 2026.
Rektor UNNES S Martono mengatakan nilai beasiswa tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.
“Untuk tahun ini jumlahnya ada Rp3,38 miliar untuk 530 mahasiswa,” ujarnya.
Pada tahun sebelumnya, dana DPP UNNES tercatat sekitar Rp2,8 miliar.
Kampus berharap peningkatan anggaran dapat memperluas jumlah mahasiswa yang mendapatkan dukungan biaya pendidikan.
Beasiswa dibagi dalam kategori penerima yang telah ditetapkan universitas.
Salah satu kelompok penerima adalah mahasiswa kategori satu dengan besaran Uang Kuliah Tunggal atau UKT Rp500 ribu per semester.
Untuk kelompok tersebut, biaya UKT akan ditanggung penuh hingga semester delapan selama penerima memenuhi ketentuan program.
Sebagian penerima merupakan mahasiswa yang sebelumnya mendaftar Kartu Indonesia Pintar Kuliah tetapi belum memperoleh kuota dari kementerian.
DPP UNNES menjadi alternatif bantuan agar mahasiswa dari keluarga kurang mampu tetap dapat melanjutkan perkuliahan.
UNNES menyebut Dewan Penyantun Pendidikan telah membantu lebih dari 1.300 mahasiswa sejak program tersebut berjalan.
Pendanaan berasal dari dukungan berbagai pihak yang mempunyai perhatian terhadap pendidikan.
Program tersebut menunjukkan bahwa skema bantuan pendidikan tidak hanya dapat bergantung pada satu sumber pemerintah.
Perguruan tinggi juga dapat membangun kerja sama dengan dunia usaha, perbankan maupun masyarakat untuk menyediakan bantuan.
Pada acara yang sama, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengingatkan mahasiswa agar terus meningkatkan kemampuan digital.
Baca Juga: Mendikdasmen Minta Bahasa Daerah Dibiasakan di Rumah dan Sekolah, 490 Siswa Ikuti FTBI Jateng 2026
Perkembangan kecerdasan buatan, semikonduktor, machine learning hingga Internet of Things dinilai akan memengaruhi kebutuhan pekerjaan di masa depan.
Mahasiswa dari berbagai jurusan tidak hanya mahasiswa teknik didorong memahami perkembangan teknologi.
Kemampuan beradaptasi akan semakin penting karena perubahan dunia kerja berlangsung cepat.
Bagi mahasiswa penerima, bantuan UKT dapat mengurangi tekanan biaya selama kuliah.
Mahasiswa diharapkan dapat lebih fokus menyelesaikan pendidikan sekaligus meningkatkan prestasi akademik dan keterampilan.
UNNES berharap program DPP terus berkembang sehingga semakin banyak mahasiswa yang menghadapi keterbatasan ekonomi tetap mempunyai kesempatan menyelesaikan pendidikan tinggi.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir