Khazanah
Wanda Sukanda

3. 7 Cara Mengendalikan Pikiran agar Hati Tetap Tenang

3. 7 Cara Mengendalikan Pikiran agar Hati Tetap Tenang

04 September 2025 | 15:17

Berserah diri kepada Allah swt serta tidak terjebak pada kenangan buruk. 

3. Membuka diri pada aliran kesadaran.

Pikiran yang ditolak akan berkembang semakin kuat.  Dalam islam kita diajarkan untuk berdzikir kepada Allah swt agar hati selalu terhubung dengan Allah swt.  Dengan berdzikir pikiran yang liar akan lebih tenang.

4. Tidak menjadikan pikiran sebagai identitas.

Kita tidak boleh menilai diri sendiri hanya dari pikiran negatif saja. Seperti merasa gagal atau merasa tidak berguna.  Karena Allah menciptakan manusia dengan potensinya masing-masing.

5. Menyaksikan emosi yang timbul dari pikiran.

Ketika pikiran buruk menimbulkan emosi,  jangan langsung diikuti.  Rasulullah mengajarkan kita untuk mengendalikan emosi: " jika seseorang marah dalam keadaan berdiri,  maka duduklah, jika masih marah, maka berbaringlah,  dan jika masi tetap marah,  maka wudhu lah" . Inilah cara untuk menyaksikan emosi agar kita tidak dikuasai nya.

6. Latihan melepaskan dengan cara bernafas.

Dengan cara bernafas itu bisa menjadi sarana untuk merasakan kesadaran diri akan pengawasan Allah swt. Ketika hati terasa sempit,  maka tarik nafas dalam-dalam  serta hadirkan kesadaran bahwa Allah swt selalu bersama kita disertai dengan dzikir.

7. Hidup di saat ini ,bukan didalam pikiran.

Banyak orang terjebak dengan pikiran masalalu atau masa depan.  Padahal Nabi Muhammad SAW mengajarkan kita untuk fokus pada amal hari ini .

Menguasai pikiran bukan dengan tidak berfikir sama sekali , tapi menyadari bahwa kita harus menumbuhkan kesadaran diri untuk mengendalikan pikiran. Kita bisa menemukan ketenangan jiwa dengan cara menjadi pengamat , melepaskan, berdzikir dan menghadirkan diri di setiap momen. 

LANJUT MEMBACA
Jelajahi Artikel
2 / 2
HALAMAN SEBELUMNYA Sebelumnya
Tags:
Khazanah Islam

Komentar Pengguna